Suamiku Sang CEO .

Suamiku Sang CEO .
part 49


__ADS_3

...🌷🌷🌷🌷 * Happy reading * 🌷🌷🌷🌷...


" uhhukk ..... uhhukk ....uhhukk ...."


Ryu segera mengambil minuman di sebelahnya dan menenggaknya sampai hanya tersisa sedikit .


" ada apa ? " tanya Yuri .


" em ... tidak apa-apa honey aku hanya tersendak" jawab Ryu mencoba menutupi .


Yuri yang mengetahui bahwa Ryu sedang berbohong kepadanya hanya tersenyum menahan tawa .


sejujurnya yuri menaruh banyak sekali bubuk cabai ke dalam nasi gorengnya karna kesal .


dia mengetahui bahwa Ryu tidak suka dengan makanan pedas .


wajah Ryu penuh dengan peluh keringat akibat menahan pedasnya nasi goreng itu .


dia harus tetap terlihat keren di depan istrinya sebisa mungkin .


" kenapa tidak di habiskan ? apa masakan ku tidak enak ? " tanya Yuri .


" em..t..tidak honey , masakan mu sungguh sangat lezat , aku akan menghabiskan nya. " jawab Ryu kembali memasukan nasi goreng itu ke dalam mulutnya .


' pedas pedas dah tu mulut elu ha ha ha ' batin Yuri yang tertawa melihat ekspresi Ryu saat sedang menahan pedasnya makanan itu .


tak selang berapa menit makanan itu akhirnya habis ....


melihat wajah Ryu yang sudah di penuhi keringat dan matanya yang tampak memerah akibat rasa pedas itu membuat Yuri ingin tertawa , namun di tahannya sebisa mungkin .


Yuri berjalan mendekati Ryu .


" apa AC dalam ruangan ini mati ??? kenapa keringatmu banyak sekali ?? " Yuri mencoba berpura pura bertanya .


' ini karna masakan mu sayang.... ya ampun ketampanan ku pasti akan luntur karna keringat ini ....kalau saja bukan dirimu pasti sudah ku lempar makanan ini untuk Leon . ' batin Ryu


" em ....mungkin saja , nanti akan aku suruh Leon untuk memperbaikinya . " jawab Ryu .


" oh baiklah kalau begitu aku pulang dulu , besok aku akan datang kembali" ucap Yuri sembari berlalu meninggalkan Ryu .


setelah memastikan Yuri sudah benar-benar keluar dari kantor itu Ryu segera meminta pertolongan kepada Leon .

__ADS_1


" LLLEEOOONNN ....!!!!! " teriak Ryu dari dalam ruangan .


Leon yang mendengar teriakan dari dalam ruangan bosnya itu segera masuk ke dalam .


" ya bos ada apa ? " tanya Leon .


" tolong ....tolong ... ambilkan air es yang banyak , cepat !!! " pinta Ryu sembari mengipasi mulutnya dengan tangan .


Leon yang melihat wajah bosnya sudah nampak memerah dan dengan keringat yang cukup banyak , tanpa banyak bertanya langsung mengambilkan air es untuk bosnya itu .


Ryu langsung menenggaknya sampai tak tersisa, namun satu gelas saja tidak cukup untuk menghilangkan rasa pedas itu , diapun menyuruh Leon untuk mengambilnya kembali .


gelas ke dua gelas ke tiga masih belum cukup untuk menghilangkan rasa pedas itu sampai akhirnya Leon membawanya sebanyak satu galon penuh air es itu .


" silahkan bos " ucap Leon sembari meletakan galon itu di atas meja .


namun seperti sedang kesetanan Ryu langsung meraih air dalam galon itu .


Leon yang melihat itu hanya berdiri mematung .


setelah di rasa sudah mendingan Ryu menyenderkan punggungnya di kursi kebesarannya .


" apa kau baru saja maraton bos ? dan ada apa dengan bibirmu itu ?


" apa kau ini sudah bosan bekerja Leon ?


dan memangnya ada apa dengan bibirku " tanya Ryu sembari meraba bibirnya .


Leon yang mendapatkan pertanyaan itu segera mengambil cermin .


dan saat Ryu melihat dirinya di pantulan cermin itu sontak terkejut .


pasalnya kini bibirnya seperti telah melakukan operasi implan bibir .


" oh God wajah tampan ku ..... ini sangat terlihat aneh Leon ..dia pake apa sampai membuat bibirku seperti ini astaga " ucap Ryu melihat bibirnya yang merah dan Jontor .


" kau memiliki kemajuan bos bisa membuat nyonya sangat bersemangat mencium mu . " ucap Leon .


Ryu yang mendengar perkataan Leon langsung melempar Leon dengan sebuah buku tebal .


bbbuuukk .....

__ADS_1


" ini gara gara makan siang ku dasar kau b***sat , kalau ini gara gara ciumannya aku pun akan rela tiap hari bibirku seperti ini " ucap Ryu .


Leon yang melihat tingkah bosnya itu hanya geleng-geleng kepala.


sementara itu Yuri terus saja tertawa terbahak-bahak sesaat setelah keluar dari kantor itu , mengingat ekspresi wajah Ryu menahan pedas membuatnya tertawa tanpa henti .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.** **TBC ....😊

__ADS_1


Selamat hari raya idul adha untuk kalian yang merayakannya .....❤️**


__ADS_2