
aku sungguh begitu bersinar sangat cantik dan indah, saat aku sampai dan keluar dari mobil mersdesbenz semua orang menatap ke arah ku, kulit yang begitu putih bak salju, tubuh yang mungil memakai gaun dengan punggung tidak tertutup, dan punggung ini sungguh menggoda siapa pun yang melihat nya,
aku bisa melihat tatapan mengagumi dari semua orang yang melihatku, aku merasa bahwa aku malam ini adalah ratu, aku tidak ingin kehilangan kesempatan yang membahagiakan untuk ku, aku mengangkat kepala ku dengan sangat tinggi karena aku merasa sangat bangga, aku menggandeng tangan vendy dengan percaya diri masuk ke dalam, saat didalam vendy sibuk dengan urusan nya, aku pergi ke tempat makanan dan mengambil segelas wine saat itu ada pria tua separuh baya datang ke hadapan ku dan ber kata
"nona boleh kah aku mendapat kehormatan mengetahui nama mu?"
aku sudah banyak melihat bermacam pria termasuk yang seperti ini, tetapi sekarang aku sama sekali tidak tertarik dengan orang tua seperti dia, aku menolak nya dengan halus dan dia mengerti lalu pergi, banyak pria yang menatap ku dengan pandangan kagum dan ingin memiliki, dan banyak juga wanita yang memandang ku dengan pandangan iri nya, pada saat ini seseorang yang kukenal muncul di hadapan ku, aku terkejut tapi aku tidak membiarkan orang lain mengetahui isi hati ku saat ini, aku tersenyum pada nya dan dia menyapa ku
"natasha, sedang apa kau disini?" aku merasa seperti sedang di perhatikan oleh banyak orang, aku tidak ingin orang lain mengetahui indentitas ku , aku pergi menuju balkon , tetapi dia mengejar ku, aku tidak punya pilihan lain dan berhenti di balkon, aku ber tanya pada nya
__ADS_1
"mengapa kau kembali? apa lagi yang kau inginkan?"
"tidak ada, mengapa kau begitu takut pada ku? apa kau tahu video mu itu belum musnah di tangan ku"
"apa yang kau inginkan katakan saja"
"malam ini datang lah ke hotel xx no xx, bagaimana apa kau bersedia"
"dasar sampah!bajingan tidak cukup kah kau menyakiti ku? apa tidak cukup , masih ada muka kau menemui ku disini?"
__ADS_1
lughas seperti bingung tetapi dia langsung menenangkan ku dan ber kata
"maafkan aku, aku tidak seharusnya menamparmu hari itu"
"oh sudah berani berbuat kini tidak mau mengakui nya ya, dasar sampah, aku sangat membencimu hingga ke tulang sumsum ku, apa kau mengerti, enyah lah dari hadapan ku"
"tapi , apa maksudmu aku tidak mengerti ,?"
"apa maksudku, jika kau ingin tahu nanti malam datang lah ke hotel xx no xx , disitu kau akan tahu, apa maksudku dan apa yang telah membuat ku marah, "
__ADS_1
aku pergi dari hadapan nya , suasana hati ku telah hancur sepenuh nya, aku ingin menangis tetapi aku sudah tidak ingat berapa banyak aku menangis , mulai sekarang aku harus lebih kuat.