
Bram dari tadi menunggu Tuannya di depan biasanya Tuannya tidak lama setelah dia sampai langsung keluar tapi ini belum nampak juga .
Bram berpikir bahkan tadi malam juga Tuannya tidak begadang seperti kemarin malam dan kenapa dengan pagi hari ini .
Bram masuk ke dalam rumah Tuannya dia pergi ke ruang makan Bram berpikir mungkin Tuannya lagi makan tapi tidak ada seorang pun di sana yang ada cuma beberapa pelayan yang lagi memberes beres di dapur .
Bram mencari Pak Mus barangkali dia tau dengan Tuannya namun tidak juga dia temui Bram bertanya pada salah satu pelayan yang lagi membersihkan ruang tamu .
" Apa kamu melihat Pak Mus ? tanya Bram .
" Pelayan itu terkejut karena Bram bertanya padanya dengan menundukkan wajahnya dan gemetar pelayan itu menjawab .
" Saya kurang tau Pak ,tadinya Pak Mus di dapur Pak! kalau begitu saya permisi Pak " ucap pelayan itu .
Bram mengambil ponselnya lalu menelpon seseorang lalu mencari Pak Mus dengan telepon rumah .
Saat Bram ingin menelpon Pak Mus masuk dari depan pintu dan melewati Bram .
" Pak Mus tunggu sebentar " ucap Bram lalu memasukkan ponselnya kembali ke dalam sakunya .
" Tuan sudah turun ? "
" Sepertinya belum saya juga sudah dari tadi beberapa kali menghangatkan sarapan tapi Tuan belum turun turun juga " terang Pak Mus .
" Terimakasih " ucap Bram lalu buru buru keluar dan masuk ke dalam mobilnya dan pergi entah kemana .
Pak Mus memperhatikan Bram sudah biasa bagi Pak Mus dengan sikap Bram seperti ini Bram selalu sibuk dan dia terlalu banyak urusan di luar sana selain mengantar jemput Tuannya dia juga selalu menghandle masalah di mana mana .
Pak Mus kembali melanjutkan aktivitasnya .
Jasmin lega dan baru bisa bernapas setelah Kelvin melepas pelukannya .
" Jasmin bangun dan merentangkan tubuhnya terasa otot ototnya membeku karena terdiam lumayan cukup lama akibat di peluk sama Kelvin .
Saat Jasmin mau turun ke bawah tangannya di tarik .
__ADS_1
Aawww... teriak Jasmin karena saking terkejutnya dan dia pun jatuh ke tempat tidur dan saat itu juga Kelvin memeluknya lagi .
" Tuan udah pagiii...
Udah hampir mau siang lagi tuan , Tuan tidak pergi ke kantor ? Tanya Jasmin yang mencoba melepas pelukannya
" Apa !!! " ucap Kelvin sedikit menekankan suaranya .
" Jasmin menjauh telinganya dari Kelvin .
" Iya Tuan udah hampir siang sudah pukul 9 Tuan ? ucap Jasmin .
" Dari sekarang kamu Jangan panggil saya dengan sebutan Tuan lagi !!! " ucap Kelvin sambil memandang wajah Jasmin dengan bersila .
" Apa ?? , jadi saya harus manggil Tuan siapa sedangkan semua orang di rumah ini memanggil..... celoteh Jasmin yang terputus
Tiba tiba Kelvin mencium bibir Jasmin dengan lembut .
Jasmin membelalakkan matanya saat Kelvin menciumnya tapi karena sentuhan yang di berikan sangat lembut Jasmin tidak bisa mengelak .
Jasmin mengangguk dengan patuh dan pipi Jasmin jadi merah merona Jasmin merasa malu akibat adegan barusan bahkan dia tidak berani menatap Kelvin yang menatapnya .
Kelvin lalu dia pergi turun dari tempat tidur dan ke kamar mandi .
Selepas Kelvin ke kamar mandi Jasmin melihat kepergian Kelvin Jasmin jadi bingung terus apa yang harus dia panggil buat suaminya dan lagi dia mendapati kalau itu tadi adalah hukuman kalau misalnya dia sampai lupa memanggil Kelvin dengan sebutan Tuan lagi Jasmin bisa mati malu kutu .
