Suamiku Mafia Berhati Lembut

Suamiku Mafia Berhati Lembut
BAB 32


__ADS_3

Bram dari tadi sudah sampai di rumah tuannya tapi secara tidak sengaja dia melihat Jasmin dan pak Mus yang berebutan memasak Bram tidak jadi pergi ke ruang kerja tuannya padahal tadi Bram mau menghubungi sekretaris kantor untuk membatalkan semua meeting hari ini karena Kelvin tidak bangun mungkin karena pengaruh obat tidur yang di minumnya tadi malam .


Bram melihat ke arah mereka di dapur yang diperhatikannya Jasmin karena dia yang keras kepala saat pak Mus menyuruhnya hanya duduk saja tapi Jasmin tidak mendengarnya dia masih juga melotot memasak tidak menghiraukan pak Mus Bram yang melihat wajah pak Mus sedikit menahan marah dan kesal batinnya tersenyum " tidak ada orang yang berani melawan tingkahnya istri tuan semua harus menahan marah termasuk dirinya dan maminya tuan sendiri kalau tidak semua akan terkena masalah yang walaupun tuannya tidak mengatakan menyukai Nyonya Jasmin sekarang tapi dia berusaha melindunginya karena Jasmin yang sah jadi istrinya sekarang .


Setelah Jasmin pergi Bram menghampiri pak Mus .


" Bagaimana menghadapi Nyonya kamu kesal tidak ? tanya Bram pada pak Mus .


" Sepertinya begitu kalau aku ingin merebut secara paksa aku juga yang terkena nantinya benar tidak Bram ucap pak Mus yang melihat ke arah Bram lagi memakan sandwich .


" tapi menurut Ku ya Bram aku lebih menyukai Nyonya dari pada non Claudia karena Nyonya tidak bersikap sombong yang walaupun sekarang sudah menjadi istri dari tuan kita ya kan Bram ? tanya pak Mus .


Bram seperti memikirkan sesuatu lalu dia mengambil air dan meminumnya setelah itu baru dia berbicara .


" kalau itu betul juga yang kamu katakan cuman aku merasa heran sama mereka kalau memang tuan nanti benar benar menyukai Nyonya Jasmin apa tidak akan ada aturan baru lagi seperti kemaren atau mereka malah melakukannya mengubah peraturan di rumah ini , tapi itu bukan ke keinginan kita tapi justru filing kita kan ucap Bram .


" Pak Mus apa tuan sudah bangun ? tanya Bram .


" sepertinya belum Bram apa ada kaitannya sama yang tadi malam tuan sampai minum. obat tidur ? tanya pak Mus .


" Sepertinya begitu , tapi aku tidak memberanikan diri untuk pulang tadi malam karena tidak biasanya kan Tuan minum obat tidur lihat aja sekarang Tuan masih terpengaruh sama obat tidur dan masalahnya lagi kita hanya bisa melihat dan tidak boleh ikut campur apa yang Tuan dilakukan nya sendiri " ucap Bram .


Pak Mus mengangguk lalu dia mengambil piring kotor di depan Bram dan mencucinya .

__ADS_1


Bu susan masuk dia melihat tidak ada seorang pun di meja makan. melainkan hanya Bram saja di sana yang lagi asyik bincang sama Pak Mus lalu bu susan menghampiri mereka yang lagi asyik mengobrol dan duduk di kursinya .


" apa Kelvin belum turun juga Bram padahal ini udah hampir siang lagi ? tanya bu Susan lalu mengambil air putih .


" Sepertinya belum Nyonya dari tadi saya nunggu di sini tapi Tuan belum turun juga Ucap Bram .


Bu Susan menghela napasnya dan berpikir kalau Kelvin mungkin sudah tidur sama si pembantu itu bisa bisa aku tidak bisa memisahkan mereka , aku harus bisa memisahkan mereka sebelum terlambat batin Bu Susan .


