Tahun Tahun Yang Telah Terlewati

Tahun Tahun Yang Telah Terlewati
malam yang indah


__ADS_3

saat bos masuk aku menatap wajah nya dan pandangan nya pun jatuh pada wajah ku,


dia sangat tinggi dan tampan tetapi senyum nya ter lihat sangat licik itu membuat ku sangat tidak nyaman, semua karyawan di sini memandang nya dengan rasa penuh kagum bisa di lihat di mata para karyawan wanita ini banyak sekali yang berharap bisa menjadi simpanan nya ,,, aku pun bisa bisa melihat hanya dari wajah nya saja bahwa dia suka sekali ber main perempuan


saat itu dia memandang ku dan dia ber kata pada ku


"jadi kau yang mengusik wanita itu"


dia menyeringai dan sedikit tertawa, aku tidak berani menjawab dan hanya menunduk kan kepala ku saja , saat itu dia terlihat agak kesal karena aku tidak menjawab per tanyaan nya lalu dia pergi ke ruangan nya, aku pergi ke belakang dengan kesal dan saat aku sedang berfikir dan sedikit gelisah apa aku akan di pecat dari sini bagaimana jika aku di pecat.


saat itu kakak manajer datang pada ku dan menyampai kan sesuatu yang bos katakan untuk ku


"natasha bos memanggil mu ke ruangan nya"


"kakak ada apa ya, apa kah bos akan memecat ku?"


"aku tidak tahu tapi kurasa tidak, jika dia ingin memecat mu dia pasti akan langsung mengatakan nya pada ku"


aku merasa sedikit lega mendengar perkataan kakak manager ,,, setelah itu aku langsung mengunjungi kantor bos dan aku mengetuk pintu


TOK...TOK...TOK.


"masuk"


suara itu terdengar serak dan enak di dengar aku memasuki ruangan bos dan ber kata pada nya


"bos ada hal apa memanggil ku kemari"


"tidak usah memanggil ku seperti itu , nama ku Vendy kau panggil saja nama ku"


aku tidak menjawab nya dan hanya menunduk kan kepala ku saat itu vendy mendekati ku sangat dekat hingga nafas nya yang berat itu mengenai wajah ku, aku mundur dan hendak pergi tetapi vendy langsung menghentikan ku dan dia ber kata pada ku


"untuk apa kau sok suci begitu,, natasha aku sudah mencari info tentang mu bukan kah kau wanita panggilan cepat buka harga untuk ku berapa yang kau ingin kan aku akan membayar mu"


aku menetes kan air mata mendengar perkataan nya benar kata orang orang sekali noda tinta telah menetes pada baju maka tidak akan hilang untuk selama lama nya, walau pun kau sudah berubah orang orang akan tetap memandang mu dengan pandangan seperti itu kau natasha selamanya akan di pandang WANITA PANGGILAN aku dengan suara keras dan marah berkata pada nya


"memang aku dulu adalah wanita panggilan tetapi aku sekarang sudah tidak melayani siapa pun kau tidak akan pernah aku layani berapapun yang akan kau bayar"


"natasha kau yang memaksa ku melakukan ini pada mu"


dia menarik ku ke sofa dan menindih tubuh ku berada di posisi bawah dia mencium ku dengan paksa dan dia melepas kan ku untuk mendengar kan apa yang akan aku ucap kan


"lepas kan aku dasar kau bajingan, kalau kau tidak lepas kan aku , aku akan berteriak"


"berteriak lah sesuka mu tidak akan ada yang berani menolong mu, tapi reputasi mu akan hancur jika kau ber teriak"


aku tidak berani berteriak lagi dan dia terus menerus menciumi seluruh tubuh ku dia ber kata pada ku


"kau pantas mendapat kan harga tinggi wajah dan tubuh mu benar benar sangat indah dan menggoda"


aku melawan dengan seluruh tenaga yang ku punya tetapi semakin aku memberontak semakin dia merasa bergairah dan kasar, aku hanya lah seekor semut di mata nya pukulan ku tidak bisa menyakiti nya, saat dia memasuki ku dengan sekali gerakan aku merasa sangat putus asa aku menetes kan air mata dan aku berfikir aku mencari pekerjaan dengan susah payah supaya aku tidak lagi melakukan hal kotor seperti ini tidak di sangka aku akan mendapat masalah seperti ini , aku sepertinya selama nya tidak akan pernah bisa keluar dari jurang ini kecuali ada seseorang yang menarik ku untuk keluar aku merasa putus asa dan sedih , ketika dia selesai melakukan nya dia berkata pada ku


"mulai saat ini kau natasha adalah wanita ku, kau hanya boleh melayani vendy seorang tidak boleh ada yang menyentuh mu selain aku selama aku belum bosan pada mu"


aku keluar dengan pakaian yang sangat berantakan aku ke ruang kakak manager , aku ingin mengundur kan diri ku dari pekerjaan ini aku mengetuk pintu

__ADS_1


TOK...TOK...TOK.


