
saat aku berada di kamar mandi , yang kaca nya transparan aku bisa melihat bahwa mereka sedang memperhatikan aku mandi , aku sengaja mandi aga lama untuk mengerjai mereka dan saat aku keluar dari kamar mandi , salah seorang dari mereka berkata
"kakak temani kami sekali lagi ya , tubuh mu sangat lembut dan putih kami sangat menyukainya "
"kalau kalian ingin bermain lagi siapkan uang , satu orang 50 juta 2 orang 150 juta dan kalo 3 orang kalian tambahkan saja sendiri , "
mereka berfikir sejenak mungkin jika mereka tidak membantu azki untuk membeli sofi mungkin mereka masih memiliki uang yang cukup untuk membeli ku. tiba tiba mereka berkata
"kami akan menyuruh orang membawa uang nya , kakak kamu bermainlah bersama kami "
sebenarnya aku tidak takut akan tidak di bayar oleh mereka tapi aku hanya ingin cepat pergi dari sini dan melihat ke adaan sofi , aku mencatat no telpon ku memberikannya pada mereka dan berkata
__ADS_1
"tidak ada uang ya tidak bermain , ini no ponsel ku jika kalian sudah memiliki uang kalian silahkan hubungi aku "
aku keluar begitu saja dari kamar hotel ,
***
hal yang tidak aku duga , aku melihat sosok pria tampan tinggi besar dengan kacamata hitam , aku kaget setengah mati melihatnya , aku ingin kabur dari pandangan nya tetapi sudah terlambat dia sudah terlanjur melihat ku dan mendekat ke arah ku, dia menarik lengan ku dengan sangat keras , aku merasakan kesakitan yang luar biasa , dia membawa ku masuk ke kamar hotel , membanting pintu dengan keras dan mendekat ke arah ku dengan wajah yang penuh kemarahan dia berkata
"apa yang kau lakukan disini "
"sekali lagi aku bertanya pada mu , apa yang kau lakukan disini !!"
__ADS_1
"apa yang aku lakukan tidak ada hubungannya dengan mu!!!"
karena mendengar perkataan nya itu dia menjadi sangat marah lagi dia menamparku dengan keras merobek pakaian ku , aku terkejut dengan tindakannya , aku memang salah tapi tidak seharusnya dia memperlakukan aku seperti ini, ini sangat melukai hati ku , aku hanya diam dengan takut menatap nya tetapi sepertinya kemarahan nya belum juga reda , dia ******* bibir ku dengan sangat bernafsu , di gigit lah bibir ku hingga aku merasakan darah segar tidak sampai disitu dia turun ke leherku dan dua gundukan besar milik ku tidak cukup dengan menghisap nya dia juga menggigitnya hingga aku menjerit karena sakit , aku menampar wajah nya beberapa kali tapi dia tetap saja menelusuri inci tubuh ku , benda panas dan besar itu langsung tancap ke arah sel*ngk*ng*n ku , aku mendesah pelan
"ahhh, ...hentikan!!"
"i...ini kan yang kau ingin kan , aku akan selalu memberimu ,. "
"cukup lughas hentikan "
tapi lugas tidak juga menghentikan ku , aku sangat lelah sel*ngk*ng*n ku mulai perih karena sudah dua jam lughas tidak juga melepaskan aku dia seperti seorang yang gila s*x , aku sangat lelah hingga akhirnya aku pingsan ,
__ADS_1
***
saat aku bangun aku melihat wajah lughas berada di hadapan ku , aku menangis , menangis dengan sangat keras aku tidak menyangka orang yang sangat aku cintai menyiksaku hingga seperti ini