" Aku sebenarnya mau tanya sama kalian kenapa si Kelvin mau menikah sama pembantu di rumahnya sendiri sih lagian aku sudah memilih wanita yang cantik untuk dia dan setara lagi tidak seperti pembantu itu dan dia tidak meminta izin sama aku lagi apa aku menyukainya atau tidak " ucap Bu Susan .


" Begini saja bu susan silahkan anda tanya sendiri sama Tuan karena jawaban yang anda tanya ada sama Tuan dan mungkin juga akan di jelaskan secara jelas nantinya ucap Bram sopan karena kalau Bu Susan bertanya langsung sama anaknya tidak akan berani dia cuma bisa menerima apa kata anaknya saja entah kenapa dia takut sama anaknya sendiri .


" Kalau begitu saya permisi dulu Bu Susan saya mau mengurus pekerjaan dulu pamit Bram .


Bu Susan melihat Pak Mus yang dari tadi memperhatikannya .


" Ada apa pak mus mau mengejek saya ya ? tanya bu susan menatap tajam pak Mus .


" Tidak ada apa apa Nyonya saya ke belakang dulu " ucap Pak Mus .


Bu susan menghentakkan kakinya ke lantai karena kesal , kenapa hidup ku begitu apessss..... racau bu Susan .


" Ada apa mami kok wajah mami cemberut seperti anak kecil , haha... ucap Claudia yang tertawa melihat tingkah Maminya yang lucu.

__ADS_1


" Kenapa ada yang salah dengan Mami sampai kamu tertawa seperti itu hah !!"ucap Bu Susan . Claudia langsung terdiam saat Maminya mengatakan seperti itu dan mendekati Maminya .


" Memangnya apa yang terjadi sama Mami sih kok cemberut gitu , Mami kesal sama siapa sama menantu sampah atau sama siapa ? tanya Claudia .


" Tidak sama siapa siapa mami hanya kesal sama kakak kamu kenapa dia menikah sama orang yang hanya berstatus pembantu itu yang jadi pikiran Mami sekarang bagaimana cara memisahkan mereka berdua sebelum terlambat " ucap Bu Susan .


" Oe itu .... kirain apa tadi , lagian Mami aneh " ucap Claudia .


" Oya mi kak Kelvin belum turun juga ya "? tanya Claudia .


" Belum , kamu kalau lapar makan aja terus tadi Pak Mus bilang sepertinya kakak kamu lambat turunnya " ucap Bu Susan .


Saat mereka mau makan Claudia melihat Jasmin masuk Claudia mencolek Maminya dan memberitahu Maminya yang tidak menyadari Jasmin masuk .


" Apa sih kamu colek colek Mami , apa kamu enggak liat mami lagi mau makan ini ucap Bu Susan sambil menatap anaknya


Claudia menunjuk nunjuk Jasmin dengan pakai bibirnya tertuju pada Jasmin tapi karena melihat Pak Mus yang berdiri di situ mereka tampak baik di depan Pak Mus dan di belakang Pak Mus mereka menghinanya habis habisan .


****


Di dalam kamar Jasmin duduk sambil makan sandwich dia benar benar lapar sekali hingga menghabiskan semuanya .


Jasmin melihat ke arah Kelvin yang masih tidur apa aku harus membangunkannya ya atau jangan ya tapi kalau nanti dia tidak bekerja bagaimana , alah Jasmin kenapa kamu yang harus membangunkannya kerja kamu cuman memberes keperluan keperluannya saja tidak lebih jadi mau dia bangun sampai pun tidak apa apa ya gak batin Jasmin yang turun lagi ke ruang keluarga untuk menonton televisi lagian Jasmin merasa bosan dia tidak punya ponsel membuat hidupnya diambang ambang dan dia Jasmin juga tidak bekerja sekarang dia hanya duduk duduk saja di rumah itu hanya menyiapkan keperluan tuannya saja .

__ADS_1


__ADS_2