Suamiku Mafia Berhati Lembut

Suamiku Mafia Berhati Lembut
Bab 37


__ADS_3

Jasmin duduk di kursi depan rumah orang tuanya dia mengamati depan rumah yang lumayan luas dan rapi .


Kenapa hidupku dan keluargaku jadi begini , kenapa dia juga melibatkan keluargaku padahal selama ini aku tidak pernah membantah apa yang di suruh yang walaupun aku menikah dengannya karena terpaksa ...


Tapi aku hanya ingin menebus semua perbuatan kakakku bukan yang lain ...


Apa dia sengaja membuat aku tidak bisa berkutik di rumahnya padahal sebenarnya aku tidak menginginkan menikah dengannya kalau bukan karena kakakku aku juga tidak ingin menikah dengannya yang hanya di anggap menebus kesalahan kakakku bukan karena cinta " cinta ?? mana mungkin dia menyukaiku yang hanya pembantu di rumahnya batin Jasmin yang meneteskan air matanya mengingat perlakuan Kelvin padanya yang cuma dianggap entahlah Jasmin juga tidak mau mengingatnya lagi , Jasmin berharap dia bisa menerima takdirnya ini yang walaupun harus menanggung derita .


Ibunya Jasmin yaitu bu yuna dia mengamati anaknya yang menangis , hatinya hancur saat melihat anaknya seperti ini tanpa sengaja dia juga meneteskan air matanya lalu buru buru di hapusnya .


Bu yuna mendekati anaknya dan duduk di sebelah meja berhadapan dengan anaknya dan memegang tangan anaknya .


" Nak kamu marah ya sama ayah kamu ? tanya bu yuna lembut takut tambah melukai perasaan anaknya nanti .


Jasmin yang baru sadar bahwa ibunya berada di sampingnya menyeka air matanya dan berusaha tersenyum kepada ibunya .


" Tidak kok bu ! kenapa aku harus marah sama ayah dia kan tidak melakukan apa apa ya aku hanya sedih kenapa nasib kita seperti ini aja ya bu takdir baik tidak berpihak pada kita ya " ucap Jasmin .


" Kamu ada ada aja deh jangan menyalahkan takdir nak , justru sekarang ini takdir baik sama kita " ucap bu yuna .


" Coba kamu lihat semenjak kamu ikut ke rumahnya Tuan Kelvin apa kamu pernah membuatnya marah atau apa gitu ? tanya bu yuna pada Jasmin .


Jasmin mengerutkan dahinya mencerna apa yang ditanyai sama ibunya .


" Maksud ibu apa aku enggak ngerti bu " ucap Jasmin dengan mengerutkan dahinya lagi .


Bu Yuna menghela napasnya dan menggeleng menggeleng kepalanya melihat anaknya yang tidak mengerti maksudnya .

__ADS_1


" Kamu tau enggak nak gara gara kamu kita sekarang bisa punya rumah seperti dulu lagi dan gara gara kamu juga kita bisa merasakan kenikmatan ini dan lagi kakak kamu di suruh bekerja lagi sama tuan Kelvin " ucap bu Yuna .


Jasmin mencerna kata kata ibunya


" apa hubungannya sama aku bu " tanya Jasmin .


" coba kamu ingat selama kamu di sana apa pernah kamu melakukan yang membuat Tuan Kelvin marah , coba kamu ingat " ucap bu Yuna .


" Perasaannya aku Tuan Kelvin selalu menampakkan wajah arogannya di depan aku bu ? dan lagi Tuan Kelvin sepertinya tidak menyukai kalau aku berada di dekatnya karena kalau aku lihat ya bu dia itu tidak pernah tersenyum dan tertawa seperti orang pada umumnya , sepertinya dia tidak mempunyai yang namanya kasih sayang bu ! ucap Jasmin .


" Jangan ngomong seperti itu nak , kamu enggak boleh mengatakan begitu ke suami kamu gak baik seorang istri mengatai suaminya nak " ucap bu Yuna menasehati anaknya .


