
"aku tidak ada tenaga lagi , jika kamu tidak keluar kita akan jatuh ke genggaman mereka . mereka semua adalah pria brengsek , bukan orang orang pada biasanya , natasha kamu cepat keluar , anggap saja aku memohon pada mu oke!"
aku berusaha untuk mengelap air mata, aku berharap bahwa orang yang kesakitan itu adalah aku , dengan seperti itu aku dapat memikul beban nya , dia yang tersakiti hingga seperti ini karena aku , ini membuat ku tidak dapat melepaskan nya bagaimana pun juga .
aku mengigit bibir ku , aku tidak memperhatikan bahwa bibir ku tergigit hingga berdarah ,
"sofi jangan katakan lagi , aku pasti akan menyelamatkan mu , aku bisa pasti bisa kamu harus mempercayai aku "
jalan keluar tidak jauh lagi , dengan suara yang semakin besar yang berjalan ke arah kami , akhirnya kita sudah keluar ...
saat pertama kami menghirup udara di terowongan , terdengar suara tawa dari belakang tubuh kami ,
"wanita ****** busuk , kamu pikir kamu dapat lolos , tenyata kamu berani memukul ku , aku akan membunuh mu hari ini , betapa sulit untuk menghilangkan kebencian ku"
aku seolah olah seperti terjatuh dari goa es , darah pada tubuh ku seperti membeku menjadi satu , ada sebuah kepintaran yang membuat ku berani kembali , aku mengendong sofi dengan marah , dengan sekuat tenaga aku berteriak .
"kalian para brengsek , seharusnya kalian mati "
__ADS_1
"hehe kami adalah brengsek , jadi bagaimana, tidak berbeda dengan brengsek juga bisa membuat mu mati "
"kalian lepaskan lah teman ku ,terserah kalian ingin aku berbuat apa,!"
melihat kondisi kalau tidak ada lagi harapan untuk melarikan diri , dengan tenaga penuh aku menyelamatkan sofi .
"kita sudah tau rasa gadis kecil ini , dan ternyata adalah seorang mahasiswa , rasanya benar benar segar , tuan masih ingin main beberapa hari , tidak rela melepaskan kalian "
mendengar perkataan nya yang kotor itu aku benar benar sangat marah , tetapi sekarang sulit bagiku untuk melindungi diri ku sendiri , adakah cara yang lain benda satu satu nya yang dapat ku pakai hanyalah badan ku , aku memohon pada mereka dengan berkata
orang itu sangat serakah , orang itu tidak menempatkan kami dua wanita lemah di mata mereka ,tertawa dengan nyengir dan berkata
"wanita ****** busuk , sekarang ikuti saja yang tuan kata kan , kamu tidak ada hak untuk mengatakan syarat apa pun!"
lalu dia bergerak ke arah ku , dan memegang rambut ku , dengan sekuat tenaga dia menarik ku ke arah terowongan .
aku kaget hingga berteriak dengan keras ,
__ADS_1
sofi pun berteriak dengan lemas .
tapi perjuangan kita tampak nya tampak nya begitu bodoh dan rapuh di mata orang ini , semakin kita memanggil nya semakin dia tampak bersemangat , semakin banyak kekuatan yang dia miliki,
tiba tiba terdengar suara tembakan yang menghantam , telinga kami sepeti akan pecah
suara yang memekik kan telinga itu tiba tiba membuat semua orang terkejut .
pada saat ini seorang pria yang terlihat dingin keluar dari terowongan yang gelap , dia memegang pistol di satu tangan , dan bergerak maju dengan perlahan , dia berkata dengan dingin
"jika tidak ingin segera mati , maka lepaskan tangan kotor mu !!"
"lughas cepat tolong aku !"
orang yang menarik rambut ku itu kaget terbodoh bodoh seketika ,sepertinya dia juga tahu itu lughas , walaupun dia terlihat kejam namun dia juga lebih menghargai hidup nya , sebelum ini terjadi dia menarik ku dengan kiat sebagai tameng , menghalangi di antara aku dan lughas .
"aku memberikan kalian waktu 10 detik untuk melarikan diri , sepuluh , sembilan , delapan ...."
__ADS_1