"masuk"


aku masuk dengan wajah sangat sedih kakak manager seperti mengetahui sesuatu dan ter lihat mengasihani ku, aku berkata kepada kak manager


"aku ingin mengundur kan diri kak"


"natasha aku sangat meminta maaf pada mu tetapi kamu tidak di per boleh kan untuk mengundur kan diri oleh bos"


"mengapa tidak boleh aku ingin ber henti kerja dan ya ber henti saja mengapa tidak boleh"


"natasha bos dari awal sudah menebak kau akan mengundur kan diri tetapi dia ber kata pada ku untuk tidak mem perboleh kan itu ter jadi maaf kan aku natasha, kau sabar ya aku turut prihatin dengan mu"


aku keluar dari ruangan kak manager dan kembali ke ruangan vendy saat itu aku langsung masuk tidak mengetuk pintu ter lebih dahulu aku melihat karyawan wanita di sini sedang merayu vendy dengan posisi dia sedang ber jongkok di bawah dan memainkan ke punyaan vendy aku sangat terkejut dan hendak keluar tetapi vendy menghentikan ku dan ber kata pada wanita itu agar pergi, wanita itu dengan kesal pergi dan memelototi ku dengan marah , aku langsung menuju ke arah vendy dan ber kata pada nya


"aku ingin mengundur kan diri"


"aku tidak mengizin kan"


"atas dasar apa kau tidak mengizin kan aku untuk mengundurkan diri, aku akan tetap pergi walau pun kau tidak mengizin kan"


"jika kau tetap pergi aku akan membuat ayah mu tahu kalau kau adalah wanita panggilan, apa kau ingin aku melakukan itu natasha"


aku terkejut mendengar nya bagaimana mungkin dia mencari informasi tentang ku se detail ini aku menggertak kan gigi ku dengan keras dan sangat marah aku berkata


"dasar bajingan"


vendy ter tawa dengan sangat menawan mendengar perkataan ku dan tersenyum licik aku dengan marah pergi dari ruangan vendy, aku tidak mempunyai pilihan lain selain tetap bekerja di sini , aku tidak mengerti apa yang ada di dalam otak pria itu bisa bisa nya dia begitu ter hadap ku.


ke esokan hari nya sebelum aku bekerja aku di panggil oleh kakak manager


"natasha bos memanggil mu"


"ya kak aku akan segera ke sana"


aku menuju ruangan vendy dan mengetuk pintu kejadian kemarin sungguh membuat ku malu,


TOK...TOK...TOK.


"masuk"


aku memasuki ruangan vendy dan langsung pada inti nya berkata


"ada apa kamu memanggil ku"


aku melihat pakaian di tangan vendy sangat indah dalam sekali lihat aku tahu harga nya pasti sangat mahal , aku ber kata pada nya


"apa ini"


"pakai lah natasha"


aku sangat terpesona dengan gaun ini ter lihat sangat indah dan menawan aku membayang kan diri ku mengena kan gaun ini pasti terlihat sangat cantik dan mewah gaun ini di balut dengan warna hitam sangat seksi di pinggiran pinggang nya terdapat berlian yang sangat indah, seperti nya vendy menyadari aku menyukai pakaian ini dan dia sangat tahu selera wanita dia ber kata pada ku


"coba lah pakai kamu pasti akan ter lihat sangat cantik"

__ADS_1


aku hendak pergi ke ruang ganti tetapi dia menahan ku dan ber kata


"di sini saja memang nya bagian tubuh bagian mana milik mu yang belum pernah ku lihat"


aku ter diam sejenak dan tanpa ber fikir panjang aku membuka pakaian ku di depan vendy aku hanya mengenakan BRA dan celana dalam ku saja aku memakai gaun itu dan aku ber kata pada nya


