Tahun Tahun Yang Telah Terlewati

Tahun Tahun Yang Telah Terlewati
memanfaatkan lughas 2


__ADS_3

"kenapa kau selalu membantu ku saat aku kesulitan ? apa kau menyukai ku"


"manfaat kan lah waktu selagi aku masih menyukaimu" lughas berkata dengan dingin aku langsung mengerti dan langsung tersenyum kepada nya


"baik lah sampai kapan kau akan menyukai ku" aku menanyakan pertanyaan ini karena aku ingin meyakinkan diri ku untuk tidak jatuh cinta pada nya


"aku tidak tahu" lughas hanya menjawab dengan dingin dan singkat lalu aku terdiam saat itu aku tidak tahu apa lagi yang harus ku katakan wanita seperti ku memang tidak pantas untuk dicintai seseorang aku terus menerus menekan hati ku agar tidak jatuh cinta pada lughas aku memandang wajah nya saat sedang mengendarai mobil wajah yang begitu tampan tetapi di selimuti dengan aura yang begitu dingin dan kejam aku tidak tahu mengapa diri nya menjadi seperti ini apa kah ada yang membuat nya seperti ini apa mungkin ini sifat dari dalam dirinya memang seperti ini sangat arogan dan juga sangat sombong, aku sudah sampai di kontrakan ku dan masuk ke dalam kamar ku masih dalam keeadaan bengong tetapi ini tidak bertahan lama aku tertidur dan keesokan hari nya aku siap siap akan berangkat ke kampus ku saat aku sedang jalan menuju kelas ku tiba tiba radit datang dan mengajak ku ke cafe aku terpaksa bolos hari ini dan mengikuti radit ke cafe untuk berbicara hal yang penting aku tahu apa yang akan radit bicarakan tentu aku tahu dan sangat tahu aku sudah menetap kan hati ku akan berbicara dengan radit sekarang saat kami memesan minuman radit sedang berbicara pada ku


"natasha apakah yang orang orang katakan tentang mu itu benar atau cuma gosip saja aku akan lebih percaya jika mendengar kata kata mu"


hati ku tiba tiba sangat sakit saat aku hendak menjawab ada seseorang yang menjawab nya


"ya tentu saja itu benar jika kau ingin tidur dan bersenang senang dengan nya kasih saja dia uang dia akan melakukan apa pun untuk mu"


saat aku mendengar perkataan itu aku mendongak dan melihat rudy lah yang mengatakan itu aku menatap nya dengan penuh kebencian tiba tiba hati ku menjadi sangat sakit aku pura pura tergar dan tertawa


"ya apa yang mereka semua katakan tentang ku itu benar apa kau juga ingin merasakan atau mencicipi tubuh ku? kau tinggal keluar kan banyak uang dan tidur lah dengan ku sepuas nya"


aku berbicara seperti itu tentang diri ku sendiri tentu saja ini sangat menyayat hati ku tetapi aku harus seperti ini supaya radit bisa melepas kan ku, tiba tiba radit memukul muka rudy dengan sangat keras mereka berdua berkelahi di cafe aku pergi dari situ dan pergi berbelanja ke mall aku mengahabis kan banyak uang saat aku sedang sangat sedih


mengapa kehidupan ku menjadi seperti ini aku ingin kembali seperti dulu memakai pakaian lusuh membeli makanan murah aku tidak senang walau pun hidup dengan mempunyai banyak uang tetapi dengan cara menjual jiwa ku aku sangat frustasi saat malam aku datang ke club malam untuk minum aku sudah minum sangat banyak dan saat aku mabuk ada pria yang menghampiri ku aku menatap wajah nya dia adalah lughas tetapi tiba tiba berubah menjadi radit aku melihat lagi wajah nya selalu ber ubah ubah aku sangat pusing dan terus menangis meraung raung dalam pelukan lughas saat aku bangun keesokan hari nya aku ada di tempat asing tetapi aku masih mengenakan pakaian ku dengan lengkap aku melihat seluruh sudut ruangan kamar ini sangat indah terlihat sangat mahal kamar ini di dominan oleh warna hitam dan abu abu kayu lemari yang sangat kuat terlihat sangat mahal aku berjalan ke jendela aku melihat ke bawah dan banyak sekali orang berbaju hitam yang bolak balik entah sedang melakukan apa,


aku sering mendengar bahwa keluarga lughas bukan lah orang sembarangan keluarga nya adalah mafia dan keluarganya memiliki banyak perusahaan yang sangat sukses bisa di bilang kekuasaan kota ini sangat di kuasai oleh keluarga lughas yaitu keluarga andersan aku sangat kagum melihat pemandangan di luar saat aku masih mengamati ada seorang wanita paruh baya masuk kamar ini dengan sangat sopan memanggil ku


