Suamiku Sang CEO .

Suamiku Sang CEO .
part 16


__ADS_3

Di kantor .


🌷🌷🌷🌷🌷🌷


" enmm....maaf tuan apa anda salah memakai dasi hari ini ? kenapa bentuknya aneh sekali " tanya Leon yang heran karna sedari awal masuk kantor sampai ke ruangan Ryu seluruh karyawan menatap heran dengan bentuk dasi Ryu itu .


" oh ini istriku yang memakaikanya anggap saja model terbaru " balas Ryu dengan santai tanpa mengalihkan pandangan dari layar di depannya .


'dasar bos bucin sepertinya pernikahan kemarin membuat otaknya bermasalah. ' batin Leon .


" berhenti merutuki ku ! " ucap Ryu dengan tatapan tajamnya .


seketika Leon langsung bergidik ngeri karna tatapan tajam dari bosnya itu .


sementara itu Yuri yang telah menyelesaikan pekerjaannya merasa bosan dan memutuskan untuk berkunjung ke rumah ayahnya .


namun baru melangkah keluar dari pintu apartemen Yuri di kejutkan dengan adanya dua orang pria kekar yang sedang berdiri di depan pintu apartemen .


"kalian siapa ? " tanya Yuri .


" maaf nyonya kami di tugaskan oleh tuan Ryu untuk menjaga pintu apartemen ini agar tidak ada yang keluar dari sini " ucap salah satu pria bertubuh kekar itu .


" apa bosmu itu sudah gila menyuruhmu menjaga pintu " ucap Yuri dengan memutar bola matanya malas .


saat hendak berlalu meninggalkan dua orang pria kekar itu tubuhnya langsung di hadang oleh salah satu bodyguard itu .


" Anda mau kemana nyonya ? " tanya salah satu bodyguard itu .


" bukankah pintu yang kau jaga masih tetap ada di tempatnya ? .


aku mau ke rumah ayahku aku sangat bosan di dalam , kalian bisa ikut dengan ku jika tak percaya .


tapi gantilah pakaian kalian itu aku tidak mau jadi pusat perhatian." pinta Yuri


setelah mengganti pakaian bodyguard itu pun mengantar Yuri untuk berkunjung ke rumah ayahnya .


" kalian tunggulah di sini aku akan masuk sendiri " pinta Yuri .


" tapi nyonya ..." ucap bodyguard itu .


" aku adalah istri bosmu apa kamu mau ku laporkan karna tidak mau menuruti ku ! " ucap Yuri dengan tegasnya .

__ADS_1


" B..b..baik nyonya "


balas bodyguard itu .


'dia sangat cocok dengan tuan muda ' batinya .


Yuri melangkahkan kakinya menuju rumahnya itu, di sambutnya kedatangan Yuri oleh para pelayan rumah .


" selamat datang nona ." ucap salah satu pelayan rumah itu


" iya bi , dimana ayah? " tanya Yuri .


belum sempat pelayan itu menjawab datang ibu tiri Yuri dengan tatapan sinisnya .


" masih ingat pulang kamu hah ! "ucap Diana ibu tiri Yuri .


" ini rumah ayahku dan aku bebas mau pulang kapanpun aku mau " jawab Yuri .


" sudah berani kamu ya ! " ucap Diana sambil menarik keras rambut Yuri .


" awwww sakiitt ...lepasin " pinta Yuri yang meringis karna sakit .


" ayah tolong Yuri " pinta Yuri


tampak darah segar mengalir dari dahi Yuri ,di pegangnya kepala Yuri yang merasakan sakit teramat karna benturan yang lumayan keras ,


nampak ada darah segar mengalir di tangannya , seketika Yuri yang melihatnya merasakan pandanganya mulai gelap gelap gelap dan akhirnya Yuri pun tak sadarkan diri .


pelayan yang melihat Yuri tak sadarkan diri segera berlari menolong dan memanggil bantuan , sementara itu Diana dan zeze nampak tidak memperdulikan hal itu dan berlalu meninggalkan Yuri yang sedang tak sadarkan diri .


bodyguard yang di tugaskan untuk menjaga Yuri mendengar adanya keributan di dalam segera masuk ke dalam untuk mengetahui apa yang sedang terjadi .


nampak seorang pelayan sedang mencoba membangunkan Yuri


" apa yang terjadi pada nyonya kami ?


siapa yang melakukan ini ? " tanya salah satu bodyguard itu dengan tatapan tajamnya .


pelayan yang melihat tatapan itu pun merasa ketakutan .


" t...t..tadi nyonya besar mendorong nona sehingga kepala nona terbentur tembok tuan ." ucap pelayan itu dengan menunduk .

__ADS_1


lalu tanpa menunggu lama bodyguard itu menggendong tubuh Yuri untuk di bawa ke rumah sakit ...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.TBC....


__ADS_2