Suamiku Mafia Berhati Lembut

Suamiku Mafia Berhati Lembut
BAB 46


__ADS_3

Kelvin keluar dari kamar mandi dia melihat Jasmin yang lagi membersihkan tempat tidur yang seharusnya itu bukan pekerjaan istrinya bersih bersih ruangan .


" Mulai sekarang ini kamu tidak usah bersih bersih lagi dan itu juga bukan pekerjaan kamu biar Pak Mus yang mengurus semuanya " ucap Kelvin yang berdiri di depan meja dengan balutan handuk di pinggangnya Kelvin mengambil air putih lalu di minumnya .


" Jasmin yang terkejut secara tiba tiba Kelvin keluar dan Jasmin juga tidak menyadarinya karena terkejut dia membalikkan badannya dan melihat ke arah Kelvin yang cuma memakai handuk buru buru memalingkan wajahnya lagi ke jendela .


" kamu dengar tidak " tanya Kelvin lagi setelah selesai meminum airnya .


" Dengar Tuan " ucap Jasmin yang menundukkan wajahnya dan badan juga udah berdiri tegak Jasmin takut membelakangi Kelvin karena Pak Mus bilang kalau Tuan Kelvin dia enggak suka di belakangi .


Jasmin merasa ada yang memegang wajahnya dan mengangkatnya sampai Jasmin terkejut membelalakkan matanya dan dia sudah tidak bisa berkata kata lagi padahal tadi dia ingin meminta maaf karena lupa dengan sebutan tapi Kelvin lebih cepat dari yang Jasmin bayangkan .


Jasmin hanya menikmati saja kalau dia ingin melawan hanya buang buang tenaga saja , jadi Jasmin menikmati saja .


" Jadi itu hukuman buat kamu yang memanggil suami kamu dengan sebutan itu lagi dan Jangan pernah mengulangi sebutan sebutan itu lagi paham? tanya Kelvin .


Jasmin mengangguk mengiyakan dia tidak berani menatap Kelvin .


" Tapi ..., " ucapan Jasmin terpotong saat menatap suaminya yang masih berdiri di depannya dan auranya yang menawan terlihat di mata Jasmin dengan rambutnya yang basah dan kulitnya yang mulus matanya yang biru membuat hati Jasmin kembali berdetak cepat cepat Jasmin memalingkan wajahnya .


Kelvin melihat ke arah Jasmin yang memalingkan wajahnya Kelvin melihat tingkah Jasmin seperti anak kecil yang takut ketahuan menyolong .


" Kenapa... apa yang kamu ingin katakan tadi cepat katakan " ucap Kelvin .


" Tidak ada " ucap Jasmin dengan kaku .


Kelvin memakai bajunya setelah membuat Jasmin terkena serangan jantung .


Setelah Kelvin selesai memakai bajunya Kelvin mengambil ponselnya dan menelpon Bram tidak lama mereka mengobrol setelah itu Kelvin menutup ponselnya dan melihat ke arah Jasmin yang masih membeku sambil memasukkan ponselnya ke dalam sakunya .


" Mau sampai kapan kamu ingin berdiri di situ , tidak ingin makan bersama suamimu ? tanya Kelvin dengan sedikit menyinggung senyum di ujung bibirnya .


Jasmin mengangguk lalu berjalan ke samping Kelvin Jasmin masih menatap ke bawah .


" Kalau mau jalan di lihatnya ke depan jangan ke bawah " ucap Kelvin lalu membalikkan badannya dan berjalan duluan dari pada Jasmin .


Jasmin melihat kepergian Kelvin dia menahan geramnya .


" Kenapa dia hari , apa kemasukan gendoruwo aneh dengan sikapnya yang dari bangun pagi sampai sekarang aku perhatiin dia sudah mau bicara sama aku , udahlah mending kamu melakukan apa yang di suruhnya aja kalau misalnya dia ingin menganggu kamu nanti kamu tunjukin kalau kamu bisa karate " ucap Jasmin dengan bangga .

__ADS_1


Jasmin belum tau kalau Kelvin seorang yang lebih dari itu .


Jasmin mengikuti Kelvin dari belakang sampai di dalam lift Jasmin merutuki dirinya kenapa kakaknya harus berurusan dengan pria ini dan kakaknya juga betah bekerja sama orang seperti Kelvin .


Jasmin berdiri menjauh sedikit dari samping Kelvin supaya Kelvin tidak melakukan yang enggak enggak di pikir Jasmin .