"nona natasha ini baju untuk mu tuan muda berpesan setelah nona bangun nona akan di antar oleh pengawal karena tuan muda sedang sibuk dengan urusan nya"


"baik lah terimakasih bibi, aku akan mandi dan turun ke bawah sebentar lagi"


"baik lah nona permisi "


pembantu di rumah lughas segera turun dan aku sudah selesai mandi dua pengawal mengantar ku menuju kampus aku bertanya pada mereka sepanjang jalan tetapi tidak satu pun dari mereka yang menjawab ku aku sangat kesal dan akhir nya hanya melihat ke luar jendela saat sampai di kampus aku bertemu dengan nina dan andien mereka sengaja mencegat ku dan menyeret ku ke arah yang sepi aku mengikuti mereka dengan santai dan tenang


"ada urusan apa kalian menganggu ku"


"berani sekali kau berkata seperti itu pada ku" kata nessy


nina "dasar pelacur berani sekali kau kepada kami lihat apa yang akan aku lakukan pada mu tunggu saja"


aku dengan heran melihat mereka pergi begitu saja tanpa melakukan apapun pada ku biasa nya mereka akan menyiksa ku dulu setelah itu baru mereka pergi saat aku masuk kelas lughas tidak ada seperti nya benar benar sibuk hari ini dan saat aku sedang berjalan pulang menuju kontrakan ada 3 orang pria yang membekap ku dengan sapu tangan sehingga aku pingsan dan di bawa oleh mereka saat aku bangun aku tidak tahu tempat apa ini sangat lembab dan tidak nyaman 3 pria itu datang ke hadapan ku saat aku sudah bangun dan menjambak rambut ku


"siapa kalian? apa yang kalian ingin kan?


sangat sakit tetapi aku tetap menahannya untuk diri ku sendiri


"siapa suruh orang seperti mu mengganggu nona yang kaya ini balasan untuk mu "


aku mengerti siapa nona yang mereka maksud itu pasti andien tidak akan salah , siapa yang berani melakukan ini pada ku selain dia ,


ke 3 orang itu menyiksa ku mereka menjambak rambut ku menampar pipi ku dan aku sudah tidak tahan lagi


"henti kan jika tidak kau akan tahu akibat nya dan akan menyesal di akhir"


tetapi pria itu tidak mendengar ku sama sekali mereka berkata


"bagaimana ini nona kaya sudah memberi kami banyak sekali uang jika kami tidak menjalan kan nya dengan baik kami tidak akan mendapat uang tambahan, kau tenang saja kami ber 3 akan membuat mu nikmat"


aku langsung terbelalak kaget saat mereka mengatakan itu saat itu ponsel salah satu dari mereka berdering dan dia mengangkat nya menjadi sambungan video call dia memperlihat kan wajah ku kepada andien , benar saja tebakan ku ini semua di lakukan oleh andien aku sangat marah dan melotot kepada nya tetapi andien berkata kepada 3 orang itu untuk segera memperkosa ku mereka mematikan sambungan video call dan segera mendekati ku merobek baju ku menjadi ber keping keping saat mereka akan melakukan itu pada ku tiba tiba lughas datang dan segera menghajar mereka sampai mereka lumpuh saat itu lughas mengeluar kan pistol dan menembak kepala mereka satu per satu


DOR...DOR...DOR.


aku sangat kaget dan sangat ketakutan tubuh ku bergetar sangat hebat setelah menghabisi 3 orang itu lughas langsung menghampiri ku dan memakai kan jas yang dia pakai untuk menutupi tubuh ku, dia memelukku dengan sangat erat dan aku sangat merasa berterimakasih pada nya .


