Suamiku Sang CEO .

Suamiku Sang CEO .
part 56


__ADS_3

...🌷🌷🌷🌷 * Happy reading * 🌷🌷🌷🌷...


dengan perlahan mereka masuk ke dalam ruangan itu .


tampak ada satu bayi mungil dengan berbagai peralatan yang menempel di tubuhnya .


deg ..... seketika jantung Yuri berpacu lebih cepat .


" apa ini anakku ??? " tanya Yuri dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca .


" ya itu anak kita " jawab Ryu .


" ada apa ini ??? kenapa banyak sekali alat yang menempel pada tubuhnya ??? dan kenapa dia tidak membuka matanya ,??? "tanya Yuri .


" jawab Ryu !!! dia kenapa ? " tambahnya .


Yuri mencoba menahan tangisnya di depan Ryu .


ingin rasanya dia mendekap wanita yang ada di depannya sekarang , menjadi tempat bersandar baginya , menjadi penenang baginya namun badan ini rasanya sulit sekali untuk meraihnya .


hanya ada rasa bersalah dan bersalah , seandainya dirinya tidak pergi malam itu mungkin tidak akan ada kejadian seperti ini .


" dia koma honey " jawab Ryu singkat .


" apa ini karena bisa ular itu ? " tanya Yuri .


Ryu hanya terdiam tanpa menjawab pertanyaan Yuri .


ingin rasanya Yuri menangis untuk mengeluarkan segala beban dalam hatinya .


dirinya kini harus melihat buah hati tercinta dalam keadaan tidak berdaya karna kecerobohan nya .


Yuri menghampiri tubuh mungil itu , di genggamnya jemari yang sangat mungil itu .


" halo sayang ,,, ini mamah , maafkan mamah sayang maaf karna mamah ceroboh kamu jadi seperti ini ., kamu harus kuat ya sayang mama janji seterusnya bakal jaga kamu dengan baik " ucap Yuri menciumi tubuh mungil anak itu .


Yuri sebisa mungkin menahan tangisnya , dia memang tipe orang yang ceria , dia hanya mampu meluapkan segala emosi hatinya dengan orang yang dia anggap adalah tempat ternyaman untuknya .


sesak rasanya dada Ryu melihat mereka berdua, jika saja bisa di gantikan mungkin dia akan menukar dirinya untuk anaknya .


Yuri meminta Ryu mengantar dirinya kembali ke kamar rawat, rasanya sudah tidak bisa tertahankan melihat anaknya yang tidak berdaya seperti itu .


" kau bisa keluar sekarang ,aku ingin waktuku sendiri . " ucap Yuri saat sudah sampai di kamar rawatnya .

__ADS_1


Ryu yang memang mengerti kondisi Yuri saat ini memilih untuk keluar dari ruangan itu .


" jika butuh sesuatu panggilah aku " ucap Ryu sembari meninggalkan Yuri .


tangis yang sedari tadi Yuri tahan kini sudah tidak terbendung lagi .


Yuri menangis sejadinya mengeluarkan segala emosi dalam hatinya .


" kenapa ... hiks kenapa harus seperti ini Tuhan hiks ... hiks.... kenapa !!!! " tangis Yuri .


Ryu yang mendengar tangis Yuri hendak masuk ke dalam namun di cegah oleh Vian .


" biarkan dia sendiri , dia mungkin masih belum bisa menerima semua ini . " ucap Vian .


" apa segitu tidak nyamannya kau denganku Yuri ???


sampai aku gak bisa jadi sandaran mu ??? " batin Ryu .


sementara itu Alex yang sudah menemukan siapa orang yang sudah memasukan ular king kobra ke dalam rumah Ryu itu memutuskan untuk membawanya ke markas bawah tanah untuk melancarkan aksinya .


dia menelfon Ryu untuk segera ke markasnya .


tanpa menunggu lama Ryu langsung pergi menuju markas milik Alex .


mengingat bahwa mungkin ada seseorang yang sedang mengincar mereka .


darah segar berceceran di sepanjang lorong menuju ruangan milik Alex .


setibanya di ruangan itu Ryu duduk dan menyalakan rokoknya menikmati pemandangan di depannya dimana orang yang berani mengusik hidupnya kini sudah di hajar sampai babak belur oleh Alex .


" aku hanya akan bertanya satu kali ."


siapa yang menyuruhmu ! " tanya Ryu


" hah jangan harap kamu bakal mengetahuinya " ucap orang itu dengan remeh .


Ryu memotong satu jari orang itu ...


" akkkhhhhhh ......!! " teriak orang itu kesakitan .


" akh aku tetap tidak akan memberitahu mu " ucap orang itu .


di potongnya lagi jari keduanya .

__ADS_1


" akkkhhhhhh !! sakit !! "


" lepaskan a.. k.... akkkhhhhhh TIDAK k k k sudah cukup tolong !!! " teriak orang itu saat Ryu memotong jari ketiganya .


"semakin kau membuang waktuku semakin habis jari jarimu" ucap Ryu ....


" lepas to Lo n ...... akkkhhhhhh tidak....tidak .... tidak ....tolong lepaskan !!!! akkkhhhhhh dia perempuan aku tidak tau namanya " ucap orang itu kesakitan saat Ryu sudah memotong jari keempatnya .


" siapa ! " tanya Ryu .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.TBC .....🤗


__ADS_2