Suamiku Sang CEO .

Suamiku Sang CEO .
part 3


__ADS_3

Yuri pun bersiap siap dan segera untuk turun ke bawah ...


sejurus pandangan kagum akan keindahan di depan mata mereka ,


"benar benar cucu kakek , kau mewarisi kecantikan ibumu Yuri " kagum sang kakek


sesampainya di mansion yang begitu megah mereka di sambut oleh para bodyguard dan pengawal dengan sangat hormat


" selamat datang tuan , tuan besar sudah menunggu kedatangan anda " ucap salah satu pengawal .


mereka pun masuk ke dalam ,


sejenak Yuri kagum akan dekorasi ruangan yang simpel megah namun terlihat elegan .


walaupun keluarga Yuri merupakan keluarga yang cukup kaya namun kekayaan nya tidak bisa di bandingkan dengan kekayaan sahabat Kakek nya itu .


" hai Rio selamat datang , bagaimana kabarmu ? " ucap sahabat kakek Yuri


" hai rama, kabarku baik ...bagaimana denganmu?


lihatlah dirimu bahkan kau sekarang terlihat lebih tua dariku hahaha " canda mereka .


"salam kek " ucap zeze


" apakah ini Yuri ?? kenapa sekarang kau terlihat seperti tante Tante ?


apakah kakekmu tidak cukup memberimu uang untuk perawatan ??" ucap rama heran .


karna Rama bertemu dengan Yuri 16 tahun lalu sewaktu Yuri masih berumur 5 tahun .


'dasar tua Bangka gila ,apa dia gak bisa melihat kecantikan q ini lebih dari Yuri, bisa bisanya dia bilang aku seperti tante Tante ,


kalau tak mengingat kekayaan nya yang melebihi ayah ,aku tidak akan Sudi " batin zeze


" oh bukan Rama , ini Yuri dia adalah zeze saudara Yuri " timpa kakek Yuri


" salam kek , bagaimana kabar anda ? " sapa Yuri


" kau memang benar-benar cantik Yuri ,mari mari ayo kita duduk sambil menunggu cucuku pulang "ucap rama


" Anda terlalu memuji saya kek ..anda juga terlihat tampan malam ini " ucap Yuri

__ADS_1


'ciiihhh dasar wanita murahan bisa bisanya dia menggoda tua Bangka seperti dia " batin zeze yang geram.


mereka pun berbincang bincang bertukar cerita di meja makan sambil menunggu kedatangan tuan muda..,


setengah jam berlalu sang cucu belum juga datang


akhirnya kakek Rama menelfon cucunya itu


"drrrt dddrttt....."dering hp Ryu berbunyi , dilihatnya sang kakek yang menelfon .


" hei bocah tengik apa kau lupa janjimu dengan kakekmu ini !? , sudah jam berapa ini ?


cepat pulang ! " perintah sang kakek .


" aku ada meeting penting sebentar lagi " ucap Ryu dengan datar


" apa kau belum cukup kaya ?


cepat batalkan semua meeting itu dan lekas pulang ! dan jangan membantah !


kalau dalam setengah jam kau belum muncul di depanku , akan ku kuliti kau ! " seru kakek Rama .


"tapi kek .....Tut Tut Tut " bunyi telfon yang sudah terputus .


" Leon ..." seru Ryu memanggil sekertarisnya dari dalam ruanganya itu


" ya tuan muda " ucap Leon sekretaris pribadi Ryu dengan hormat .


" batalkan semua meeting dengan para divisi , aku ada urusan penting di mansion " ucap Ryu sambil memijat pelipisnya .


"baik tuan muda ..."


Ryu pun keluar dari ruangannya dengan Leon yang sudah mengekor di belakangnya ,


sejenak semua terkagum dengan pemandangan yang kini di saksikan oleh semua karyawan di perusahaan tersebut


"beruntung sekali pak Leon bisa bersanding setiap saat dengan Presdir Ryu , sungguh aku sangat iri .." ucap salah satu karyawan


" ini yang di sebut pemandangan yang tidak akan pernah membosankan ...2 orang tertampan bersandingan uuuhhhh sungguh indah


andai aku bisa menjadi wanitanya " ucap karyawan yang lain .

__ADS_1


Ryu pun melajukan mobil sport nya dengan kecepatan tinggi menuju mansion megahnya ,


sesampainya di sana Ryu dan Leon sudah di sambut oleh para penjaga dan pengawal mansion ..


semua tertunduk memberi hormat ,


" oh ini dia bocah tengik akhirnya datang ...Ryu ayo kenalkan ini Yuri dan Yuri ini Ryu cucu kakek " ucap rama yang menyadari kedatangan Ryu .


sejenak pandangan mereka bertemu satu sama lain dan


" KAMUU ....?! " ucap Ryu dan Yuri bersamaan..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


TBC ...


__ADS_2