Tahun Tahun Yang Telah Terlewati

Tahun Tahun Yang Telah Terlewati
hal yang setimpal


__ADS_3

"ini untuk anak ku yang kau bunuh se belum dia lahir".


andien dengan marah mengusap darah yang keluar dari hidung dan bibir nya lalu ber kata pada lughas


"itu memang yang seharus nya wanita murahan itu terima, "


wajah lughas menjadi sangat seram menatap andienie seolah akan mem bunuh nya , andien ber kata pada lughas


"mengapa kau marah? ingin membunuh ku? apa kau berani?"


saat andien sedang lengah dengan rasa sakit nya lughas menuju ke arah dapur dan mengambil pisau tajam, saat andien melihat lughas membawa pisau mata nya ter belalak karena kaget, dan ber kata


"ka..kau..kau apa yang akan kau lakukan"


"kau fikir aku tidak berani membunuh mu, ?"


lughas menarik rambut andien dan menempat kan pisau itu tepat di leher andien , andien dengan kaget dan tidak berani percaya ber kata pada lughas


"ka..kau tidak akan mambunuh ku, negara ini adalah negara hukum, kau tidak boleh melakukan nya"


"apa kau fikir aku takut???. bahkan jika aku harus di penjara karena membunuh mu itu akan ku lakukan jika aku mengingin kan nya!!"


lughas menggores leher andien hingga ter lihat darah segar mengalir keluar andien menangis dan merasa sangat takut,


"lepas.lepas kan aku,"

__ADS_1


lughas melepas kan andien dan ber kata dengan kejam


"kau harus bersyukur karena ini belum waktu nya untuk kau pergi, ingat jika kau melakukan kesalahan yang sama hal yang kau terima akan lebih buruk dari kali ini"


lughas pergi meninggal kan rumah andien, andien dengan seluruh tubuh yang sangat gemetaran ber gumam di dalam mulut nya,


'sialan kurang ajar aku pasti akan meng hancur kan mu natasha"


pembantu yang melihat andien seperti ini langsung memapah nya dan mengobati luka nya, .


lughas kembali ke rumah sakit tempat natasha tetapi lughas melihat ibu nya berada di ruangan natasha, lughas melihat wajah natasha yang begitu dingin menatap wajah ibu nya, hati nya seketika men jadi sakit , lughas masuk ke dalam ruangan dan segera memotong per cakapan antara ibu nya dan natsha agar tidak menimbul kan masalah yang lebih serius.


"ayo keluar,"


saat lughas masuk ibu nya dan natasha ter lihat kaget, tetapi ibu lughas mengikuti lughas keluar dan mereka ber bicara di koridor,


"aku hanya ingin melihat ke adaan nya! apa benar dia mengandung anak mu?"


"aku sangat yakin dengan itu"


wajah ibu lughas tiba tiba menjadi murung dan lughas ber tanya pada ibu nya


"kau berbicara apa pada nya? jangan membuat nya marah kondisi nya sedang tidak baik, apa kau mengerti! kau sebaik nya cepat pulang"


"baik lah"

__ADS_1


lughas tiba tiba merasa heran mengapa ibu nya menjadi begitu pendiam dan aneh, setelah ibu nya pergi lughas menuju ke kamar natasha,


..


"natasha"


aku hanya diam tidak memperdulikan diri nya hati ku masih merasa sakit , sangat sakit saat teringat dia ber ciuman dengan wanita lain, mengapa aku menjadi seperti ini, dulu bahkan aku melihat nya bercinta dengan wanita lain hati ku tidak terluka separah ini bagaimana bisa seperti ini lughas buka suara dan ber kata


"maaf kan aku, ku mohon beri aku satu kesempatan lagi, aku benar benar sangat mencintai mu , aku tidak bisa hidup tanpa mu"


aku hanya diam tidak mengatakan sepatah kata pun , tiba tiba lughas memeluk ku dengan sangat lembut aku ingin mendorong nya tetapi aku tidak memiliki tenaga, aku hanya bisa ber kata


"apa ada orang di balik semua ini?"


lughas seketika ter cengang mendengar perkataan ku dan hanya mengangguk kan kepala nya


aku melotot dengan sangat kejam di mata ku hanya ada api pembalasan yang harus aku lakukan,


"natasha kamu jangan marah, aku sudah memberi pelajaran pada nya jika kau belum puas aku akan melakukan nya lagi untuk mu, kau jangan marah dan tidak usah memikirkan apa pun oke"


aku ber fikir jika aku meninggal kan lughas aku tidak akan bisa membalaskan dendam anak ku kepada orang itu, aku harus menahan kesakitan hati ku dan kembali bersama lughas,


"siapa katakan pada ku, aku tidak akan marah , aku hanya ingin dia mendapat kan yang seharus nya dia terima! aku merasa begitu hancur , aku merasa begitu putus asa, kau harus memberi dia pelajaran yang setimpal dengan apa yang aku rasakan, apakah dia tahu bagaimana rasanya kehilangan nyawa orang yang kita kasihi, dia yang telah mati adalah darah danging mu kau LUGHAS ANDERSAN harus membalaskan dendam ini untuk anak ku"


lughas hanya mengangguk kan kepala nya dan dia ber kata

__ADS_1


"natasha kau harus tenang ya , aku tidak ingin kau kenapa kenapa, oke , aku akan mengabulkan semua keinginan mu setelah kau sembuh , kau harus memberiku satu kesempatan lagi dan harus memaafkan ku ya?"



__ADS_2