
aku dan lughas pergi ke hotel dan memesan kamar VIV lughas menarik ku dan menggendong ku menuju ke kasur dengan sangat lembut berbeda dengan biasa nya dia menciumi ku dan membuat kissmark yang lebih banyak dari rudy kemarin seperti ingin menghilangkan jejak orang lain dan aku mendesah kecil karena nya lughas pelan pelan memasuki diri ku perasaan ini sangat berbeda dari biasanya setelah selesai 3 jam bermain dengan ku lughas langsung memakai baju dan melempar uang kepada ku dan aku lagi lagi tersadar aku tidak akan memiliki pangeran yang benar benar menyukaiku menyayangiku dan mencintaiku dengan tulus tapi kesedihan ku tidak berlangsung lama setelah aku mendapatkan uang aku pergi ke mall dan aku mencoba baju pelayan di mall memuji ku aku sangat cantik memakai gaun warna merah tapi dalam pikir ku aku tidak ingin memakai gaun warna merah karena warna merah sangat menggoda untuk ku, aku mencoba gaun warna jingga gaun ini sungguh cocok untukku sangat polos aku pulang dengan membeli gaun ini, aku membeli handphone baru dengan merek i phone yang sedang di gemari remaja masa kini , bahkan dulu untuk membayang kan nya saja aku tidak berani tapi sekarang bahkan aku memiliki handphone ini setelah selesai berbelanja aku pulang ke kontrakan setelah aku mempunyai banyak uang aku bahkan merasa hampa dan kosong apa lagi yang aku ingin kan aku bahkan berfikir bahwa aku terlalu serakah, aku tidak bisa tidur dan bermain ke club exside ingin mencoba minum minum , dahulu aku tidak akan berfikir sampai ke sini tapi sekarang aku bukan aku yang dulu aku menaiki taksi dan berhenti di depan club banyak pria yang memandang ku karena aku sangat cantik tapi aku sangat cuek tidak ingin meladeni mereka dan aku duduk di depan penyedia minuman dan meminta satu botol sampanye penyedia minuman itu terkaget melihat ku apa dia berfikir aku tidak punya uang
"kamu berikan aku minum apa kamu fikir aku tidak punya uang lihat aku mempunyai banyak uang" akhirnya penyedia minuman itu memberi ku segelas sampanye hingga hampir 8 gelas penyedia itu sudah tidak ingin memberi ku lagi tapi aku masih memaksa untuk di beri minuman
__ADS_1
"nona kamu akan sakit jika terus minum seperti ini sebaiknya kamu pulang saja takut nanti ada orang yang berniat jahat padamu"
"aku ingin minum berikan aku minum" aku terus saja ingin minum dan merengek saat itu sesosok pria tinggi dan tampan muncul di belakang ku dia lughas andersan dia mengerut kan kening nya dan membawa ku pergi ke hotel aku duduk di paha nya aku terus menciumi nya sepanjang jalan dan benda yang ada di bawah ku seperti mengeras dan aku tau apa itu karena itu alat yang selalu di banggakan oleh pria aku tertawa dan berbica sembarangan saat mabuk
__ADS_1
"apa yang kau lakukan natasha kenapa kau minum begitu banyak apa kau ingin mati" ucap lughas kepada ku tapi aku sudah sangat mabuk dan terus menggoda nya kamu ingin memakai ku sekarang berikan aku kepuasan ayo kemari aku sangat ingin aku mengelayut di pundak nya dan menciumi nya terus menerus hingga dia akhir nya runtuh dan balik menyerang ku dengan ganas dia mencium setiap inci tubuh ku dari atas hingga kebawah dan memainkannya aku merasa sangat melayang karena kenikmatan yang ia berikan padaku aku mendesah dengan sangat keras
"ahhh sangat hebat" lughas memasukiku dan memompa dengan sangat cepat hingga mencapai klimaks setelah satu jam setengah aku sangat lelah dan tertidur
__ADS_1