
sementara itu Yuri yang masih di rumah sakit merasakan bosan karna Ryu belum mengijinkan dirinya keluar dari rumah sakit padahal dirinya sudah sembuh .
" haiisss sungguh bosan sekali aku ini , dasar suami gila ! apa dia hobi sekali mengurung ku " ucap Yuri yang merasakan bosan .
Yuri pun memutuskan untuk mengirimkan pesan kepada sahabatnya yaitu Dita .
dita merupakan sahabat Yuri sejak dari masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.
Yuri menyuruh nya untuk berkunjung ke rumah sakit .
dita yang mendapatkan pesan dari Yuri langsung melakukan panggilan telepon ke Yuri .
" halo Yuri , ke rumah sakit mau apa sih ?
siapa yang sakit ? " tanya dita .
" gue di rawat di rumah sakit , udah buru deh kesini gue udah bosan teramat sangat. " pinta Yuri
" haa ??? elu di rumah sakit??
memangnya lu kenapa ?
kenapa gak ngabarin gue??
terus sekarang gimana ??? apa lu udah baik-baik saja? " tanya dita dari seberang telepon yang tak henti-hentinya mencerca Yuri dengan berbagai pertanyaan .
" haisss kau ini cerewet sekali , aku tidak apa-apa , sekarang kemarilah aku sangat bosan di rumah sakit , akan ku kirimkan alamatnya kepadamu ." ucap Yuri sembari mengakhiri panggilan telepon nya.
Dita yang mendapatkan kabar Sahabat nya sedang di rawat di RS akhirnya langsung berkunjung ke sana .
sesampainya di RS
Dita menanyakan letak kamar Yuri kepada petugas RS tersebut.
" letak kamar nyonya Yuri berada di kamar VVIP lantai atas." ucap petugas RS tersebut.
__ADS_1
sesampainya di lantai atas Dita terlihat bingung pasalnya di lantai paling atas itu hanya ada 1 kamar VVIP dan ada dua penjaga pintu dengan memakai pakaian serba hitam dengan tatapan yang menakutkan .
'apa aku salah kamar ya ?? tapi cuman ini kamar VVIP,nya dan lagi siapa dua orang laki-laki di depan pintu itu ???
apa jangan-jangan Yuri di culik dan di jadikan sandra sama om om hidung belang ?? oh tidak tidak tidak aku harus bagaimana ??," segala macam pertanyaan muncul di kepala Dita .
dita memutuskan untuk menghubungi Yuri untuk memastikannya .
" halo Yuri kau dimana?
aku sudah di rumah sakit , tapi sepertinya aku salah kamar , ada dua laki laki yang menyeramkan sedang berjaga di depan kamar VVIP ,
apa kau membohongi ku ???? ucap Dita dengan suara yang sedikit berbisik agar para bodyguard itu tidak mendengar suaranya .
tanpa memperdulikan ocehan sahabatnya itu Yuri pun langsung membuka pintu kamar tersebut .
Yuri mengedarkan pandangannya sampai berhenti pada gadis yang sedang jongkok di pojokan dengan memainkan ponselnya .
" hei cuukkk " sapa Yuri .
dita yang mengenali suara tersebut langsung menoleh dan mendapati Yuri berada di depan pintu , Dita langsung menghampirinya dan melewati dua bodyguard dengan badan kekar itu dengan merinding .
apa jangan-jangan lu jadi sandera om om hidung belang ya elu ??..." tanya dita tiada henti .
" hiisss sembarangan tu mulut kalo ngmong .
satu satu dong kasih pertanyaan gue bingung mau jawab yang mana kalo pertanyaan elu nyrocos Mulu kaya gitu " ucap Yuri yang pening mendengar ocehan Dita itu .
Yuri pun mengajak Dita untuk duduk dan ngobrol di dalam melepas kebosanan nya .
Yuri menceritakan semuanya termasuk pernikahan dadakannya yang tidak di ketahui oleh dita karna saat itu Dita sedang berada di luar kota...
" whaaaatttt !!!! lu udah nikah ??? " sontak Dita yang terkejut mendengar cerita dari Yuri .
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.TBC....