Suamiku Sang CEO .

Suamiku Sang CEO .
part 26


__ADS_3

para karyawan menunduk hormat saat melihat kedatangan CEO perusahaan itu .


kedatangan atasannya itu menjadi mood booster tersendiri bagi para kaum hawa di sana , pasalnya siapapun yang melihat ketampanan Ryu pasti akan terpesona di tambah asisten pribadinya Leon yang menambah lengkap keduanya .


namun seketika mereka nampak heran dan takut pasalnya sang CEO yang di dapati belum pernah sama sekali menampilkan senyuman di wajahnya itu kini nampak sedikit tersenyum .


bukanya terpesona namun itu membuat mereka semua merinding ketakutan .


Leon yang menyadari hal itu pun bertanya tanya ada apakah gerangan .?


' ada apa dengan bos ini ?? apa dia sudah salah makan obat hari ini , bisa bisanya dia tersenyum dengan mengerikan atau jangan-jangan ??? dia sudah mulai gila ??


oh God, jika benar begitu tugas negaraku akan semakin berat ' batin Leon sembari menepuk jidatnya


sesampainya di ruangan Ryu Leon akhirnya memberanikan diri untuk bertanya .


" bos apakah ada hal baik yang terjadi hari ini ? " tanya Leon ragu .


" kenapa kau bertanya seperti itu ? jawab Ryu


" kau tersenyum dengan menakutkan bos " ucap Leon dengan menghembuskan nafasnya berat.


sesaat Leon berpikir , bukankah kemarin tuan mudanya itu menghadiri pesta bersama istrinya ?


atau jangan-jangan mereka berdua sudah ...? batin Leon .


" iya aku dan gadis bodoh itu sudah melakukannya ." ucap Ryu seakan mengetahui apa yang di pikirkan Leon tanpa mengalihkan pandangannya dari berkas berkas di depannya .


" bagaimana bisa ?" tanya Leon


" bisa lah dia kan istriku , makanya carilah pasangan agar kau itu tidak selalu bermain sendiri" sindir Ryu .


'memangnya gara gara siapa aku masih jomblo di usiaku yang sudah matang ini jika bukan gara gara kau yang selalu membuatku lembur bekerja hiks hiks ....' batin Leon .


" Leon apa menurutmu aku harus mengawasi regina ? " tanya Ryu yang mulai ragu .


pasalnya setelah Ryu melakukan Morena dengan Yuri ,dia kembali mengingat dulu sewaktu melakukannya dengan regina, rasanya sangat berbeda dengan saat melakukan dengan Yuri bahkan tidak ada bercak darah yang regina tinggalkan.


bahkan regina tidak mengeluhkan sakit seperti Yuri .

__ADS_1


karna waktu itu mereka melakukanya saat Ryu sedang mabuk .


" itu terserah kau saja bos , aku tidak ingin terlalu ikut campur " ucap Leon datar , karna dirinya sudah lama mengetahui bahwa regina bermain di belakang Ryu dengan banyak laki laki ,namun Leon memilih untuk diam .


" kau tempatkan dua mata mata di Itali untuk mengawasi regina dari jauh " ucap Ryu mantap


" ok bos " Leon segera memerintahkan bawahan terbaiknya untuk terbang ke Itali .


' aku harap sekarang matamu itu terbuka bos , dia bukanlah wanita baik baik ' batin Leon .


sementara itu Yuri yang mendapatkan kabar dari ayahnya bahwa kakeknya terkena serangan jantung langsung menghubungi Ryu untuk meminta izin menyusul ayahnya ke Paris .


malam harinya mereka langsung terbang ke Paris untuk memastikan keadaan kakek Yuri di sana .


sesampainya di rumah sakit Yuri memeluk tubuh kakeknya itu .


" kakek, bagaimana keadaan kakek ? apa sudah baikan ? tanya Yuri mengelus pergelangan kakeknya yang sudah sangat tua itu .


" baik sayang ?


bagaimana denganmu ?


apa dia baik padamu ? " tanya kakek Yuri .


" emm...Yuri sangat baik kek , mas Ryu sangat menyayangi ku ,dia juga sangat baik kepadaku , aku beruntung bisa menikah dengan laki-laki sebaik dia kek , terimakasih karna telah mempertemukan kami " ucap Yuri yang tak mau membuat kakeknya kepikiran itu .


" cepatlah kau berikan cicit untuk kakek , aku ini sudah sangat tua , aku ingin melihat cicit cicitku sebelum aku pergi menyusul nenekmu " ucap kakek Yuri yang menginginkan cicit dari Yuri .


Yuri yang di berikan pertanyaan itu sontak langsung membuat wajahnya memerah menahan malu .


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


..TBC...


Jangan lupa like komen dan vote nya ya kakak kakak tersayang .🤗


selamat membaca .

__ADS_1


__ADS_2