Tahun Tahun Yang Telah Terlewati

Tahun Tahun Yang Telah Terlewati
pengantin ku


__ADS_3

aku teringat sesuatu saat lughas di beri obat dan melakukan sex dengan ku ke esokan hari nya aku tidak meminum pil kontrasepsi karena aku di culik oleh ayah nya, dan hingga sekarang aku benar benar sangat lupa karena setelah itu hubungan sex kami selalu memakai ko***m, tapi yang membuat aku gelisah adalah bagaimana jika anak ini bukan anak lughas apa yang harus ku lakukan.


setalah itu aku langsung menjawab per tanyaan lughas yang ter lihat sangat khawatir pada ku,


"aku tidak apa apa, aku cuma ga makan dengan teratur kok, aku mau pulang"


dengan wajah heran lughas memandang aku dan dia ber kata pada ku


"bukan kah waktu liburan kita masih panjang, kenapa kamu sudah ingin pulang ?"


"aku hanya merasa sudah bosan"


aku menunjuk kan wajah ceria supaya tidak membuat nya curiga dan lughas mengangguk lalu dia menelpon seseorang , lalu aku mem beres kan barang barang ,


....


setelah sampai di bandara semua orang menatap ke arah lughas dengan mata ber binar dan kagum, jujur saja aku kadang merasa tidak pantas ber diri di sisi nya walau pun aku sangat cantik tetapi aku tidak bisa di kata kan kriteria wanita sempurna sedang kan lughas memiliki pahatan wajah yang sangat sempurna hidung mancung yang tidak besar bibir yang seksi bulu halis yang lurus dan mata nya sangat indah bagai batu amber , aku sebenar nya sangat tidak paham mengapa dia bisa menyukai ku!!!


...


setelah masuk ke pesawat lughas duduk di sebelah ku dan terus menerus mem perhati kan ku yang sedang melamun.


saat aku sedang tenggelam dalam pikiran ku dan terus menunduk kan kepala ku, lughas memegang tangan ku dengan erat dan ke hangatan seketika menjulur di seluruh tubuh ku , aku menanya kan per tanya an yang sedari tadi sangat mengganjal di hati ku dan ber kata


"bagaimana jika aku hamil apa yang akan kau lakukan???"


lughas segera mengunci alis nya dengan dalam dan ber kata pada ku


"apa kah kamu hamil?"


aku segera menunduk kan kepala ku dan ber kata pada nya dengan suara kecil

__ADS_1


"masih dalam kemungkinan"


lughas semakin mengunci alis nya dengan dalam , dan aku merasa seperti nya dia tidak akan menerima anak ini, saat itu hanya pikir an itu yang muncul dalam benak ku karena ekspresi lughas dan tiba tiba lughas menanyai ku sesuatu


"sudah berapa minggu?"


"aku tidak tahu"


"baik lah , sepulang dari sini mari kita periksa ke dokter"


aku hanya diam dan tidak menjawab per tanyaan nya, suasana ini sungguh membuat AWKRD, mungin lughas tidak menyangka bahwa aku akan hamil, bahkan aku saja tidak menyangka ini akan ter jadi pada ku ,seketika aku teringat wajah ayah ku , aku tidak tahu bagai mana jika dia mengetahui bahwa putri satu satu nya telah melakukan dosa seperti ini aku sangat takut dan sangat merasa ber salah, seketika air mata ku jatuh lughas yang melihat ku menangis segera melembut kan wajah nya dan mendekat kan wajah nya pada ku lalu dia ber kata


"kamu tidak perlu khawatir natasha aku akan selalu ada untuk mu"


aku menatap nya dan dia menghapus air mata ku , lalu lughas mencium bibir ku, bibir nya yang hangat menempel pada bibir ku lughas ingin mencoba membuat aku tenang ciuman ini sangat lembut kami saling merebut bibir dan lidah kami saling ber gulat kami sangat menikmati ciuman ini se olah olah dunia hanya milik kita ber dua , kami di dalam pesawat selama belasan jam lughas ter tidur , mungkin dia begitu lelah, aku juga ikut memejam kan mata ku karena bosan , saat pesawat hendak lalu landas aku ter bangun dan melihat lughas sedang membaca majalah , saat melihat ku bangun lughas langsung ber bicara pada ku


"apa yang ingin kau makan?"


