Suamiku Sang CEO .

Suamiku Sang CEO .
part 2


__ADS_3

"apa kau tak punya mata dasar gadis bodoh !" ucap lelaki tersebut dengan tajamnya .


sementara itu Yuri yang tertegun akibat terpesona oleh ketampanan wajah pria tersebut akhirnya tersadar karna Dina yang menyadarkannya ,


" wooyy Yuri wooyy sadar dong liat tu air liur lu udah netes aja " ucap Dita mencoba menyadarkan sahabatnya itu.


" maaf tuan muda atas kelakuan sahabat saya dia memang ceroboh, sekali lagi maaf tuan " ucap Dita yang ketakutan dengan tatapan tajam orang tersebut dengan para bodyguard yang mengawalnya .


sementara itu Yuri yang melihat sahabatnya menunduk sambil meminta maaf itu akhirnya bangun


" dih ngapain juga si elu minta maaf Dit ,


lagian dia juga ngapain kaga liat apa gue mau keluar ngalangin jalan aja deh " ucap Yuri sewot


" nona mohon perhatikan perkataan anda kepada tuan saya ! " ucap salah satu pengawalnya dengan tatapan datar dan tajamnya .


sementara itu para pengunjung yang melihat kejadian tersebut pun geleng-geleng karna gak ngerti dengan kelakuan Yuri yang tidak tau siapa yang ada di depannya itu ...


'oh my God Yuri apa yang Lo lakuin astaga ...,bisa bisanya dia melawan tua muda bisa bisa melayang nyawa gue karna punya sahabat bodoh kayak gini ...oh tuhan selamatkan lah nyawaku ini " batin Dita yang merasakan hawa mencekam di sekitarnya .


"hei pak apa anda tidak bisa minggir saya mau keluar udah telat nih " ucap Yuri kepada pria tersebut.


" apa kau bilang ? bapak ?


hei aku bukan bapak mu dasar gadis bodoh " ucap pria tersebut


" siapa juga yang sudi punya bapak judes dan sombong kaya situ .,tapi si anda lumayan tampan juga hahaha " ucap Yuri sambil meledek..


'astaga matilah aku ....Yuri dasar anak bodoh bisa bisanya gue punya sahabat kayak elu " ucap Dita yang gak habis pikir dengan kelakuan Yuri


" oh ya ,ini untuk biaya laundry untuk jas bapak yang sudah kotor itu , sisanya bapak ambil aja oke " ucap Yuri yang menaruh sejumlah uang kedalam saku pria tersebut sambil berlalu pergi bersama Dita .


" Heiii kauu !! dasar gadis sialan !! liat saja urusan kita belum selesai ! "

__ADS_1


ucap lelaki tersebut dengan geramnya .


jam menunjukan tengah sore ,setelah selesai dengan mata kuliahnya Yuri pun melajukan mobilnya untuk kembali ke rumah .


sesampainya di rumah Yuri pun merebahkan tubuhnya untuk melepaskan lelahnya ....


'tok tok tok 'bunyi ketukan pintu membuyarkan lamunannya .


di lihatnya sang ayah dari balik pintu kamarnya ,


" ada apa ayah ? silahkan masuk ."


" apa ayah mengganggu waktumu sayang ? " ucap ayah Yuri .


" enggak ayah Yuri hanya sedang istirahat saja sebentar, ada perlu apa yah ?"


" ini ayah mau kasih ini , pakailah untuk acara makan malam nanti " ucap ayahnya sambil menyodorkan paper bag berisi gaun untuk Yuri kenakan nanti malam .


Yuri termasuk anak yang ceria, di balik sikapnya yang bar bar dia menyimpan kesedihan yang teramat sejak sepeninggalan ibunya .


ibu Yuri meninggal karna kecelakaan lalu lintas saat hendak berlibur kala itu .


sementara ibu tiri Yuri dan Zeeze selalu berperilaku kejam terhadap Yuri tanpa sepengetahuan ayah dan kakeknya ...


" sayang maafkan ayah , kamu tau sendiri keputusan kakek itu mutlak gak ada yang bisa membantah atau menolaknya termasuk ayah sendiri " ucap ayah Yuri di sela" isak tangis Yuri .


" tapi yah ...." mohon Yuri .


" sudah sayang jangan nangis terus nanti anak ayah jadi gak.cantik .


udah sekarang mandi dan siap siap ayah tunggu di bawah "


'bu Yuri kangen Bu Yuri harus bagaimana ??? bisakah Yuri kuat menghadapi ini semua ???

__ADS_1


andai ibu masih ada pasti ibu yang paling mengerti Yuri " batin Yuri


Yuri pun menatap lekat ke langit-langit kamar sembari menyemangati dirinya sendiri


" semangat Yuri kamu pasti bisa melalui ini semua " ucap Yuri


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.TBC.

__ADS_1


__ADS_2