
" apa kalian sudah selesai " terdengar suara berat seorang laki-laki yang mengagetkan semua yang ada di situ .
" emm sudah tuan " ucap salah satu wanita itu dengan menundukkan dirinya .
Yuri keluar dari dalam kamarnya , Ryu nampak terpesona akan kecantikan Yuri .
Yuri yang mendapatkan tatapan dari Ryu melihat dari atas ke bawah merasa sedikit terganggu
" apa aku terlihat aneh seperti ini ? kenapa kau menatapku seperti itu ? " tanya Yuri
"sangat cantik " tanpa sadar Ryu mengeluarkan kata-kata tersebut.
" apa kau bilang ? cantikkk ??
aku memang sudah cantik dari dulu apa kau baru menyadarinya ? " ucap Yuri sombong 😁
" ya lumayan, kerja kalian lumayan , sekarang kalian boleh pergi " ucap Ryu datar kepada suruhannya itu .
Ryu dan Yuri akhirnya keluar dari apartemen itu menuju hotel yang mengadakan pesta pertemuan itu .
nampak berbagai pasang mata mengagumi akan kecantikan yurika Shen .
Yuri yang mendapatkan berbagai tatapan tajam dari berbagai mata merasa gugup , Ryu yang mengetahui hal itu melingkarkan tangannya di pinggang ramping Yuri ,
berbagai pujian tertuai untuk Yuri yang nampak serasi dengan Ryu .
namun ada juga yang merasa iri dan mencela Yuri ,
" siapa wanita itu ??
dan kemana kekasih tuan Ryu yang seorang model itu ? "
" pasti dia menggunakan cara kotor untuk bisa menjadi pasangan tuan Ryu malam ini , ciihhh dasar wanita j***Ng ."
dan masih banyak lagi hujatan yang di lontarkan untuk Yuri .
' apa yang kau harapkan Yuri ? mengharapkan Ryu akan mempublikasikan ke media bahwa kamu ini adalah istrinya ???
ingin rasanya ku robek robek itu mulut nenek lampir " batin Yuri yang geram akan setiap wanita yang menatapnya dengan benci .
semua orang penting dan orang terpandang berkumpul di situ , Yuri yang merasa lapar karna memang sedari tadi siang belum makan, memutuskan untuk berlalu meninggalkan Ryu menuju pantry ,
di lihatnya ada berbagai macam makanan , desert , dan juga minuman .
" hei Yuri kau di sini juga ? " tanya zeze yang menghampiri Yuri .
" oh hai " ucap Yuri malas .
" oh ya aku minta maaf karna perlakuan ibu kemarin terhadap mu sudah keterlaluan ,aku harap kau tidak membencinya bagaimanapun kita masihlah saudara " ucap zeze dengan tampang memelas
Yuri yang melihat itu nampak tidak tega ,
" sudahlah aku sudah tidak mempermasalahkan itu lagi ." ucap Yuri .
__ADS_1
" kalau begitu maukah kau menerima minuman ini sebagai tanda maaf ku dan ibu ? " tanya zeze sembari menyodorkan segelas minuman kepada Yuri .
" emm baiklah " ucap Yuri tanpa curiga ,
di teguknya minuman itu sampai tak tersisa , zeze yang melihat itu tersenyum puas karena sebentar lagi bisa mempermalukan Yuri di depan banyak orang .
tanpa mereka sadari Ryu sudah memperhatikan setiap gerak gerik mereka .
" kalau begitu aku tinggal dulu ya ,selamat bersenang senang " ucap zeze berlalu meninggalkan Yuri .
Ryu menghampiri Yuri ,
Yuri yang sudah merasakan sedikit gerah meminta izin untuk ke toilet ,
" sepertinya aku harus ke toilet sebentar " ucap Yuri
" emm y baiklah , aku tunggu disini " jawab Ryu .
yurika semakin merasa berat di kepalanya pandanganya sudah mulai sedikit kabur , dengan langkah gontai yurika berjalan menuju toilet , sementara itu zeze dan Diana yang sudah melihat Yuri mulai kehilangan keseimbangannya menarik Yuri ke sebuah kamar hotel .
" kamu kenapa Yuri ? "ucap zeze basa basi .
" emm aku aku tidak tau , rasanya sangat panas dan kepalaku pusing sekali " jawab Yuri sembari memegangi kepalanya .
zeze menuntun yurika ke dalam sebuah kamar .
setelah itu zeze menelfon seorang laki-laki untuk melecehkan yurika .
"tolong aku , ini sangat panas , tolong "
" nikmatilah sebentar lagi akan ada yang menolong mu ." ucap zeze sembari tersenyum puas dan meninggalkan Yuri , tak lupa zeze mengunci pintu agar Yuri tidak bisa melarikan diri .
sementara itu Ryu terlihat khawatir karna sudah hampir satu jam yuri belum kembali dari toiletnya .
Ryu akhirnya menyuruh Leon untuk memeriksa cctv yang ada di hotel itu .
tak lama kemudian datanglah seorang lelaki menghampiri Yuri , memandang Yuri dengan penuh nafsu .
" apakah ini wanita yang akan memuaskanku ? "tanya pria itu kepada zeze
" iya nikmatilah dan lakukan tugasmu " ucap zeze sembari meninggalkan mereka berdua .
yurika yang merasakan kehadiran lelaki asing di kamar itu merasa sedikit takut dia memundurkan badanya.
" siapa kamu ??? mau apa kamu kesini ?? " tanya Yuri dengan ketakutan dan dengan nafas yang terengah-engah karna pengaruh obat itu .
sementara pria itu mencoba mendekati Yuri memandangnya dengan penuh nafsu , di lepasnya dasi yang iya pakai untuk mengikat tangan Yuri .
Yuri mencoba untuk berontak .
" jangan mendekat ! jangan !! jangan sentuh aku !! " ucap Yuri mencoba berontak karna pria itu berusaha mengikat tangan Yuri .
" kau semakin membuat ku bergairah " ucap pria itu sembari melepas kancing kemejanya .
__ADS_1
Yuri menggigit bibir bawahnya agar tetap tersadar karna sekarang badanya mulai merasakan hawa panas...
" tolong ...tolong aku ...kumohon siapapun tolong aku ...." ucap Yuri terengah engah mencoba melangkahkan kakinya agar bisa keluar dari kamar itu .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.TBC....
__ADS_1
Jangan lupa like dan vote ya kakak 🤗