Suamiku Sang CEO .

Suamiku Sang CEO .
part 50


__ADS_3

...🌷🌷🌷🌷* Happy reading * 🌷🌷🌷🌷...


2 bulan lebih Yuri menjalani perannya sebagai istri bagi Ryu .


benih-benih cinta mulai tumbuh di dalam benaknya , mengingat Ryu benar benar memberikan seluruh kasih sayangnya untuk Yuri dan juga anak yang masih berada dalam kandungan Yuri.


jam dinding sudah menunjukan pukul 11 malam , dering telepon dari hp Ryu berbunyi , Ryu yang memang belum terlelap melihat layar hp,nya tertera nama regina di layar hp,nya.


Ryu menatap wajah Yuri yang kini terlelap dalam pangkuannya ada perasaan ragu untuk mengangkat telepon itu , pasalnya dirinya telah bertekad untuk mengakhiri hubunganya dengan regina sampai semua bukti kebusukan regina terkumpul .


namun akhirnya dia mengangkat telepon itu dengan sedikit menjauh dari Yuri .


" sayang kenapa kamu lama sekali baru mengangkat nya " rengek regina .


" ada apa ? " tanya Ryu .


" lampu apartemen ku mati aku takut sendirian temani aku sebentar . " kata regina .


" kau bisa panggil tukang servis untuk memperbaikinya " jawab Ryu .


" aku sudah menghubungi tapi mereka masih ada perbaikan di kota dan akan membutuhkan waktu untuk bisa memperbaiki lampu apartemen ku " kata regina


" aku sedang menemani istriku " kata Ryu.


" apa sekarang sudah tidak ada waktu lagi untukku ?hiks....hiks...


bahkan sudah beberapa bulan ini kamu selalu mengacuhkan aku hiks...hiks..." tanya regina dengan menangis .


" ok baiklah hanya malam ini " jawab Ryu .


Ryu mengambil jaket dan kunci mobilnya meninggalkan Yuri yang tengah terlelap pergi ke apartemen regina .


yang tidak di sadari Ryu ternyata Yuri hanya pura pura terlelap .


Yuri mendengar percakapan suaminya dengan salah seorang dari seberang telfonnya .


ada rasa penasaran siapa yang menghubungi suaminya malam malam dan apa orang itu begitu penting sampai Ryu langsung pergi meninggalkannya .


Yuri melihat mobil Ryu keluar dari rumah , ada perasaan tidak enak dalam benaknya namun segera dia tepis jauh jauh .


🌷🌷🌷🌷


sementara itu regina yang telah mengatur strategi nya segera mengganti pakaiannya dengan lingerie yang sangat tipis dan seksi sehingga menampilkan lekuk tubuhnya .


" malam ini jangan harap kamu bakal lolos Ryu . " ucapnya sembari memperbaiki penampilannya .

__ADS_1


tak lama setelah itu terdengar suara mobil dari bawah .


regina segera mematikan lampu yang tersisa ,dan turun ke bawah untuk menghampiri Ryu .


dengan lemah gemulai dia berakting ketakutan dan segera memeluk Ryu .


Ryu tidak membalas pelukan regina sama sekali ,


entah sejak kapan pikirannya hanya berfokus kepada Yuri dan juga calon anaknya .


mereka duduk di ruang tengah , Regina bergelanyut manja di lengan Ryu dengan sesekali menggosokkan gundukkan miliknya ke lengan Ryu .


namun bukannya tergoda Ryu justru merasa risih dengan kelakuan regina.


berbeda dengan dulu saat belum menetapkan hati nya kepada Yuri dia selalu terbuai dengan tingkah manja regina .


" apa kamu tidak dingin dengan pakaian terbuka seperti itu .? " tanya Ryu .


" em ... tidak ... bukan kah kamu selalu suka aku berpakaian seperti ini ? " tanya regina kembali .


" tapi ini sudah malam gantilah pakaiannya kau akan sakit kalau terus memakainya di cuaca yang dingin seperti ini. " pinta Ryu dengan sesekali menghisap sebatang rokoknya .


Regina lantas meminta di temani untuk ke kamarnya mengambil baju gantinya .


Regina mengganti lingerie nya dengan gaun malam yang tidak begitu tipis namun masih tetap mini.


dia sebenarnya merasa kegerahan karna AC,nya memang sengaja dia matikan .


mereka menyalakan lilin dan regina menuangkan secangkir teh untuk Ryu .


Ryu menyeruput teh hangat itu , setelah beberapa menit Ryu merasakan dirinya mengantuk teramat sangat .


berulang kali dia menguap dan mencoba membuat dirinya agar tetap terjaga .


" kamu kenapa sayang ? " tanya regina dengan seringai di wajahnya .


belum sempat menjawab pertanyaan Regina Ryu sudah tidak sadarkan diri .


tanpa Ryu sadari teh yang di sajikan oleh Regina telah di beri obat tidur dengan dosis tinggi supaya Regina bisa dengan mudah melancarkan rencananya .


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.TBC.....😊

__ADS_1


__ADS_2