"apa saja boleh"


"kamu tidak perlu khawatir tentang ayah ku, dia tidak akan berani menyakiti mu"


aku menatap nya dengan mata bulan , mata coklat ku menatap nya dengan sangat dalam, saat itu aku ber fikir bagai mana bisa lughas tahu tentang ayah nya, apa dia juga tahu bahwa ayah nya yang menculik ku,


"ap..apa kau tahu ayah mu yang menculik ku"


"ya, maaf kan aku karena aku tidak bisa ber buat lebih jauh tetapi aku sudah mengancam nya dengan tegas untuk tidak menyentuh mu kau tidak perlu khawatir dan ya terimakasih banyak karena kau tidak menukar ku dengan uang atau apa pun"


wajah lughas seketika men jadi sangat murung dan ter lihat sedih , aku heran dan ber kata


"apa maksud mu ? bagai mana mungkin aku menukar cinta ku dengan uang atau apa pun yang berada di dunia ini, jika aku melakukan nya aku sungguh akan menyesal seumur hidup ku"

__ADS_1


aku menunduk kan kepala ku dan ber kata lagi pada lughas


"mungkin rasa nya akan sama seperti aku men jual jiwa ku, aku sungguh menyesali per buat an ku sendiri"


kepala ku sangat menunduk lalu lughas mengangkat ke pala ku , dia memegang dagu ku dan ber kata pada ku


"natasha aku sangat mencintai mu dan aku telah tahu bahwa aku lah pria pertama mu, kau adalah milik ku , selama nya adalah milik ku , aku akan selalu mencintai mu "


aku menetes kan air mata ku dengan sangat sedih aku mengucap kan banyak terimakasih karena tuhan telah memberi ku kebahagiaan dan cinta yang sangat aku butuh kan lalu aku ber kata pada lughas dengan serius dan tegas


"bagai mana jika orang tua mu selama nya tidak menyetujui hubungan kita ber dua, ?"


wajah ku sangat sedih dan murung se benar nya aku sudah tahu jawaban dari per tanya an ku tetapi tetap saja aku ingin mendengar nya langsung dari lughas apa dia memiliki solusi untuk ini


"kau tenang saja aku akan mengurus semua ini, lagian untuk apa kau menanya kan ini apa kau ingin segera men jadi pengantin ku"


lughas ter tawa saat mengatakan itu dan wajah ku menjadi sangat merah, dalah hati aku ber kata untuk apa menggoda ku sampai seperti ini huh dan aku langsung men jawab nya dengan jutek dan datar


"tidak"


"apa kah pengantin ku marah, oh ayo lah sayang kau tidak perlu marah untuk hal seperti ini"


aku semakin memonyongkan bibir ku dan melotot ke arah nya, lalu tiba tiba dia mencium bibir ku dia melepas kan ciuman nya dan ber kata


"kau sangat manis jika marah begitu"


aku ber fikir dan ber kata dalam hati ku, aku merasa suasana hati lughas begitu baik setelah dia hilang ingatan, dulu dia begitu dingin dan tidak banyak bicara , dan ter lihat begitu jauh apa lagi dengan sifat nya yang angkuh itu, aku ber fikir semakin dalam dan ber kata lagi dalam hati ku mengapa dia bisa menjadi begitu hangat sekarang apa kah ke hilangan ingatan nya membuat nya melupakan hal yang paling menyedih kan dalam hidup nya,


saat aku sedang melamun lughas tiba tiba men nyentuh hidung ku dan ber kata pada ku


"kau tidak usah ber fikir keras untuk men jadi pengantin ku sayang"

__ADS_1


aku memicing kan mata dan ber kata pada nya


"siapa yang akan men jadi pengantin mu huh"


__ADS_2