Tahun Tahun Yang Telah Terlewati

Tahun Tahun Yang Telah Terlewati
cp 71


__ADS_3

aku tidak ingin dia ber jalan di jalan yang sama dengan ku , tetapi setelah mendengar dia membutuh kan uang sekitar 1 miliar , kalau pun aku berusaha , mencari uang sebesar itu adalah hal yang memungkinkan , tetapi apa kah dia bisa menerima nya .


walau aku tidak begitu mengerti dia , tetapi aku masih bisa merasakan nya , kondisi nya sangat mirip dengan ku , walaupun semua ini seperti masuk ke lumpur yang dalam tetapi , hatinya masih tersisa sebuah cahaya harapan .


cahaya ini yang tidak ingin membuat ku melihat gadis yang anggun sepertinya terkotori .


aku berbicara dengan sangat berhati hati dengan nya sepanjang jalan , aku membujuk nya menggunakan cara lain dan menyerah pada perencanaan kali ini , dia sangat pintar dengan cepat dia sudah mengerti maksud ku , tetapi dia tidak mengatakan apapun pada ku , dan tidak menolak nya , aku tahu mungkin dia sedang meragukan nya , ini lebih membuat ku menegarkan pikiran ku .


karena di dalam pesawat sangat santai aku merasa nyaman, pesawat akan terbang selama beberapa jam , aku dan sofi berbicara sepanjang jalan , pesawat akan mendarat aku merasa tidak nyaman , ketika nanti sampai di hotel aku hanya ingin mencari tempat untuk istirahat ,

__ADS_1


tetapi banyak sekali orang di hotel ,koridor dan aula penuh dengan orang , dan juga banyak reporter yang sedang jongkok , melihat kita sekelompok wanita muda dan cantik bagaimana bisa membiarkan kita pergi , sekelompok orang mengelilingi kami , mengambil foto kami ini adalah kesempatan untuk menunjukan penampilan dan badan yang bagus semua orang tidak ingin melepaskan kami aku yang lelah dan sikap sofi yang cuek tidak begitu memperdulikan nya , mami dan beberapa wanita yang lain tidak dapat menahan nya , dalam tatapan orang orang membuka jaket , memperlihat kan bikini yang seksi tiba tiba terdengar suara raungan serigala .


dibandingkan dengan suara orang orang yang ada , di suatu pojok pada aula hotel , terlihat bayangan tubuh yang tidak asing , dia hanya melihat sekilas kami yang disini , menggeleng geleng kan kepala lalu menarik koper dan pergi ke atas .


jarak yang tidak beberapa meter dari aula , aku lelah karena mereka sehingga aku berjalan selama setengah jam , dengan tidak mudah nya kami sudah cek in hotel , lalu masuk ke dalam kamar dan tidur , orang lain malahan sangat menantikan nya , kebanyakan dari mereka pertama kali ke pulau pantai , pernah mendengar kalau pemandangan di hotel ini sangat cocok untuk di tinggali , dengan semangat yang ada , satu per satu mulai ganti pakaian renang , berencana untuk main ke pantai sebentar .


aku tidur hingga pukul 3 sore , saat ini di kamar hanya tersisa aku dan sofi saja , ketika aku bangun , dia sedang membaca buku dengan hening , buku berbahasa inggris aku tidak dapat membaca nya dan bertanya


dia tersenyum dengan dingin dan berkata

__ADS_1


"memang disayangkan , tetapi menurutku membaca buku juga cara untuk menghabiskan waktu! ,"


"buku apa yang kamu baca ? kamu terlihat sangat menjiwai nya ?"


"count of monte cristo "


aku terbengong bengong setelah mendengar nya


"aku tidak menyangka kamu membaca buku ini , kamu tidak merasa sangat depresi !"

__ADS_1


dia tersenyum dengan berkata "aku juga merasa begitu , tokoh pada buku ini , setelah mendapat penderitaan yang besar , tetap tidak menyerah pada kepercayaan nya sendiri , pada akhir nya dia dapat membalas dendam pada musuh nya , kesimpulan dari cerita ini menurut ku adalah gairah dan reaksi dari orang ini adalah yang tidak penting "


__ADS_2