
Saat Jasmin masuk Kelvin udah rapi dengan setelannya yang santai nampak terlihat ototnya yang mekar di balik bajunya yang nampak seksi .
Jasmin merasa melihat malaikat yang turun dari langit berdiri di depannya yang sangat tampan dan semua gadis bakal bersimpuh padanya kalau melihatnya seperti ini .
Jasmin cepat cepat menyadarkan dirinya lalu melangkah ke belakang suaminya entah kenapa dia merasa kagum sama suami yang berstatus saja bagi Jasmin tapi sangat tampan di matanya Jasmin cepat cepat membuang rasa kagumnya itu .
Kenapa dengan dirimu Jasmin kenapa malah kagum pada si burung keletok yang bisa membahayakan kamu batin Jasmin .
Seperti biasanya mereka semua berkumpul makan malam dan seperti biasa maminya Kelvin dia kurang senang saat dia makan malam karena dia harus melihat wajah Jasmin yang tidak di sukainya , bu Susan mengunyah makanan sambil menatap Jasmin dengan sinis .
" Oya mami hanya mau bilang sama kalian berdua mami besok ke luar negri dan mami titip Claudia ya sayang " ucap bu Susan pada Kelvin dia tidak melihat ke arah Jasmin sama sekali .
Jasmin melihat ke arah Kelvin yang tidak merespon perkataan orang tuanya itu , Kelvin hanya mengangguk saja dia tidak merasa terkejut ataupun respon yang baik menurut Jasmin , Jasmin berpikir apa begitu ya kehidupan para konglomerat yang semuanya di tanggapi dengan cara berwajah dingin dan merasa bukan urusannya begitu batin Jasmin yang bertanya tanya pada dirinya .
mereka melanjutkan makan seolah tidak ada apa apa padahal maminya Kelvin mau keluar negri bukannya di rayain ini malah terdiam membisu batin Jasmin lagi .
Jasmin tidak memperdulikannya seperti mereka semuanya biasa biasa saja kenapa aku yang merasa prihatin toh Kelvin juga aman aman saja batin Jasmin lagi .
" Mami lama enggak di sana mi ? tanya Claudia sambil mengunyah makanannya yang di mulutnya .
" Enggak kok sayang palingan 2 minggu aja di sana kok gak lama " terang bu Susan .
" Dua minggu gak lama mami bilang !! belum lama mami di sini sekarang malah pergi lagi , memangnya lebih penting yang di sana ya dari pada sama anak anak mami di sini begitu ? ucap Claudia cemberut .
__ADS_1
" Enggak begitu juga sayang kamu enggak usah sedih nanti mami bawa oleh oleh sepulangan mami nanti oke " ucap bu Susan .
" Iya mi yang banyak ya hehe ... " ucap Claudia dengan tersenyum .
Jasmin melihat tingkahnya adik iparnya yang seperti anak kecil di tenangin sama ibunya .
Ya ampun Claudia bukannya kalau dia lagi mengejek aku garang macam harimau ya , lah ini saat di depan Maminya kayak anak kucing minta di elus elus , apa dia kekurangan kasih sayang kali ya secara maminya kan sering keluar dan kakaknya pun sedingin es dari mana dia bisa mendapatkan kasih sayang yang tulus kayak maminya tapi maminya aja gak ada waktu buat dia , kasian deh kamu Claudia padahal kamu sebenarnya baik tapi karena kurang perhatian makanya jadi begini deh kamu batin Jasmin yang menatap Claudia merasa prihatin .
Kelvin sudah selsai dengan makannya dia mengambil air minumnya dan meminumnya setelah itu dia menyuruh Pak Mus untuk mengatakan sama Bram untuk menunggunya di ruang kerja .
Jasmin bingung antara melanjutkan makannya atau mengikuti suaminya yang setelah mendengar perkataan suaminya itu menyuruh pada Pak Mus .
