
" bysa aja dong kagetnya ..... iya gue udah Nikah , semua karna perjodohan kakek ," jawab Yuri .
" terus terus gimana suami Lo ganteng gak ?
masih muda ? apa udah tua ?
namanya siapa ?
terus apa kalian ini udah saling kenal ?
oh ya oh ya emm rasanya gimana malam pertama kalian hmm hmm ?? tanya dita tanpa henti .
Yuri pun hanya menggelengkan kepalanya pusing karna kecerewetan sahabatnya itu .
'malam pertama apaan bahkan kita belum melakukannya ,,,," batin Yuri yang di tanya masalah malam pertama oleh dita .
" dia itu jelek dan lagi galak suka sekali mengurungku di rumah ,apartemen, hotel bahkan di rumah sakit , dan lagi dia itu sombong dan juga dingin sekali melebihi kutub " ucap Yuri dengan nada mengejeknya .
tanpa Yuri sadari ada sepasang telinga yang tengah mendengarkan perbincangan mereka .
Ryu yang merasa sedang di bicarakan akhirnya melangkahkan kakinya masuk ke dalam.
" siapa yang kau sebut pria sombong hah !? " tanya Ryu dengan nada yang menekan .
" enmm itu ...itu.. itu petugas kebersihan rumah sakit ya petugas rumah sakit. benar kan ta" jawab Yuri dengan gagap sambil menyenggol lengan sahabatnya itu .
sementara dita tidak menggubris pertanyaan Yuri , kini dia tengah terperangah terpesona akan pandangan di depan matanya itu,
tanpa Dita sadari mulutnya menganga mengagumi sosok laki laki di depannya itu .
" sungguh pemandangan yang sangat mempesona " ucap dita sambil mengulurkan tangannya kepada Ryu ,tanpa menghiraukan yuri.
" halo aku Dita sahabat Yuri " ucap Dita dengan senyum mengembang dari wajahnya .
" Ryu suami Yuri ." jawab Ryu dengan nada menekan tanpa membalas uluran tangan dari Dita.
" oh tuhan Yuri,,, kau bilang keajaiban tuhan di depan kita ini jelek , sepertinya kau harus memeriksakan matamu itu " ucap Dita sambil terus tersenyum tanpa mengalihkan pandangannya dari Ryu .
" dasar kau jomblo akut " tonyor yuri kepada Dita.
" oh ya ada apa kau kemari ?
apa dirimu tidak cukup sibuk untuk mengurus ku ? " tanya Yuri kepada Ryu sembari melangkahkan kakinya menuju ranjang pasiennya .
__ADS_1
" hari ini kau sudah boleh pulang , jadi aku akan mengantarmu pulang " jawab Ryu dengan datar .
" aku bisa pulang sendiri , kau kembalilah ke kantor " balas Yuri
" apa yang akan kakek ucapkan jika melihat cucu menantu kesayangannya pulang dari rumah sakit tanpa suaminya , jangan membuat masalah ! "
ucap Ryu
sejenak Yuri berfikir akan ucapan Ryu ,
lalu Yuri pun segera berkemas untuk langsung pulang ke apartemennya .
sesampainya di apartemen dita yang ikut mengantar Yuri pulang akhirnya pamit untuk pulang karna hari sudah sore .
" uuuhhh akhirnya aku bisa istirahat ,,, kasurku aku sungguh merindukanmu ..." ucap Yuri sambil meregangkan otot-otot tubuhnya yang terasa kaku dan berguling ke sana kemari di atas kasurnya .
Ryu yang melihat tingkah laku Yuri hanya menggelengkan kepalanya .
Ryu melepas jas yang di kenakanya ,melepaskan kemeja dan juga celananya sehingga terekspos lah otot perutnya yang kotak kotak itu .
Yuri yang melihat Ryu kini hanya mengenakan celana boxernya nampak terkejut .
" hei hei hei apa yang kau lakukan ??
Ryu yang melihat wajah memerah dari Yuri timbulah ide untuk mengusili Yuri .
Ryu mendekati Yuri ,
" apa kau menginginkan nya ??? kau bisa menyentuhnya jika kau mau " ucap Ryu dengan nada menggoda dan meletakan tangan Yuri di perut sixpack nya .
Yuri yang mendapati tanganya sudah memegang roti sobek itu membuat wajahnya kembali memerah .
Yuri pun menarik kembali tanganya
" apa yang kau lakukan dasar mesum !" ucap Yuri sembari memukul Ryu dengan bantal .
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.TBC...😁