
ada bos besar yang menunggu mu , aku segera bergegas dan pergi ke kamar itu saat aku memasuki kamar itu aku melihat sosok pria tinggi dah gagah aku merasa sedikit familiar dengan sosok ini aku diam diam mengamati nya dan saat dia ber balik aku merasa sangat kaget dan jantung ku hampir melompat dari tempat nya.
saat melihat sosok nya yang amat sangat dingin dia terlihat sangat kejam dan bingung aku menetes kan air mata setetes demi setetes orang yang selama ini ku rindu kan orang yang selama ini ku cintai dan orang yang selalu berada di hati ku , kini aku ber temu kembali dengan nya oh tuhan apa yang harus ku lakukan ,,, saat aku sedang melamun dia langsung menarik ku dengan sangat kasar aku merasa kan sakit begitu sakit di sekujur tubuh ku aku berfikir hal apa yang membuat lughas ku begitu kasar walaupun dia dulu juga kasar tetapi tidak pernah se kasar ini pada seorang wanita aku menangis air mata ku jatuh tidak ter tahan kan aku tidak tahu bagaimana cara agar air mata ku ini ber henti ber jatuhan aku merasa sakit tetapi di dalam hati ku aku merasa bahagia karena bisa menikmati hari ini ber sama lughas walau pun dia tidak ingat aku walau pun dia kasar pada ku di dalam lubuk hati ku aku tetap mencintai nya, apa kah perasaan ku salah tuhan jika aku terus menerus mencintai nya,
saat air mata ku jatuh sangat banyak dia seperti nya tidak tahan melihat air mata yang jatuh ke pipi ku dan dia ber kata pada ku
"untuk apa kau menangis, aku sangat tidak suka wanita seperti mu cepat sana pergi"
lughas melempar kan uang ke arah ku dan pergi begitu saja ,,, coba ku tanya siapa yang tahu perasaan ku saat ini sangat amat sakit sakit aku merasakan jantung ku di tusuk aku bahkan tidak bisa ber nafas lagi, aku ber fikir apa kah di hati nya aku tidak ada apa apa nya lagi, mengapa mengapa aku menjadi sangat malang seperti ini , aku masih ingin menangis dan terus menangis meraung sepanjang hari melakukan itu pun rasa nya tidak akan membuat hati ku tidak merasa kan perih, lalu aku teringat akan lupy yang terbaring di rumah sakit aku segera bergegas memakai pakaian ku dan menaiki taksi, setelah sampai di rumah sakit aku langsung memberi dokter semua uang itu aku menunggu di luar ruang operasi lupy aku sangat gelisah aku memohon pada tuhan agar tidak mengambil nyawa nya kalo tidak aku akan sangat merasa bersalah se umur hidup ku ini, setelah sekian lama aku menunggu dokter keluar dari ruang operasi dan berkata pada ku
"syukur lah pacar mu baik baik saja nona kami sudah ber hasil menyelamat kan nya"
aku sangat bahagia dan berkata ke pada dokter
"terimakasih dokter"
aku segera masuk dan melihat lupy yang sedang ter baring lemah, aku menetes kan air mata se tetes demi se tetes aku pergi ke kampus sebentar untuk melanjut kan pelajaran ku yang ketinggalan saat aku kembali ke rumah sakit banyak sekali orang orang yang bergosip tentang ku
"pacar nona itu bunuh diri, pacar nya sungguh sangat mencintai nya beruntung sekali dia"
saat aku sedang mencuci baju lupy aku mendengar ibu ibu yang sudah tua ber gosip di kamar mandi mereka membicara kan tentang aku ucapan ini yang membuat ku sangat amat sakit hati
"hei apa kau tahu pemuda yang bunuh diri kemarin*"
"ya aku tahu dia ,,, kata nya dia bunuh diri karena di tinggal kan oleh pacar nya"
"yah dan ku dengar apa kau tahu wanita itu adalah wanita panggilan"
"APA...benar kah itu is is is tidak di sangka gadis jaman sekarang ini ber pikir bagaimana"