"terimakasih, tetapi bagaimana kau tahu aku berada di sini"


"ada yang memberiku sebuah info jangan kau pikir kemana pun kau pergi aku tidak tahu"


aku berfikir itu artinya saat aku betemu dengan radit pun dia tahu aku terbengong cukup lama aku di masukkan oleh nya ke mobil lamboghini berwarna biru sangat indah aku tidak tahu mobil semewah ini di hargai berapa aku terbengong cukup lama akhir nya aku terridur di mobil lughas saat aku bangun aku berada di hotel lughas sedang menghisap rokok menghadap jendela dan sedang melihat pemandangan malam aku memeluk nya dari belakang dan lughas memutar kan badan nya menghadap kepada ku saat itu aku mencium nya dengan sangat lembut kami berciuman saling merebut lidah masing masing ciuman ini penuh dengan gairah aku melumat bibir lughas dan lughas pun melakukan hal yang sama lidah kami saling menyatu saat ini suhu tubuh kami sudah semakin panas aku sudah lemas dan lughas segera mengalih kan ciuman nya pada leher ku sambil berciuman sambil membuka baju nya saat sudah melakukan pemanasan yang cukup lughas memasuk ki ku


"ahhhhhh....mmmmm."


tubuh kami saling menempel lughas melakukan nya dengan penuh nafsu dan sangat mempesona mata semua wanita yang melihat nya tubuh kami sudah di penuhi dengan keringat keringat saat akan mencapai klimaks penglihatan ku kabur aku serasa terbang ke atas awan aku merasakan nikmat hanya saat melakukan nya dengan lughas ini sangat luar biasa wanita mana yang tidak akan tergoda oleh pesona nya dia sangat tampan dan mempesona begitu seksi pula.


saat kami selesai melakukannya kami mandi dan saat di kamar mandi milik lughas kembali bereaksi dia memasuk ki ku dari belakang dan sambil di pancurin oleh air hangat dari shower kami melakukan nya lagi lagi dan lagi tanpa lelah setelah kami benar benar lelah kami tertidur saat keesokan hari nya lughas sudah tidak berada di hotel lagi lughas meninggal kan satu set baju dan setumpuk uang yang sangat banyak aku memasuk kan uang nya ke dalam tas ku , saat aku akan berangkat ke kampus aku bertemu dengan radit di gerbang kampus sudah berapa hari saat dia mengetahui identitas ku dia tidak pernah menghubungi ku lagi saat bertemu dia memandang ku dengan tatapan penuh kasih sayang dan dia memanggil ku


"natasha"


aku hanya menunduk kan kepala ku tidak berani mengangkat kepala ku dan radit berkata lagi

__ADS_1


"setelah aku berfikir aku sungguh sungguh mencintai mu dan aku ingin kan kamu dalam hidup ku aku akan menerima masa lalu mu dan menjalani hidup kita di masa depan"


tak terasa air mata ku mengalir aku berfikir aku sungguh tidak cocok dengan radit dia adalah pria yang sangat baik aku akan meyakinkan dia bahwa aku bukan wanita baik untuk dia , aku membawa nya ke sebuah hotel dengan tergesa gesa dan saat sampai di kamar aku langsung membuka pakaian ku dan aku berkata


"apa kau ingin ini , ayo lakukan ini pada ku supaya kau tidak lagi mencintai ku"


"natasha apa yang kamu lakukan aku bukan lelaki seperti ini , hentikan"


aku terbengong melihat nya dan aku berfikir benar kah radit bukan pria yang hanya memikirkan kesenangan nya saja , saat aku sedang di posisi ambigu seperti ini lughas datang dan langsung menghajar radit dengan sangat ganas lughas sangat kuat walupun tinggi mereka sama tetapi kekuatan radit tidak sekuat lughas yang telah di latih


"hentikan hentikan lughas"


aku mencoba menghentikan lughas tetapi dia tidak mendengar ku sama sekali, dia sudah memukuli radit hingga babak belur seperti itu apa kah dia ingin membunuh nya aku tidak bisa membiar kan ini terjadi aku mengambil pot bunga dan memukul kan kepada kepada lughas saat itu darah mengalir dengan sangat deras seketika aku merasa sangat bersalah aku segera membawa lughas ke rumah sakit dan sepanjang jalan dia terus berkata


"natasha jangan tinggalkan aku,aku akan melakukan apa pun yang kau pinta "


aku menatap lughas sejenak dan aku berfikir bagus juga kalau lughas benar benar kecanduan dengan tubuh ku


"apa kau serius akan memberikan apa pun yang ku pinta"


"ya tentu saja aku sangat serius"


tatapan mata nya yang dingin sudah menghilang menjadi kehangatan yang luar biasa aku ber janji pada nya