" Sayang kamu lanjut makan aja setelah itu nunggu aku aja di kamar " ucap Kelvin seraya tersenyum pada Jasmin lalu pergi mengurus masalahnya di ruang kerjanya .
" Iya nanti aku nunggu di kamar " ucap Jasmin dengan tersenyum yang menanggung malu di depan mertuanya dan ada adeknya pula .
" Sayang apa tidak salah ya ..."
" palingan cuma aktingnya doang "
tapi kok dia berani mengatakan sayang ya secara dia kan kaku kalau sama cewe cewe , mungkin aku belum mengenal tuan lebih dekat kali ya makanya enggak merhatiin , ya udah lah aku habisin ini makan setelah itu ke dalam kamar di sini juga aku kurang betah lagi ada dua kucing garong bisa mati aku kalau lama lama di sini juga batin Jasmin sambil mengunyah makannya dengan lahap setelah di lirik bu Susan yang tidak melanjutkan makannya tadi sebenarnya dia sangat lahab dan sekarang seperti layu dengan semprotan hama tanaman yang layu
Bu Susan mendengar itu serasa dunianya terbalik ,karena menurutnya tidak pernah melihat anaknya menyebut kata sayang buat orang yang dekat dengannya tapi ini bu Susan melihat kalau Kelvin mengatakan sayang buat istrinya Si pembantu itu .
__ADS_1
Bu Susan seperti melayang layang memikirkan perubahan sikap anaknya sekarang yang merasa aneh dan menurut bu Susan kalau memang benar Kelvin jatuh cinta pada gadis itu habislah bu Susan .
" Apa aku harus menanggung malu di kalangan ibu ibu arisan hadeh bisa mati aku ..
Dan lagi aku harus gagal menerima kekalahan sama si ranti !!! oh now now ....
Gak gak ....
ini gak boleh terjadi aku gak mau kalah sama si ranti dia bakal punya menantu anak konglomerat sedangkan aku hanya seorang pembantu di rumahku sendiri ....!!
Ini enggak boleh di biarin batin bu Susan .
Jasmin cepat cepat makan dan setelah itu dia pergi menemui lela di kamarnya karena kalau sudah malam begini para pembantu di rumah Kelvin. pada nyantai karena pekerjaannya sudah habis dan besok lagi baru ada .
Saat Jasmin mau bangun dari duduknya dia di suruh berhenti sama bu Susan .
" Eh eh mau kemana kamu ? tanya bu Susan dengan tidak suka .
" Bukannya tadi Nyonya dengar sendiri saya di suruh tunggu sama anak Nyonya di dalam kamar , dengar tidak tadi " ucap Jasmin memanas memanaskan suasana yang bu Susan lagi panas karena perkataan anaknya tadi eh justru Jasmin malah mengatakan yang lebih memanaskan lagi membuat Bu Susan tambah panas .
" Dasar kamu ya pembantu tidak tau diri bukannya malu ini malah bangga dengan menjadi istri anak saya ....
Kamu dengar ya saya akan buat anak saya menginjak harga diri kamu di rumah ini !!! dan satu lagi tunggu nanti bakal ada wanita yang sepadan sama anak saya yang bakal di mengisi rumah iniiii.... yang jelas bukan kamu ya .. mengumpat bu Susan .
__ADS_1
" Nyonya nyonya mau sampai kapan saya tunggu Nyonya , apa Nyonya pikir saya mau menunggu lama seperti ini , saya juga kan udah bilang sama Nyonya kalau misalnya ada wanita lain yang ingin menggantikan posisi saya di sini cepat cepat Nyonya bawa wanita itu ke sini dong , Nyonya pikir saya betah di sini , saya juga kagak betah Nyonya jadi istri anak Nyonya makanya cepat bawa wanita itu ke hadapan anak Nyonya !!! " ucap Jasmin dengan sedikit meninggikan suaranya lalu dia meninggalkan ruangan itu dan pergi ke kamar leyla .