Kelvin mengambil ponsel dalam sakunya yang berdering , lalu diangkatnya setelah lama berbicara Kelvin menutup ponselnya .


Kelvin melihat ke sampingnya dia memperhatikan Jasmin yang lagi memegang tangannya , Jasmin tidak menyadari kalau dia lagi diperhatikan sama Kelvin .


" Nanti urus tangan kamu itu dan kamu rawat diri kamu biar enggak dekil lagi " ucap Kelvin lalu memalingkan wajahnya ke depannya lagi .


Jasmin tertegun sontak dia melihat Kelvin dengan geram tapi tidak bisa berbuat apa apa lalu di menunduk lagi ke bawah


" Apa dia bilang aku ini dekil!!! , memang aku dekil udah jaman aku sekolah dulu , ternyata baru tau dia kalau aku sedekil ini batin Jasmin menahan geram dalam hatinya karena perkataan Kelvin yang sangat menyinggungnya .


pintu lift terbuka Kelvin keluar duluan dari pada Jasmin


Jasmin terlihat sebel dia sesekali menendang kakinya ke arah Kelvin saking geramnya sama pria yang di depannya itu yang tidak punya hati menurut Jasmin.


Sesampainya di meja makan Jasmin masih juga menyiapkan dan menaruh makanan buat Kelvin walau di tidak mau melihat Kelvin karena perkataan Kelvin tadi .


" Selamat pagi Tuan" ucap Pak Mus .


" Pagi " jawab Kelvin singkat .


" Pak Mus katakan sama Pak Mamat untuk menyiapkan mobil, istriku mau ke tempat spa " ucap Kelvin sambil meminum air putih .


" Baik Tuan " jawab Pak Mus lalu Pak Mus pergi melakukan yang di perintah Kelvin .


Jasmin ingin berbicara tapi dia teringat belum menemukan kata yang pas buat memanggil suaminya dengan apa .


Terlintas di benak Jasmin kalau misalnya dia memanggilnya suamiku apa ada yang aneh enggak ya , Jasmin jadi bimbang lalu Jasmin memutuskan mencoba memanggil Kelvin dengan sebutan suamiku .


" Suamiku boleh enggak saya mengajak teman saya untuk menemani saya ke tempat spa " tanya Jasmin hati hati dia juga menunggu respon Kelvin karena memanggilnya dengan sebutan itu .


" Apa ? tanya Kelvin yang pura pura tidak mendengarnya .


Jasmin berdelik sebel tapi mau bagaimana lagi dia harus mengatakannya sekali lagi

__ADS_1


" Apa budek kali ini dia pakek pura pura lagi tidak mendengarnya batin Jasmin dengan geram tapi masih tersenyum di hadapan Kelvin .


" Suamiku boleh enggak saya mengajak teman saya untuk menemani saya ke tempat spa ? ulang Jasmin dengan lembut dan tersenyum walaupun dalam benaknya geram.


" Gitu dong " ucap Kelvin singkat .


Jasmin menunggu jawaban selanjutnya tapi Kelvin hanya diam saja .


" Boleh tidak suamiku " tanya Jasmin lagi .


Kelvin berpikir dengan cukup lama sampai Jasmin kesal .


Tiba tiba Pak Mus masuk


" Sudah di siapin mobilnya Tuan " ucap Pak Mus .


" Baik " ucap Kelvin pada Pak Mus .


Kelvin lalu melanjutkan makannya lagi dan melihat Jasmin yang makan dengan kesal Kelvin menyinggung senyum di bibirnya .


" Teman kamu yang mana bawa dia ke sini " ucap Kelvin .


Jasmin terkejut malah.


Kenapa harus di kenalin segala sih batin Jasmin .


" Sebentar suamiku saya panggil dia dulu ke sini " ucap Jasmin yang ingin beranjak dari duduknya .


"Mau kemana ? tanya Kelvin .


" Mau panggil lela " ucap Jasmin yang tidak jadi berdiri Jasmin merasa sedikit geram lagi .


" Kamu suruh Pak Mus saja , kamu tidak boleh pergi " ucap Kelvin .


Jasmin melihat ke arah Pak Mus , Pak Mus yang mendengar perkataan Tuannya melihat ke arah Jasmin .


" Pak Mus panggil Lela sebentar ke sini " ucap Jasmin .


" Baik Nyonya " ucap Pak Mus .

__ADS_1


__ADS_2