__ADS_1
"yah lelaki jaman sekarang lebih suka gadis panggilan di banding gadis baik, jika aku mempunyai anak seperti itu sudah ku bunuh"
"ya aku juga "
aku merasa perih dengan omongan dua orang itu tetapi aku tidak ingin meng hirau kan nya aku langsung pergi dan menuju kamar lupy, saat aku tiba lupy sudah bangun dan dia ter lihat marah aku mendekati nya dan dia ber bicara pada ku
"apa kau menjual tubuh mu lagi natasha"
aku menunduk kan kepala ku dan aku meneteskan air mata
"mengapa mengapa kau lakukan itu kau tinggal hubungi orang tua ku saja tidak perlu kau untuk menjual tubuh mu lagi, natasha aku sangat merasa ber salah pada mu tetapi kini aku akan hidup tanpa mu aku sudah pernah akan menemui ke matian di sana aku hanya sendiri tidak ada orang selain aku, aku sangat ke takutan dan mulai sekarang aku akan menghargai hidup ku sendiri, terimakasih untuk semua nya"
"yah lupy aku juga mengucap kan terimakasih pada mu , kita bisa menjadi teman kan"
"tidak"
"lughas..apa itu kau, kemari lah aku di sini ,...lughas .."
saat itu aku langsung ter bangun dari mimpi ku kepala ku di basahi oleh keringat saat ini sudah jam 06 pagi aku segera mandi dan ber siap siap akan melamar pekerjaan,
aku ber keliling mencari pekerjaan yang bisa menerima ku saat aku libur selama 3 bulan aku masuk ke sebuah restoran tetapi mereka membutuh kan karyawan tetap sedang kan aku hanya 3 bulan jadi mereka tidak dapat menerima ku aku terus masuk ke satu toko ke toko yang lain mencari tanpa henti hingga kini sudah jam 11 siang aku sangat lapar dan aku mencari tempat untuk makan aku memesan banyak makanan aku membeli makanan sambil merayakan tidak kembali nya aku ke dunia ku yang kelam ,,,, saat aku sudah selesai makan aku pergi mencari pekerjaan lagi selalu meyakinkan hati ku untuk terus mencari aku selalu berkata pada diri ku sendiri AKU PASTI BISA kata ini yang cukup untuk menopang ku selalu memiliki harapan dan semangat aku menemukan tempat GYM yang sangat ramai aku men coba melamar pekerjaan di sini dan saat aku masuk ini luar biasa mewah sangat mewah aku terbengong dan ada orang yang memanggil ku
"halo maaf anda ada keperluan apa ya"
ada seorang wanita yang memakai baju pekerjaan profesional aku menunduk memberi salam dan ber kata pada nya
"aku ingin mencari pekerjaan kakak apakah disini memerlukan pekerja, hanya untuk 3 bulan saja"
"ya disini ada pekerjaan yang kosong , tetapi apa kamu mau bekerja sebagai OB atau tukang bersih bersih, "
__ADS_1
"tentu saja saya mau kakak,"
aku ber kata dengan penuh harapan dan sangat senang kakak itu seperti nya melihat semangat ku dan berkata
"ayo pergi ke ruangan ku dan bicarakan soal pekerjaan"
aku mendengar kan setiap detail yang kakak berikan pada ku katanya aku akan di beri gaji bulanan 2 juta tetapi boleh tinggal di tempat GYM ini karena disini ada kamar untuk karyawan, aku sangat sangat mengucap kan terimakasih dan istirahat ke kamar yang sudah kakak berikan pada ku, aku melihat kamar yang kecil hanya ada sebuah meja dan sebuah kasur saja tidak ada yang lain, tetapi aku tetap merasa bersyukur karena di berikan pekerjaan ini, walaupun tidak bisa di banding kan dengan menjual tubuh ku tetapi ini hasil keringat ku sendiri tentu saja aku akan senang, beberapa hari aku bekerja tidak ada masalah , saat itu aku sedang mengepel lantai tiba tiba ada orang yang menginjak lantai yang masih basah itu aku segera melihat wajah nya dan ya benar saja dia musuh ku ternyata nida tetapi dia dengan lupy aku sangat kaget dan melotot ke arah lupy saat itu lupy menatap ku kami saling ber tatapan dan saat itu juga nida mengatakan sesuatu
