
dengan satu perkataan nya saja sudah membuat seluruh bodyguard itu bungkam , athanasia marah tapi dia masih mengerti posinya dia mencoba menenangkan dirinya , wajah cantik nya kembali seperti semula tapi bekas tamparan itu sangat terlihat jelas di wajah putih nya itu .
tentu saja aku tertawa dengan penuh kemenangan , semua orang yang sedang menyaksikan ini bergidik ngeri melihat ku , aku tidak memperdulikan tatapan mereka lagi , aku turun dari pelaminan dan pergi , lughas menatap ku dengan tatapan penuh rasa bersalah , aku tidak ingin memandang nya , aku tidak ingin rasa bersalahnya terus bertambah .
____
"antar aku pulang"
aku hanya menatap ke luar jendela tidak mengatakan sepatah kata pun , tidak ada yang akan mengerti penderitaan ku saat ini , bahkan langit pun tidak bersedia pempersatu kan aku dan lughas !
___
beberapa hari setelah pernikahan lughas , lughas sama sekali tidak menghubungi ku atau menemui ku , aku tidak ingin di buat terus menerus frustasi oleh nya , jadi hari ini aku memutuskan untuk ke cafe tempat biasa aku melamun sendirian .
____
aku memesan satu kopi kesukaan ku , aku menikmatinya dengan pelan , merenung kan kehidupan kehidupan ku selama ini , 1 jam telah berlalu , aku memutuskan untuk keluar dari cafe ,
aku sangat terkejut saat berada di depan cefe aku melihat wanita cantik yang sangat familiar sedang mengobrol dengan pria tinggi besar dia memberikan foto seseorang pada pria itu , aku bersembunyi lebih dekat agar bisa melihat dan mendengar apa yang sedang mereka bicarakan ,
"buat wanita itu cacat ! aku ingin wajah nya hancur !"
__ADS_1
"itu bukan hal sulit , asal ada bayaran yang besar aku akan laksanakan "
terlihat wanita itu mengeluarkan amplop berwarna coklat sangat tebal , pria dengan penampilan seram itu tertawa puas saat melihat isi amplop itu dan berkata
"tunggu saja kabar baik nya "
DEG DEG DEG DEG
jantung ku terasa hampir loncat keluar , apa athanasia ingin mencelakai aku ! bagaimana bisa , aku sangat ketakutan seseorang yang aku ada di pikiran ku saat ini adalah radit , aku menelpon radit
TUT... TUT .... TUT
akhir nya radit mengangkat telpon ku dan berkata
"natasha , ada apa ? "
"aku .. aku sepertinya sedang dalam bahaya "
"kau berada di mana aku akan menjemput mu sekarang"
" aku di cafe xx "
__ADS_1
"baik lah tunggu aku , aku akan segera tiba "
aku sangat gelisah , bagaimana jika orang itu benar benar akan mencelakai aku , aku menelpon lughas karena hanya dia yang pasti bisa menyelamat kan aku
beberapa kali aku menelpon nya tetap saja tidak ada jawaban .
_____
30 menit kemudian radit datang dan membawa ku masuk ke dalam mobil nya , dia berkata
"siapa yang berani menyakiti mu?"
"wanita itu ... dia menyuruh orang untuk mencelakai aku !"
"apa dia istri lughas "
aku hanya mengangguk kan kepala ku , aku berkata
"radit , apa yang harus aku lakukan "
wajah ku begitu pucat , aku masih ingat dengan jelas wajah pria besar itu , radit memeluk ku dan berkata
__ADS_1
"natasha kamu tenang dulu , ada aku yang akan selalu melindungi mu "
kepala ku masuk ke dalam dada bidang radit , radit menghubungi polisi , karena keluarga nya berhubungan baik dengan kepala polisi jadi sangat gampang bagi dia untuk meminta bantuan polisi , tapi aku yakin polisi tidak akan bisa menangkap nya