Sunshine

Sunshine
Bab 12 - part 2


__ADS_3

Pagi itu, Ka Hans masuk menghampiri aku dan Ka Sandra yang baru saja selesai membersihkan badanku.


“Wahh... adik cantiknya Kakak udah wangi, nih,” sapa Ka Hans sambil melemparkan senyuman kepadaku.


“Iya dong, emang Ka Hans. Belum mandi ya, De?” ujar Ka Sandra meledek Ka Hans sambil tersenyum.


“Biarin, yang penting wangi. Daripada Ka Sandra ya, De? bau asem,” balas Ka Hans sambil ketawa.

__ADS_1


“Iihh Kakak apaan, sih!" ujar Ka Sandra cemberut sambil melangkah menuju kamar mandi untuk menyimpan barang-barang yang dipakai untuk membersihkan tubuhku tadi.


“Yahh... marah dia.” Ka Hans tersenyum. “De, sekarang waktunya makan sama minum obat ya, Sayang!” ujar Ka Hans sambil menyiapkan makanan yang berada dalam suntikan besar, dan obat yang ada di suntikan kecil. Yang nantinya akan dimasukan ke tubuhku lewat selang NGT dan selang infus.


Senang rasanya melihat Ka Hans dan Ka Sandra bercanda seperti tadi, rasanya ingin sekali ikut bercanda bersama mereka, sesuatu hal sepele yang sudah jarang sekali terjadi di antara kita.


Namun keadaanku membuat keinginan itu hanya menjadi angan saja. Jangankan untuk becanda, untuk makan bahkan membersihkan badan pun aku sudah tidak bisa melakukannya sendiri.

__ADS_1


“Hey... ko kamu nangis?” tanya Ka Hans.


Mendengar itu, Ka Sandra yang baru saja keluar dari kamar mandi langsung berjalan menghampiriku dan duduk di sebelah kiri tempat tidurku.


“Kakak yakin kamu kuat, De!” ujar Ka Hans sambil menghapus air mata di pipi sebelah kananku.


“Kakak tau kamu hebat,” ujar Ka Sandra sambil menghapus air mata di pipi sebelah kiriku.

__ADS_1


Secara bersamaan kedua Kakakku mencium keningku. Ka Hans mencium kening kananku, sedangkan Ka Sandra mencium kening kiriku. Air mataku kembali menetes, aku tidak bisa menyembunyikan kebahagiaan di balik ketidakberdayaanku ini. Saat menyadari aku memiliki kedua Kakak yang sangat baik padaku dan selalu ada untukku.


***


__ADS_2