"baik lah aku berjanji tidak akan pernah meninggal kan mu"


lughas terlihat sangat bahagia dan setelah di obati luka nya lughas dan aku duduk di bangku rumah sakit tiba tiba lughas mencium ku di depan banyak orang, banyak orang yang berhenti dan menyaksikan ciuman kami yang panas saat aku membuka mata aku melihat andien sedang menyaksikan adegan ini dan aku semakin mencium lughas dengan penuh gairah saat aku membuka mata lagi andien sudah tidak ada di sini aku sangat membenci andien dan aku berjanji bahwa aku tidak akan membiar kan nya hidup dengan tenang setelah menyakiti ku hingga seperti ini


aku pulang ke kontrakan dan terus memikir kan radit saat tadi di pukuli oleh lughas dengan begitu kejam bagaimana keadaan nya sekarang aku tadi hanya memikir kan lughas dan membawa nya ke rumah sakit setelah itu aku tidak tahu lagi di mana radit , saat aku tertidur aku bermimpi tentang ayah ku sedang sakit aku terbangun dan tiba tiba ada keinginan aku untuk pulang ayah ku tinggal sendirian dan aku hanya bisa mengandal kan tetangga sebelah rumah ayah pak yanto dia sangat baik sekali sewaktu aku masih di sana pun keluarga mereka sangat baik pada ku tiba tiba aku ingin menelpon pak yanto dan menanyakan kabar ayah ku


setelah dering beberapa kali telpon di angkat dan terdengar suara pak yanto


"hallo"


"halo pak yanto ini aku natasha, aku ingin menanyakan kabar ayah ku apa dia baik baik saja saat ini"


"ayah kamu baik baik saja kamu tenang saja belajar dengan baik di sana ya nak , jika ada apa apa bapak pasti akan menghubungi mu"


aku mengucap kan terimakasih kepada pak yanto dan aku siap siap akan berangkat ke kampus , aku berfikir aku ingin sekali pulang ke kampung dan bertemu ayah ku, saat aku sampai kampus aku akan pergi ke ruang kepala sekolah dan akan meminta izin tetapi saat aku sampai pintu ada suara desahan nikmat dari dalam aku bukan nya tidak tahu apa itu tetapi aku pura pura tidak tahu dan mengetuk pintu


benar saja kedua orang yang sedang bergumul dengan nikmat itu segera merapikan diri dan berpura pura tidak terjadi apa pun aku di persilah kan masuk oleh kepala sekolah dan mengatakan aku akan izin selama 3 hari tetapi kepala sekolah mengatakan


"mengapa kamu perlu izin jika ingin pulang pulang lah saja"


ya aku tahu belakangan ini aku sering bolos tetapi untuk ini aku harus mendapat kan izin


"apakah bapak ingin terdengar oleh orang luar"


seketika raut wajah nya berbeda dan menatap ku dengan aga marah dia langsung melempar ku surat izin untuk ku dan aku segera pergi meninggal kan ruangan nya , aku berfikir aku harus meminta izin dari lughas terlebih dahulu aku menelpon nya dan tidak lama kemudian dia mengangkat telpon ku


"ya ada apa natasha"


"aku akan pulang ke kampung halaman untuk menjenguk ayah ku, seperti dalam beberapa hari ini aku tidak bisa melayani mu"


"aku akan ikut"


aku sebenar nya tidak ingin dia ikut tetapi aku tidak berani untuk menolak nya aku hanya mengingat kan


"apa kau benar benar ingin ikut, kamu tidak akan bisa melakukan apa pun pada ku, ketika di sono"


"kamu jangan banyak omong aku bilang aku akan ikut ya ikut kamu tunggu aku akan menjemput mu"


"baik lah"


aku menunggu lughas di gerbang sekolah dan 10 menit kemudian lughas menjemput ku dan aku minta ke mall untuk membeli baju dan beberapa oleh oleh untuk pak yanto dan keluarga , lughas mengantar ku ke mall aku berganti pakaian dari yang awal nya sangat seksi dan terbuka kini hanya memakai celana jeans dan kaos t-strit aku memakai pakaian seperti ini terlihat sangat polos dan murni kami berdua berangkat menuju kampung halaman ku saat telah sampai aku bersalaman dengan pak yanto dan keluarga aku bertanya apakah ayah ada di rumah dan memberikan sedikit oleh oleh untuk nya


