
Diana yang tiba-tiba mendapatkan cengkraman di lehernya merasa terkejut dan ketakutan begitu juga dengan zeze anaknya.
" a..a..apa maksud kamu Ryu ?
aku tidak melakukan apapun ." jawab Diana dengan terbata bata karna cengkraman di lehernya .
" aku tidak suka mengulangi pertanyaan ku !! " jawab Ryu dengan tatapan yang mematikan .
" hiks...hiks...kak cukup kak jangan seperti itu ibu bisa mati kehabisan nafas ." mohon zeze dengan mengguncang lengan Ryu sambil menangis .
namun seolah sudah terbakar amarah Ryu tidak menggubris zeze,
Leon yang berada di belakang Ryu pun hanya menyaksikan tanpa mau ikut campur.
Ryu pun melempar tubuh Diana hingga jatuh tersungkur .
"uhuk...uhuk...uhuk...apa kamu mau membunuh ibu mertuamu sendiri Ryu ...uhuk .. uhuk...." ucap Diana yang hampir kehabisan napas .
Ryu pun melemparkan semua berkas bukti kejahatan Diana beserta foto fotonya .
Diana yang terkejut akhirnya membuka berkas berkas tersebut melihatnya satu persatu , dan seketika wajahnya memucat .
" dari mana kau dapatkan ini semua ?? " tanya Diana .
" itu tidak penting dan INGAT !!!!
Sekali lagi kau menyentuh dan menyakiti istriku akan ku hancurkan keluarga mu berkali lipat !!! " ucap Ryu sembari mencengkram kedua pipi Diana .
Diana pun terduduk dengan lemas mendengar penuturan Ryu .
bagaimana mungkin Ryu bisa mendapatkan semua bukti bukti itu sementara dirinya sudah menutup rapat informasi itu .
bahkan dari pihak kepolisian pun enggan untuk membahas masalah itu .
Ryu dan Leon akhirnya pergi meninggalkan Diana dan zeze yang masih tersungkur lemas .
" bagaimana ini Bu, zeze takut hiks.. " ucap zeze yang ketakutan akan ancaman dari Ryu .
" ini semua karna anak ja**Ng itu !!
aku gak akan biarkan dia hidup dengan tenang " ucap Diana dengan geram .
__ADS_1
Ryu dan Leon kembali ke kantor ,Ryu merebahkan badannya di kursi kebesarannya ,
Ryu menarik nafasnya dan menghembuskanya dengan kasar .
'kenapa aku jadi perduli dengan gadis bodoh itu ?
kenapa rasanya tidak ingin ada yang menyakitinya ? Aarrrgghhh ....
ini pasti karna dia adalah barangku .
ya dia adalah barangku ,miliku .
dan aku paling tidak suka mainanku di usik .' batin Ryu yang mencoba menepis perasaannya .
Ryu akhirnya memutuskan untuk menelfon regina untuk sekedar melepas penat karna semenjak kepergiannya ke Itali regina tidak pernah memberi kabar kepada Ryu ....
" H...h..halo sayang " suara wanita dari seberang telfon .
" halo sayang , kenapa kau tidak memberi kabar kepadaku ? aku sungguh merindukanmu ." balas Ryu .
" a..a..aku juga merindukanmu sayang ,,,ma..maaf sayang aku langsung sibuk dengan pemotretan ku agar aku bisa menyelesaikanya dengan cepat dan cepat kembali kepadamu " ucap regina dengan terbata bata .
"sayang are you ok ? " tanya Ryu yang mendengar suara regina yang terbata bata .
Ryu pun segera menepis pikiran negatifnya terhadap regina .
sementara itu regina yang berada di dalam hotel sedang melakukan aksi panasnya dengan kekasih gelapnya itu .
" enmm ...akhhh...baby kenapa kamu gak tinggalin Ryu saja , aku bisa memberikan fasilitas lebih kepadamu " ucap pria itu di sela kegiatan panasnya .
" enmm... sayang akkhhhh...sabar ya aku masih membutuhkannya untuk bisa merebut perusahaan nya , setelah perusahan dan kekayaannya berpindah ke tanganku aku pastikan aku hanya akan menjadi milikmu ....emm ...akkhhh ...sayang kamu begitu nikmat ...." balas regina tanpa menghentikan aksinya itu .
" sayang aku sudah tidak tahan ahh...oh....f**k..kamu memang nikmat ."
" kita bersama baby ahh...ahhh...aargghhhh...."
mereka pun mengerang bersama mengakhiri kegiatan panas mereka .
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.TBC ....😁