
'ada apa denganku ???
kenapa rasanya panas sekali ??
oh apa karna minuman ? yah pasti ada yang tidak beres dengan minuman yang zeze berikan untukku...
Ryu kumohon selamatkan aku dari laki laki hidung belang ini ...' ucap Yuri tanpa terasa air mata sudah membasahi pipinya .
sementara itu Leon yang sudah mendapatkan rekaman cctv dari hotel itu segera melaporkannya kepada Ryu ,
karna dari rekaman itu terlihat yurika yang di paksa masuk ke kamar hotel oleh zeze dan Diana, dan tak selang berapa lama zeze membawa seorang lelaki ke kamar tersebut dan meninggalkan nya .
Ryu yang mendapatkan laporan itu dari asistennya seketika rahangnya mengeras menampilkan amarahnya , segera Ryu berlari menuju kamar yang sudah di beritahukan oleh Leon .
sementara itu Yuri yang sedang mencoba untuk melepaskan dirinya kini di tarik oleh lelaki itu kembali ke ranjangnya .
di jatuhkanya tubuh Yuri , dan di robeknya baju Yuri sehingga terlihatlah bukit kembarnya yang masih tertutup oleh pakaian dalamnya .
" jangan kumohon jangan lakukan itu !!! pergi kamu ! pergi !!! dasar laki laki b******k !
ucap Yuri mencoba berontak menutupi dadanya dengan tangan yang terikat .
namun bukanya iba semua itu membuatnya tambah bergairah .
lelaki itu mendekatkan dirinya kepada Yuri menjilati leher jenjang Yuri .
" tubuhmu benar benar menggoda " ucap laki laki itu tanpa memperdulikan Isak tangis Yuri .
Yuri mencoba berontak namun tenaganya tidak sekuat lelaki itu .
di gigitnya bahu lelaki itu hingga mengeluarkan darah .
ppllaaaakkkk ... sebuah tamparan mendarat di pipi mulus Yuri sehingga mengeluarkan sedikit darah di sudut bibir Yuri .
" dasar wanita j****g " dan seakan membabi buta lelaki itu mencoba melepaskan paksa bawahan Yuri
__ADS_1
namun sebelum berhasil membukanya tiba tiba pintu di dobrak dari arah luar .
bbraaaakkk....
Ryu yang melihat keadaan yurika dengan pakaian yang sudah di robek , wajah yang penuh dengan air mata dan sudut bibir Yuri yang sudah mengeluarkan darah menjadi naik pitam .
amarahnya memuncak , dia memberikan Bogeman demi Bogeman ke wajah laki laki yang sudah berada di atas Yuri itu .
seketika tubuhnya terlempar karna kerasnya pukulan dari Ryu .
seperti kehilangan akal Ryu memukulnya tanpa henti hingga kini wajah pria itu sudah tidak karuan .
" bos aku rasa lebih baik kau menolong nyonya Yuri , bedebah ini biar aku yang membereskannya ." ucap Leon .
Ryu Yang tersadar akan ucapan Leon segera menghampiri Yuri .
di lihatnya wajah Yuri yang nampak merah karna bekas tamparan sudut bibir yang mengeluarkan darah .
" b******k !! bedebah itu sudah berani melukai istriku !
" ampun tuan ampuni saya tuan saya tidak tau kalau dia adalah wanitamu ." mohon pria setengah baya itu .
Leon pun segera menyuruh bawahannya untuk segera mengeksekusi pria itu .
" tolong aku kumohon tolonglah aku , ini sangat panas " ucap Yuri menarik Ryu agar lebih mendekat kepadanya .
Ryu segera menggendong dan menutupi tubuh Yuri dengan jasnya .
" Leon kau buat pelajaran kedua wanita j****g itu !!!
jangan biarkan siapapun mengganggu Ku ! ." pinta Ryu dan segera keluar dari kamar itu menuju kamar VVIP,nya .
"kenapa panas sekali , tolonglah aku kumohon " pinta Yuri sembari melepaskan jas yang menutupi tubuhnya .
Ryu menelan ludahnya dengan kasar karna sekarang Yuri sedang menggosok gundukan kembarnya ke dada Ryu dan merangkul leher Ryu .
__ADS_1
" sabarlah kita akan segera sampai " ucap Ryu melangkah keluar dari lift menuju kamarnya .
di baringkannya tubuh Yuri di atas ranjangnya, saat hendak melangkah tangan Ryu di tarik oleh Yuri ,
" ahh ini dingin sungguh nyaman , tolong aku kumohon " ucap Yuri yang mulai kehilangan kendali , di bukanya kancing kemeja Ryu dan mulai menyusuri dada bidang Ryu .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
..TBC ...