
" ho ho ho apa kalian sudah saling mengenal?" ucap Kakek Rama.
"TIIDAAKK! MANA MUNGKIN AKU MENGENAL DIA ??"ucap Yuri dan Ryu bersamaan .
"hahahaha kalian memang benar benar cocok " ucap kakek Ryu tertawa .
'apakah ini tuan muda yang akan di jodohkan dengan Yuri ?? ternyata sangat tampan ....
lihat saja Yuri aku akan merebutnya darimu " senyum seringai terulas di bibir zeze .
"sudah sudah mari kita duduk kita bicarakan setelah makan malam" kakek Rama.
"Leon kau juga kemari ikut duduk dan makan malam bersama kami " tambah kakek Rama .
" tidak usah tuan besar saya di sini saja " ucap leon dengan datar.
'oh tuan besar kau membawaku dalam masalah , Lihatlah tatapan tajam anakmu itu ..
aku lebih baik tidak makan dari pada harus kehilangan gajiku" batin Leon yang takut melihat tatapan tajam dari bosnya itu .
"hais kau sama saja dinginnya dengan anak tengik ini " ucap kakek Rama .
merekapun melangsungkan makan malamnya dengan khidmat sampai akhirnya kakek Rama yang sudah menyudahi makanya mulai membuka percakapan .
"Ryu Yuri pernikahan kalian akan di laksanakan lusa ,jadi untuk seminggu ini kalian pergilah untuk mempersiapkan pernikahan kalian ." ucap kakek Rama
" uhukk uhuukk uhuukk ....." Yuri dan Ryu bersamaan
"Yuri apa kau baik baik saja ?" ucap kakek Rama sambil menyodorkan minuman ke Yuri .
"maksud kakek aku harus menikah dengan laki laki sombong ini ????" tanya Yuri
" apa kau pikir aku mau menikah dengan gadis bodoh sepertimu?? "tambah Ryuu masih dengan tatapan dinginya.
__ADS_1
"hahaha kau bahkan tau kalau anakku ini sombong dan dingin melebihi kutub " tawa kakek Rama dan Rio .
"tidak ada yang boleh membantah omonganku ,dan semua perintah q adalah mutlak " ucap kakek Rama dengan mode serius.
seketika hawa dingin menyelimuti ruang makan tersebut sementara Ryu yang sudah mengetahui sifat kakeknya itu hanya duduk santai dengan tatapan datarnya ,
Yuri pun berglidik saat melihat kakek Rama dalam mode serius
'ternyata gak cucu gak kakek sama sama dinginya ...oh tuhan biasakan aku hidup di antara orang-orang yang menyebalkan ini ???batin Yuri.
'lihat saja gadis bodoh ini adalah awal penderitaan mu ,sejauh mana kau akan bisa bertahan .." senyum sinis dari bibir Ryu
Ryu merupakan seorang yang di kenal kejam dan juga dingin ,dia di hormati oleh seluruh pebisnis baik dari kalangan menengah maupun kalangan atas .
di usianya yang masih muda dia sudah bisa memegang kendali seluruh aset perusahan yang di wariskan untuknya dari sang kakek, bahkan sekarang dia sudah bisa membangun perusahan sendiri di berbagai bidang dari mulai bidang kuliner , perhotelan , pariwisata , ekspor impor alat transportasi baik udara laut dan juga daratan ,serta masih banyak lagi lainnya.
karena tampang nya yang masih muda dan juga kekayaan yang tidak tertandingi sering kali mengundang banyak penjilat uang yang mendekatinya dengan alasan kerja sama .
sang ayah dari Amerika dan sang ibu dari Jepang .
tapi Ryu lebih senang tinggal dengan kakeknya di Jakarta karena sedari kecil dia dekat dengan sang kakek .
makan malam telah usai , keluarga Yuri pun meminta undur diri untuk pulang karna hari sudah semakin malam ...
" baiklah kalau begitu , terimakasih untuk jamuan makan malamnya " ucap kakek Yuri .
" Ryuu kau antar Yuri pulang karna sudah malam " ucap kakek Rama .
" bukankah mereka datang bersama lantas kenapa bocah bodoh ini harus aku yang mengantarkan " ucap Ryu kesal
" RYUUU ....! " tatapan tajam dari sang kakek
" oke oke baiklah hanya untuk kali ini saja " ucap Ryu dengan malasnya .
__ADS_1
' *siapa juga yang mau di antar sama orang sombong kaya situ dasar ...' batin Yuri
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC*....
__ADS_1