"mengapa kau lihat lihat dia, sekarang dia adalah pacar ku,oh sekarang tempat GYM pun menyediakan pelacur yah"
saat nida mengatakan itu aku tidak bisa menyembunyikan ekspresi kaget dari wajah ku saat itu aku memandang lupy dan lupy seperti nya tahu apa yang aku butuh kan hanya mendengar kata dari nya dia pun ber kata pada ku
"ya benar nida adalah pacar ku sekarang"
nida menjadi semakin bangga dan menyombong kan diri nya kepada ku lalu aku membalas nya
"memang nya kenapa kalau menyediakan pelacur memang ada hubungan nya dengwn mu ,, apa yang perlu kau sombong kan dari laki laki yang AKU natasha sudah buang dan tidak perduli, huh dasar"
saat itu raut wajah nina berubah tetapi raut wajah lupy lebih berubah lagi dia menatap ku sangat dalam aku mengabaikan nya dan hendak pergi tetapi nida menarik ku dan hendak menampar ku , tetapi aku langsung menghindar aku memukul wajah nya yang jelek itu dengan kain pel, wajah nya sangat berantakan make up yang tebal itu luntur wajah nya menjadi sangat jelek aku ter tawa hingga ter bahak bahak saat itu sudah banyak orang yang mengerubungi kami dan nida berkata
"kurang ajar apa yang kamu lakukan pada ku apa kau tahu siapa ayah ku, aku akan membuat mu di pecat dari sini"
nida membawa lupy dan pergi dari sini aku sangat kesal dan pergi ke belakang aku selalu menganggap lupy bukan musuh ku tetapi jika dia ber pacaran dengan nida yang tidak lain nida adalah musuh ku dia juga sama saja seperti tidak menghargai ku sama sekali apa waktu kita ber pacaran dia sudah tidak ingat dia juga tahu bahwa aku ber musuhan dengan nida apa dia ber pacaran dengan nida karena uang sekarang orang jaman hanya memandang uang saja.,,saat itu kakak manajer memanggil ku dan memberi ku terguran karena telah menyebab kan pelanggan kabur aku meminta maaf aku ber janji tidak akan membuat hal seperti itu lagi, kakak manajer ber kata pada ku
"baik lah kali ini aku akan memaafkan mu natasha tapi lain kali aku tidak tahu mungkin lain kali bos langsung yang akan menegur mu, tetapi dia adalah putri dari orang yang lumayan penting aku khawatir bos akan tahu dan segera memecat mu"
aku meminta maaf sekali lagi dan pergi dari ruangan kakak, aku me lamun memikir kan bagaimana jika aku di pecat harus nya aku tidak perlu meladeni si nida itu dia sungguh musuh ku bagaimana bisa aku melumat muka nya yang jelek itu dengan kain pel aku sungguh ceroboh saat sedang melamun aku tiba tiba mengantuk dan tertidur....ke esokan hari nya aku bangun pagi dan sudah siap akan berkerja tetapi banyak karyawan bilang bos mereka akan datang mereka bilang bos disini sangat muda dan tampan bos di sini lah yang memiliki semua tempat GYM di kota jakarta aku sangat terkejut orang ini memiliki seluruh tempat GYM tetapi banyak yang bilang dia sudah menikah karena di jodoh kan oleh orang tua nya dan karena perjodohan dia tidak mencintai istri nya dia selalu mencari wanita di luar semua karyawan di sini sungguh ter kagum kagum saat menceritakan tentang bos mereka aku penasaran orang seperti apa dia, saat aku sedang mengepel lantai tiba tiba semua orang ber baris dan aku di panggil untuk berbaris menyambut bos besar aku segera mengikuti yang lain nya ber baris di tempat
saat bos masuk aku menatap wajah nya dan pandangan nya pun jatuh pada wajah ku.
__ADS_1