
lughas hanya menatap ku aku menunduk kan kepala ku dan berfikir ya sejak kapan wanita bayaran seperti ku bisa menentukan tempat, tetapi tidak kusangka lughas tiba tiba membawa ku ke suatu kamar dan mengunci nya lughas segera mencium ku ciuman ini sangat lembut saat seperti ini aku bisa melihat mata nya yang selalu dingin menjadi sangat lembut seperti nya dua orang kaya ini sangat bergantung pada tubuh ku
"natasha apa kamu ingin aku memuaskan mu"
"sejak kapan tuan lughas tidak bisa memuas kan ku"
__ADS_1
aku tersenyum sambil memandang nya lughas tersenyum licik pada ku, dari awal aku bertemu dengan nya dia sangat lihai dan hebat dalam bermain sex aku sudah tahu pasti banyak wanita yang telah dia tiduri lughas menerjang ku dan mencium semua bagian tubuh ku lalu menuju ke selangkangan tubuh ku bergetar dan lemas seketika lughas melakukan oral sex tubuh ku semakin bergetar hebat setelah puas bermain main dia langsung memasuki ku
"ahhh....mhhhhmm"
lughas terus memompa dengan kuat dan sambil berkata
__ADS_1
"ya,...ahhhhh...mhhhmmm."
lughas sangat kuat, sehingga membuat ku melayang layang di atas awan aku belum pernah merasakan sex yang begitu indah seperti ini apa aku menyukai lughas. Saat aku berfikir seperti itu aku langsung menolak pikiran ku dan berkata pada hati ku wanita seperti ku tidak mungkin mendapat kan cinta dari seorang lughas , saat akan mencapai puncak klimaks kami saling berkeringat dan tubuh kami menempel dengan sangat dekat hingga bisa merasakan suhu panas tubuh masing masing , lughas sudah mengeluar kan nya dan memeluk ku dengan sangat erat kami mandi dan memakai pakaian kami aku keluar bersama lughas saling bergandengan tangan lughas memeberiku kartu ATM platinum yang uang di dalam nya cukup banyak aku berfikir bahkan untuk tidur dengan pacar ku pun aku tetap harus menghasil kan uang aku sungguh wanita yang kotor, aku menolak kartu itu dan lughas berbicara pada ku untuk tidak menolak aku memasuk kan kartu itu di dompet ku tetapi aku tidak berani memakai uang ini aku selalu memakai uang hasil kerja ku, lughas mengantar ku pulang dan saat malam mami menelpon ku lagi dia mengingatkan aku untuk segera datang ke club exside aku hanya berkata oke lalu mematikan sambungan telpon aku berdan dan dengan sangat tebal supaya tidak ada yang mengenal ku disaat seperti itu aku sampai di club exside dan mami memperkenal kan 3 wanita tunasusila seperti ku kepada ku kami ber 4 akan menemani orang kaya itu bermain di ruang VIV aku memasukki ruangan itu bersama 3 wanita lain nya saat aku masuk langsung ada orang yang menunjuk ke arah ku dan 3 orang lain nya di pilih oleh yang lain aku duduk di sebelah nya dan memegang burung nya sudah sangat bengkak seperti nya orang ini sudah tidak sabar ingin melakukan nya
"ayo sayang mulai aksi mu " kata pria yang di sebelah ku, aku beralasan akan ke toilet sebentar dia mengizin kan ku tetapi tidak boleh membuat nya menunggu lama aku pergi ke toilet dan melihat wajah ku di cermin sangat tebal tertutup oleh make up.
__ADS_1
aku ingin menghapus nya dan mencuci nya tetapi aku sadar tidak boleh aku harus kembali ke tempat tadi setelah aga lama aku kembali terlihat wajah pria tadi tidak senang saat melihat aku kembali terlihat wajah senang nya dan segera memanggil ku kemari kami 4 pasangan entah apa yang orang orang kaya ini lakukan mereka mengadakan lomba paling kuat dan tidak kuat kami ber 4 bermain sambil berlomba.