
Di kantor .
🌷🌷🌷🌷🌷🌷
" enmm....maaf tuan apa anda salah memakai dasi hari ini ? kenapa bentuknya aneh sekali " tanya Leon yang heran karna sedari awal masuk kantor sampai ke ruangan Ryu seluruh karyawan menatap heran dengan bentuk dasi Ryu itu .
" oh ini istriku yang memakaikanya anggap saja model terbaru " balas Ryu dengan santai tanpa mengalihkan pandangan dari layar di depannya .
'dasar bos bucin sepertinya pernikahan kemarin membuat otaknya bermasalah. ' batin Leon .
" berhenti merutuki ku ! " ucap Ryu dengan tatapan tajamnya .
seketika Leon langsung bergidik ngeri karna tatapan tajam dari bosnya itu .
sementara itu Yuri yang telah menyelesaikan pekerjaannya merasa bosan dan memutuskan untuk berkunjung ke rumah ayahnya .
namun baru melangkah keluar dari pintu apartemen Yuri di kejutkan dengan adanya dua orang pria kekar yang sedang berdiri di depan pintu apartemen .
"kalian siapa ? " tanya Yuri .
" maaf nyonya kami di tugaskan oleh tuan Ryu untuk menjaga pintu apartemen ini agar tidak ada yang keluar dari sini " ucap salah satu pria bertubuh kekar itu .
" apa bosmu itu sudah gila menyuruhmu menjaga pintu " ucap Yuri dengan memutar bola matanya malas .
saat hendak berlalu meninggalkan dua orang pria kekar itu tubuhnya langsung di hadang oleh salah satu bodyguard itu .
" Anda mau kemana nyonya ? " tanya salah satu bodyguard itu .
" bukankah pintu yang kau jaga masih tetap ada di tempatnya ? .
aku mau ke rumah ayahku aku sangat bosan di dalam , kalian bisa ikut dengan ku jika tak percaya .
tapi gantilah pakaian kalian itu aku tidak mau jadi pusat perhatian." pinta Yuri
setelah mengganti pakaian bodyguard itu pun mengantar Yuri untuk berkunjung ke rumah ayahnya .
" kalian tunggulah di sini aku akan masuk sendiri " pinta Yuri .
" tapi nyonya ..." ucap bodyguard itu .
" aku adalah istri bosmu apa kamu mau ku laporkan karna tidak mau menuruti ku ! " ucap Yuri dengan tegasnya .
__ADS_1
" B..b..baik nyonya "
balas bodyguard itu .
'dia sangat cocok dengan tuan muda ' batinya .
Yuri melangkahkan kakinya menuju rumahnya itu, di sambutnya kedatangan Yuri oleh para pelayan rumah .
" selamat datang nona ." ucap salah satu pelayan rumah itu
" iya bi , dimana ayah? " tanya Yuri .
belum sempat pelayan itu menjawab datang ibu tiri Yuri dengan tatapan sinisnya .
" masih ingat pulang kamu hah ! "ucap Diana ibu tiri Yuri .
" ini rumah ayahku dan aku bebas mau pulang kapanpun aku mau " jawab Yuri .
" sudah berani kamu ya ! " ucap Diana sambil menarik keras rambut Yuri .
" awwww sakiitt ...lepasin " pinta Yuri yang meringis karna sakit .
" ayah tolong Yuri " pinta Yuri
tampak darah segar mengalir dari dahi Yuri ,di pegangnya kepala Yuri yang merasakan sakit teramat karna benturan yang lumayan keras ,
nampak ada darah segar mengalir di tangannya , seketika Yuri yang melihatnya merasakan pandanganya mulai gelap gelap gelap dan akhirnya Yuri pun tak sadarkan diri .
pelayan yang melihat Yuri tak sadarkan diri segera berlari menolong dan memanggil bantuan , sementara itu Diana dan zeze nampak tidak memperdulikan hal itu dan berlalu meninggalkan Yuri yang sedang tak sadarkan diri .
bodyguard yang di tugaskan untuk menjaga Yuri mendengar adanya keributan di dalam segera masuk ke dalam untuk mengetahui apa yang sedang terjadi .
nampak seorang pelayan sedang mencoba membangunkan Yuri
" apa yang terjadi pada nyonya kami ?
siapa yang melakukan ini ? " tanya salah satu bodyguard itu dengan tatapan tajamnya .
pelayan yang melihat tatapan itu pun merasa ketakutan .
" t...t..tadi nyonya besar mendorong nona sehingga kepala nona terbentur tembok tuan ." ucap pelayan itu dengan menunduk .
__ADS_1
lalu tanpa menunggu lama bodyguard itu menggendong tubuh Yuri untuk di bawa ke rumah sakit ...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.TBC....