"natasha kamu tidak perlu membeli oleh oleh untuk bapak"


"tidak apa apa pak hanya sedikit saja"


"baik lah terimakasih, siapa pria ini apa kah pacar mu? bapak kamu ada di ladang "


"ehem hanya teman kampus pak yanto ,baik lah sampai jumpa pak yanto"


kami berpamitan kepada pak yanto dan wajah lughas seperti terlihat tidak baik saat aku mengatakan bahwa dia hanya teman kampus ku


"aku akan ke ladang apa kau ingin ikut dengan ku"

__ADS_1


"baik lah"


lughas menikmati pemandangan indah pedesaan yang sangat murni pesawahan yang hijau banyak pepohonan yang besar sangat sejuk, saat kami lewat akan ke ladang banyak sekali wanita wanita yang memandang lughas dengan penasaran dan berkata


"sangat tampan"


mereka mengenali ku dan menyapa ku


"wahh ternyata natasha , wah siapa laki laki tampan ini apa kah dia pacar mu natasha"


lughas langsung menyela perkataan ku dan segera menjawab nya


"kami akan bertunangan"


aku sangat terkejut dengan perkataan nya bahkan wajah ku lebih terkejut dari orang orang yang sangat penarasan ini


"wah natasha sangat beruntung sekali bisa mendapat kan pria yang sangat tampan seperti ini"


yang lain menambahi bumbu bumbu


"ya benar sekali sangat beruntung"


aku pamit pada mereka dan segera pergi ke ladang saat aku melihat ayah ku aku sangat kasihan dan sedih aku pun merasa bersalah atas apa yang selama ini aku lakukan


"ayahhh"


ayah ku menoleh ke arah ku dah langsung terbelalak kaget melihat ku


"natasha kamu sudah pulang,mengapa kamu pulang"


"aku khawatir dengan ayah "


aku langsung memeluk ayah ku dan ayah baru sadar bahwa ada seorang pria di belakang ku, lughas dengan sopan menyapa


"apa kabar om"


"natasha siapa pria ini apakah dia teman mu"


"iya ayah dia adalah teman ku nama nya lughas"


"baik lah ayo kita pulang ke rumah ayah akan masak masakan kesukaan mu"


"oke ayo"


ayah ku sangat pintar memasak karena ibuku sudah meninggal ayah yang mengurus segala kebutuhan ku saat itu lah ayah bisa memasak dan masakan nya sungguh lezat, kami pulang ke rumah dan duduk di bangku ayah ku mencuci tangan dan mulai memasak saat sudah selesai aku membawa ke meja makan yang sangat sederhana ini


"nak lughas ayo di makan maaf jika hanya makanan sederhana yang tersedia di sini"


"tidak papa om terimakasih"


lughas memakan makan nya dengan sangat lahap seperti sangat menyukai nya saat selesai makan aku mengajak lughas jalan jalan dan pergi ke tepi danau yang sering aku kunjungi saat kecil aku berkata mitos kepada nya


"kalo membuat permohonan lalu di masukan ke dalam botol dan di hanyut kan di sungai ini permohonan mu akan terwujud"


dan tidak ku sangka lughas mempercayai perkataan ku dan pergi membeli botol sprit 2 dan langsung menghabis kan nya dalam satu tegukan aku pun tidak mau kalah dan cepat menghabis kan punya ku kami berdua menulis permohonan kami dan di masuk kan ke botol lalu di hanyut kan ke sungai


lughas bertanya pada ku


"apa permohonan mu"


"tentu tidak akan ku beri tahu pada mu " aku menjulur kan lidah ku meledek nya dengan bercanda saat sudah hanyut di danau lughas mencium ku dengan sangat ganas


"mmm mmmm,uhhh"


lughas akhir nya melepas kan ku dan membiar kan aku berbicara


"jangan melakukan nya disini, nanti ada yang lihat"


lughas tersenyum jahil pada ku,


kami pulang ke rumah dan saat aku sedang di dapur aku menerima panggilan dari rudy


"hei pelacur kau dimana sekarang,segera temui aku"


"aku sedang di kampung halaman ku bertemu dengan orang tua ku , apa kah kamu tidak mempunyai sedikit saja hati nurani dalam diri mu"


"jika kamu besok tidak menemui ku aku akan langsung menyebar kan video itu pada semua orang"

__ADS_1


__ADS_2