" Kamu itu yang tidak tau bagaimana kadang kadang suami menampakkan wajahnya ke istrinya padahal dia sangat menyayanginya ,


ya walaupun Tuan Kelvin seperti itu tapi dia sebenarnya orang baik nak , bagi orang yang belum mengenal dia lebih dalam mereka mengatakan kalau dia ya kejam " ucap bu Yuna lagi .


" Percayalah nak kamu pasti kuat , ibu tau kamu sedih karena Tuan Kelvin bersikap seperti itu " ucap bu Yuna lagi yang menatap ke arah anaknya .


Lama mereka berpelukan sampai tidak mereka sadari adiknya Jasmin yaitu Tiara udah berada di situ dan melihat mereka berpelukan dia jadi cemberut .


" Jadi ini ... pantesan tidak kembali makan nyatanya di sini malah asik asik pelukan " ucap Tiara cemberut .


Jasmin langsung melepas pelukannya dan menatap adiknya .


" kamu cemburu ya.. !! ucap Jasmin menggoda adiknya .


" heumm ... Aku enggak cemburu ngapain aku cemburu , geerrr ... " ucap Tiara yang memanyunkan bibirnya dan masuk oe dalam lagi .

__ADS_1


" yaudah nak ibu ke dalam ya kamu tidak mau melanjutkan makan lagi kasian lho makanannya udah pada dingin " ucap bu Yuna .


" Enggak bu , ibu kalau mau melanjutkan makan makan aja jangan sampai sakitnya ibu nanti kambuh lagi kalau tidak makan " ucap Jasmin .


" Baiklah ibu masuk dulu ibu masih lapar ni tadi belum ke isi penuh perut ibu " ucap bu Yuna mengelus perutnya .


Jasmin tersenyum melihat tingkah ibunya yang walaupun udah mulai sedikit tampak lebih tua dari sebelumnya tapi masih aja bisa bercanda sama anaknya .


Jasmin duduk di teras rumah selera makannya jadi hilang tadi , jadi dia memilih duduk sendiri di situ . Jasmin teringat sama ponselnya yang barusan tadi di hadiahkan untuknya sama majikannya alias suaminya Jasmin tidak mau menganggap kalau Kelvin suaminya karena pernikahannya dengan Kelvin cuma di atas kertas doang menurut Jasmin , Jasmin tidak mau nanti dia malah bertindak salah yang akan melukai dirinya sendiri , jadi menurutnya lebih baik begitu .


Jasmin mengambil tasnya di dalam lalu Jasmin sibuk dengan ponselnya


Di ruang Bu Yuna kembali duduk di tempatnya yg makanannya udah dingin lalu dia melahap makanannya lagi .


" Oya Pak saya ke depan saja ya , terimakasih banyak sudah menjamu saya seperti keluarga sendiri " ucap Pak Mamat lalu pergi .


" Bagaimana dengan Jasmin Bu apa dia marah sama Ayah ya? tanya Pak Yanto yaitu ayahnya Jasmin .


Bu Yuna baru saja selesai makan


" Bukan .... dia tidak marah sama kamu Pak dia marah sama si Kelvin yang selalu mengikat keluarga kita dengan yang apa yang semua di berikannya semua tidak sanggup di bayarkan sama kita " ucap Bu Yuna yang menatap suaminya yang sudah sedikit mulai tampak tua sepertinya .


" Dia berpikir kalau Tuan Kelvin itu sangatlah tidak punya hati , padahal sebenarnya Tuan Kelvin baikkan " ucap Bu Yuna lagi .


" Jasmin belum mengenalnya lebih dalam Bu , makanya dia ngomong seperti itu , coba kalau dia udah lama tinggal bareng Tuan Kelvin pasti dia mylai membuka hatinya ,


suatu saat nanti dia juga bakal mengerti kalau Tuan Kelvin tidak seperti yang di pikirkannya ucap Pak Yanto .

__ADS_1


" Udah lah Pak ayo kita ke depan kita nikmati waktu bersama dengannya mungkin nanti dia akan balik lagi " ucap Bu Yuna .


Mereka lalu meninggalkan ruang makan dan pergi menemui Jasmin di ruang tamu .


__ADS_2