
...🌷🌷🌷🌷 * Happy reading * 🌷🌷🌷🌷...
" aku akan mandi dulu " ucap Ryu di telinga Yuri .
blush.... wajah Yuri seketika memerah udara seketika berubah terasa panas .
jantung Yuri berpacu dengan sangat cepat .
Yuri mencoba mengatur irama detak jantungnya .
" haisss apa yang kau pikirkan Yuri dia hanya akan mandi kenapa otakmu mesum sekali membayangkan yang tidak-tidak " batin Yuri ....
pikiran Yuri berkelana membayangkan betapa menggodanya tubuh atletis Ryu yang sedang terguyur oleh air .
tak terasa Yuri menelan ludahnya dengan kasar saat membayangkan hal tersebut.
Yuri duduk di tepi ranjang mencoba menstabilkan irama detak jantungnya dan menghilangkan segala pikiran mesumnya .
" ck .. dasar aku bisa bisanya ini otak mesum " batin Yuri sembari membuang bayang bayang itu .
Yuri mencoba berbaring untuk memejamkan matanya , dia benar-benar lelah hari ini .
namun rasa lelah yang mendera tak lantas membuatnya mudah terlelap .
pikirannya kini tertuju pada anaknya , ada rasa sedikit khawatir membiarkan orang lain menjaga buah hatinya saat ini , namun apa daya karna semua ini adalah perintah Ryu , dia juga harus fokus agar dirinya secepatnya pulih kembali .
ada banyak yang harus di persiapkan untuk kedepannya , dia harus bisa berkerja nantinya saat sudah bercerai dengan Ryu .
hah....tidak pernah terpikirkan olehnya dia akan mendapatkan gelar seorang janda di usianya yang masih muda .
impiannya untuk menikah dengan orang yang dia cintai dan bersama mengarungi bahtera cinta hingga maut memisahkan kandas sudah hanya dengan perjodohan yang tidak pernah dia duga selama ini ..
konyol memang , selama ini dia selalu setia dengan dirinya sendiri , skenario yang dia bayangkan sendiri sebelum menikah akan bertemu dengan laki laki yang mencinta nya , berpacaran , merencanakan masa depan ,saling mencintai lalu menikah , punya anak dan hidup bahagia selamanya bersama keluarga kecilnya kini hanyalah sebuah bayangan .
lamunannya buyar tak kala terdengar suara pintu terbuka .
terlihat Ryu melangkah dengan hanya memakai handuk yang terlilit di pinggangnya membuat dadanya terekspos dengan sempurna ,
__ADS_1
rambutnya yang basah menambah kesan tersendiri untuk Yuri .
tanpa Yuri sadari kini Ryu sudah berada tepat di depannya .
" apa kau ingin menyentuhnya ?? " tanya Ryu .
blush ..... wajah Yuri seketika terasa panas .
"a ... apa yang kau katakan " jawab Yuri dengan membuang mukanya untuk menyembunyikan rasa malunya .
Ryu hanya tersenyum melihat tingkah laku Yuri .
Ryu duduk di tepi ranjang itu tiba-tiba Ryu meraih kaos yang di gunakan oleh Yuri dan sedikit membuka nya ke atas .
sontak hal itu membuat Yuri kaget.
" apa yang kau lakukan ??? " tanya Yuri mencoba menahan tangan Ryu .
" apa yang kau pikirkan ?? aku hanya akan menggantikan perban mu ....apa kau menginginkan yang lain??
akan aku lakukan dengan senang hati jika kau mau " ucap Ryu menggodanya .
bisakah kau memakai baju dan celana mu ?
kau akan masuk angin kalau seperti itu " ucap Yuri.
" apa kau sedang menghawatirkan aku ? " tanya Ryu dengan nada menggodanya .
" tidak , hanya saja ada banyak sekali setan di sini , nanti kau ketempelan kalau kau hanya memakai handuk seperti itu ." ucap Yuri
" benarkah ???? " Ryu merasa bingung .
hiss dasar kalau kau ketempelan setan kau bisa memakan ku habis malam ini 🤦🤦
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.TBC .....🤗 kayaknya malah Abang Ryu yang bakal di makan sama si Yuri deh kalau kelamaan tu roti sobek di adepin apalagi gondal gandul di balik tu anduk nya Abang aduuuhhh 😆