" Apa panggilan yang cocok ya ? ucap Jasmin menggaruk kepalanya yang tidak gatal lalu dia turun .
Jasmin pergi ke ruang pakaian dan menyiapkan baju Kelvin setelah selesai dengan semua itu dia turun ke bawah untuk mengambil air putih .
Di dalam lift kejadian tadi masih terlintas di benaknya .
Jasmin merasa geli membayangkannya dia buang jauh jauh yang terlintas di pikirannya .
" Jangan sampai kamu membayangkan yang enggak enggak Jasmin mending kamu berpikir yang positif saja " ucap Jasmin .
__ADS_1
" Bagaimana kalau kamu turun nanti ada Pak Mus di sana dan di kira yang enggak enggak nanti bikin malu lagian sih Tuan Kelvin itu karena dia bukan akunya jadi tidak usah kamu peduliin batin Jasmin .
saat pintu lift terbuka Jasmin mengecek ada orang di sana yang di cari carinya adalah maminya Kelvin setelah di rasa tidak ada orang yang di carinya Jasmin baru berjalan dengan santai
" Selamat pagi Pak Mus " ucap Jasmin saat berpapasan sama Pak Mus .
" Pagi juga Nyonya " ucap Pak Mus dengan berhenti .
" Nyonya apa Tuan baik baik saja ? tanya Pak Mus .
" Oh baik Pak Mus dia hanya terlambat bangun saja , saya tidak berani membangunkannya takut Tuan marah nanti " ucap Jasmin dengan sedikit berbohong supaya Pak Mus tidak memikirkan yang enggak enggak .
" Oh , saya pikir Tuan kurang sehat Nyonya saya cuma khawatir saja Nyonya tadi , kalau begitu saya permisi dulu " ucap Pak Mus dengan sopan .
Saat baru hendak melangkah Pak Mus membalikkan badannya lagi .
" Nyonya tadi Bram sudah ke sini dan juga sudah menelpon Tuan , tapi Tuan tidak mengangkatnya , sepertinya dia ingin bertemu dengan Tuan tadi tapi dia buru buru keluar tadi , tolong katakan sama Tuan Nyonya " ucap Pak Mus .
" Baik Pak Mus nanti saya sampaikan pada Tuan " ucap Jasmin .
" Terimakasih Nyonya kalau begitu saya permisi dulu Nyonya " ucap Pak Mus lagi .
" Iya iya silahkan " ucap Jasmin.
Pak Mus pergi meninggalkan Jasmin yang masih berdiri di situ .
Selepas itu Jasmin ke dapur mengambil air putih buat Tuannya alias suaminya yang sekarang mulai bersikap aneh Jasmin teringat perlakuan Kelvin tadi di tempat tidur .
Jasmin mengambil air putih buat Tuannya dan cepat cepat dia membawanya ke kamarnya saat dia membuka pintu Kelvin masih di kamar mandi dan Jasmin meletakkan air putih di meja
"Tadi aku tidak melihat maminya Tuan ya , biasanya dia udah duduk di santai di dipan samping kolam tapi ini kok gak keliatan ya , mungkin dia lagi enggak mod duduk di situ kepengen di dalam kamar kali " ucap Jasmin lalu mengambil ponselnya dan melihat ada beberapa panggilan yang tidak di jawab tertera di situ .
" Ngapain ayah telepon , mungkin lagi kangen kali ayah " ucap Jasmin lalu meletakkan ponselnya lagi di meja lalu dia merapikan tempat tidur dan mulai melakukan aktifitasnya Jasmin mulai membuka gorden di dalam kamar .
Jasmin kembali mengingat orang tuanya dia penasaran kenapa orang tuanya menelponnya dan lagi Jasmin tidak tau tadi dia keluar .
__ADS_1
" Nanti aja aku telpon balik setelah Tuan pergi ke kantor , aku juga ingin keluar buat makan makan nanti sore " ucap Jasmin .