Tahun Tahun Yang Telah Terlewati

Tahun Tahun Yang Telah Terlewati
pembalasan


__ADS_3

"tidak bisa tidur bagaimana bisa tidur setelah mengalami semua kejadian ini".


..


di koridor depan ruangan natasha lughas sedang duduk dan menutup muka nya dia ter lihat begitu galau dan sedih tiba tiba dia menelpon anak buah nya untuk mencari semua info mengenai orang orang yang telah mencelakai natasha,


...


saat natasha sedang ter tidur lughas melihat dari balik jendela , vendy keluar dan ber papasan dengan lughas dan ber kata pada lughas


"aku akan pergi"


lughas ter bengong karena perkataan vendy lughas berfikir 'bukan kah vendy ingin merebut natasha dari nya mengapa dia sekarang ingin pergi' tapi lughas hanya mengangguk , vendy memberi lughas tatapan se olah meremeh kan tetapi lughas tidak menghirau kan nya dan memasuki ruangan natasha, melihat natasha yang sedang ter tidur dia atas seprai biru wajah nya yang cantik dan tubuh nya yang kecil itu begitu mungil begitu pucat, lughas memeluk natasha dengan sangat pelan agar tidak mem bangun kan natasha, tetapi sebenar nya natasha sudah bangun dia pura pura ter tidur, lughas memeluk natasha tiba tiba air hangat menetes ke leher ku, aku sangat ter kejut, dalam hati aku ber kata ' apa kah dia menangis, mengapa, apa dia tidak menyalah kan ku karena telah kehilangan anak nya, apa dia sama sekali tidak mem benci ku, aku yang salah dan tidak se harus nya aku marah pada nya, dia tidak ber salah' aku membuka mata ku dan ber kata lagi pada nya,


"keluar lah, aku sungguh tidak sanggup menghadapi mu lagi"


"tidak natasha jangan usir aku keluar"


"keluar"


lughas tidak mem punyai pilihan lain selain keluar , karena kondisi tubuh natasha tidak memungkin kan untuk menerima tekanan lughas tidak ingin membuat nya marah dan ber kata,

__ADS_1


"baik lah aku ada di depan ruangan mu setiap saat jika kamu butuh sesuatu kamu bisa panggil aku natasha"


lughas keluar dan duduk lagi di koridor itu tiba tiba ada yang menelpon ponsel lughas ternyata adalah ibu lughas , lughas mengangkat nya dan ber kata dengan dingin,


"ada apa" nada nya sangat kasar dan terlihat begitu marah


"itu..kamu meninggal kan criselia sendirian di rumah sakit, kamu ini bagaimana sih"


"mengapa sekarang kau begitu perduli pada nya ? bukan kah kau dulu begitu mem benci nya?"


"itu dulu, tapi sekarang ber beda karena criselia lebih baik di banding natasha, lebih baik kau kembali pada criselia saja lughas dengar kan per kataan ku, "


"tidak akan, apa kau tidak tahu batapa sedih nya diri ku sekarang, aku telah kehilangan anak ku, oh aku baru ber fikir sejak kapan kalian ber dua memikir kan perasaan ku"


"apa maksud mu? dia... dia.. mengandung"


"ya dia mengandung , criselia pasti kalian yang mengatur kan ? untuk mengacau kan perasaan ku, apa kau tahu karena kehadiran nya lah yang membuat anak ku mati!!!!" lughas menutup ponsel dengan sangat kesal dan marah, tiba tiba ponsel nya ber dering lagi dan dia mendapat info bahwa preman preman itu ter nyata orang yang andien bayar untuk mem perkosa natasha , seketika wajah lughas menjadi sangat mengerikan, tanpa memikir kan apa pun lagi lughas segera menuju ke villa keluar ga andienie , di sana ter dapat banyak penjaga tetapi mereka tahu ke dudukan lughas walau pun melihat tatapan lughas yang seperti ingin mem bunuh itu mereka tidak berani menghenti kan lughas, saat sampai di aula, lughas melihat andien yang sedang duduk sambil meminum teh dengan begitu santai dan terlihat senang, lughas menghampiri andien , seketika wajah andien begitu pucat dan sangat ke katakutan, karena melihat wajah lughas yang begitu mengerikan seakan ingin mencabik nya, andien ber kata pada lughas


"mengapa kau kemari? apa ada sesuatu?"


lughas mendekati andien dan menjambak rambut andien dan ber kata

__ADS_1


"ada sesuatu apa itu bukan kah kau sendiri yang lebih tahu apa itu, benar kan?"


lughas melotot dengan sangat ganas pandangan nya seperti ada api yang keluar sangat menyeram kan, andien ber kata pada lughas dengan ter bata bata


"ap.apa.. maksud mu? lepas kan aku"


"andien aku tidak akan melepas kan mu dalam hidup ini, kau harus membayar yang kau lakukan pada natasha,"


"mengapa kau sangat membela nya ,? apa yang bagus dari nya ? dia hanya lah wanita yang menjual diri nya dia sudah kot.."


"PLAKKKKKK"


belum sempat andien mengucap kan semua per kataan nya , lughas telah memberi andien tamparan yang begitu keras, dan lughas ber kata


"ini untuk ucapan mu"


"PLAKKKKKKK" kali ini lebih keras lagi andien ter bengong dengan tamparan yang lughas berikan sangat merah dan bengkak dapat di lihat lughas tidak segan segan menampar andien, pelayan dan pengawal tidak berani menghenti kan adegan yang mereka lihat itu, mereka sangat gemetar dan ketakutan, dan andien metes air mata nya andien ber kata


"kau ... berani menampar ku"


"PLAKKKKKK" tamparan kali ini begitu keras hingga keluar darah dari hidung dan mulut andien, andien terjatuh ke lantai dan lughas ber kata

__ADS_1


"ini untuk anak ku yang kau bunuh se belum dia lahir".


__ADS_2