"bagaimana apa kah cocok untuk ku?"


per kataan itu keluar dari mulut ku begitu saja tanpa aku sadari, aku ber putar putar saat ini vendy mendekat dan sangat dekat ke arah ku dia memegang wajah ku dan menatap ku dengan sangat dalam


"kamu sungguh sangat cantik"


aku hanya terdiam mendengar per kataan vendy tapi hal ini membuat ku sadar ter nyata aku belum berubah aku masih sama seperti sebelum nya serakah dan masih menyukai kemewahan, saat aku sedang melamun vendy mencium bibir ku ciuman ini tanpa sadar aku membalas nya, vendy merasa sangat bahagia karena aku akhir nya menerima nya dan vendy mencium ku semakin dalam hingga nafas ku ter senggal senggal baru lah dia melepas kan ciuman itu vendy membuka gaun ku dan BRA ku ter ekpos keluar vendy membuka BRA ku dan dua buah persik milik ku keluar mengambul di udara vendy melumat ** kemerahan itu aku mendesah karena nya


"ahhh.mmm"


"apa kau ingin menjadi wanita ku sekarang natasha, aku akan berikan apa pun yang kau ingin kan"


mata ku langsung ber binar binar ketika mendengar per kataan nya, aku hanya mengangguk angguk kan kepala ku vendy mencium di leher ku membuat banyak sekali kissmark tersebar di seluruh tubuh ku, setelah selesai ber main vendy memberi tahu ku bahwa aku akan di bawa ke acara pesta di prancis dia menyuruh ku untuk segera siap siap karena akan berangkat jam 5 sore , aku memakai gaun ku yang vendy beri kan dan make up ku tidak tebal ter lihat lebih natural tetapi aku sangat cantik warna hitam ini di padukan dengan warna kulit ku yang sangat putih seputih salju, aku ber cermin dan merasa bangga akan ke cantikan ku ini aku keluar dan menemui vendy ,,


........


saat vendy melihat ku dia memandang ku seperti melihat bidadari yang sangat cantik hingga tidak mengedip kan mata,,, dia mengulur kan tangan nya pada ku dan aku memegang tangan nya


"ayo bidadari ku kita akan segera berangkat"


"ayo"


aku ter senyum sangat manis dan sangat indah.


......


kami menaiki pesawat dan saat kami duduk dia terus menerus meraba raba tubuh ku dan dia ber kata


"kau yang telah membuat ku tidak dapat menahan nya, apa kau bisa ber tanggung jawab ke pada ku"


dia tersenyum sangat licik dan menawan


"ini di pesawat banyak orang yang akan melihat"


vendy melebar kan selimut dan menutupi aku dan dia ke dalam selimut,


"aku berikan 100 juta di tempat ini, tempat ini sungguh membuat ku semakin ber gairah"


"oke aku terima tawaran mu"


vendy tersenyum sangat menawan, dia memulai permainan nya dengan berciuman dengan ku, orang orang seperti nya tidak menyadari apa yang sedang kami lakukan orang orang hanya fokus pada urusan nya masing masing vendy membuka gaun bagian bawah ku saja dan mem buka celana dalam ku seketika dia memasuki ku ,,, ingin sekali rasa nya aku mendesah tapi aku hanya menahan nya di tenggorokan ku saja, aku tidak berani karena banyak orang di sini ini sangat memalukan, setelah selesai bermain aku ke toilet dan mem bersih kan diri ku, saat aku hendak keluar aku melihat lughas aku melihat nya apa aku tidak salah lihat aku terus menerus memandang nya hingga dia selesai dia sedang melihat ke cermin aku melihat di belakang nya dan melihat diri nya melalui cermin aku melihat diri nya yang seperti orang bingung dia selalu mengunci alis nya wajah nya yang tampan itu selalu menunjukan ekspresi dingin nya aku memandang nya hingga aku akan menetes kan air mata tiba tiba aku mendengar ada orang yang masuk aku langsung mem benar kan diri dan keluar aku melihat vendy dan vendy langsung ber kata pada ku


"sedang apa???.kenapa lama sekali, aku menunggu mu dari tadi"


"ah maaf tadi aku memberes kan make up ku"


"baik lah kau tunggu aku, aku akan mem bersih kan sisa sisa cinta dari mu"


vendy ter senyum sangat menawan seperti nya dia tidak menyadari suasana hati ku yang berubah

__ADS_1


__ADS_2