Tahun Tahun Yang Telah Terlewati

Tahun Tahun Yang Telah Terlewati
mencoba menyelamatkan sendirian


__ADS_3

dada yang bulat dan putih pun terlihat setengah , ditambah lagi dengan kulit dada ku yang mempesona , lebih membuat orang tergoda , aku dapat merasakan dengan jelas nafas nya menjadi berat , dia tertawa nyengir , dia memasukan tangan nya ke dalam baju ku, memijat dan mencubit nya beberapa kali .


"haha tidak disangka kamu wanita ****** sialan ini memiliki ketangkasan , tidak heran dapat menggoda banyak pria , hari ini aku juga ingin mencoba wanita ******* yang menggoda ini ."


tangan nya sangat kasar, dengan sekuat tenaga dia membuat ku kesakitan aku sangat malu hingga melupakan dia memainkan ku dengan nyaman ,


aku melawan nya dengan mundur beberapa langkah , tetapi tenaga nya terlalu kuat dan gerakan nya juga sangat kasar , membuat ku ingin melarikan diri dari genggaman nya , aku merasa menyesal aku tidak bisa menahan tangan ku untuk memukul nya , tetapi dia tidak memperdulikan nya , tangan nya pun bergerak turun , menuju ke tempat terlarang ku .


ketika tangan ku tidak tahu akan bergerak kemana , tiba tiba aku memegang sesuatu yang sangat keras , aku juga tidak memperdulikan benda apa itu , aku mengayun nya , aku menghancurkan orang itu dengan putus asa.


sekarang dia menggunakan mulut nya yang seperti di panggang menjilat dada ku , sebagian besar penglihatan nya tertutup oleh dada ku, dia sama sekali tidak dapat melihat gerakan ku .


terdengar suara penggg..


dia tidak mengatakan apa apa , hanya melanjutkan gerakan nya hingga ke bawah .


sebuah benda yang panas ini terletak di atas dada ku , dengan gemetaran aku menggunakan tangan untuk menyentuh nya , aku menyadari ternyata itu adalah darah , ketika itu aku kaget hingga kedua kaki ku lemas .


"aku membunuh orang ternyata aku membunuh orang " aku kehabisan pikiran , aku mundur beberapa langkah dengan putus asa , secara diam diam aku menjauhi pria yang pingsan ini ,

__ADS_1


aku bangkit melarikan diri , tetapi suatu suara yang terdengar didalam terowongan itu membuat langkah ku terhenti .


"sofi , ,, sofi belum di selamat kan "


aku berjalan dan mencari di dalam terowongan itu , didalam hening sekali tidak ada suara sedikit pun , walaupun aku mengeluarkan suara kecil pun , akan bergema beberapa kali , tidak bisa mengidentifikasi keberadaan seseorang .


aku ketakutan sekali, aku berjalan dengan sangat lambat , hanya beberapa meter saja aku berjalan hingga beberapa menit ,tiba tiba layar telpon ku menyala , dan membuat ku melihat seseorang di pojokan .


ketika aku melihat seketika itu juga air mata ku mengalir .


itu sofi sekarang tubuh nya hanya di tutupi oleh baju yang kotor, tempat yang lain di tutupi dengan baju yang tidak begitu kotor , seluruh badan nya di penuhi dengan luka , sepertinya tidak ada tempat yang bagus , kedua paha nya membengkak parah .


"aku mohon , mohon lepaskan lah aku ..."


dengan lemah sofi membuka mata nya , mata nya bengkak dengan sangat parah , di tempat yang redup seperti ini dia sama sekali tidak dapat melihat ku dengan jelas , dan tidak tahu siapa aku , aku berfikir mungkin dia mengira aku si brengsek itu ,


aku sangat membenci si brengsek itu , membenci nya hingga ke hati ku . aku merangkul sofi dengan sekuat tenaga , dengan suara yang lembut aku berkata


"sofi jangan takut ,,, ini aku natasha , aku datang untuk menyelamat kan kamu "

__ADS_1


"natasha" tiba tiba seluruh tubuh sofi bergemetaran , lalu dia menggunakan tenaga untuk bangkit dan berkata ,


"natasha cepat pergi , orang orang itu bukan lah orang biasa , tujuan mereka adalah mendapatkan mu , kamu cepat lah pergi!!"


setelah mendengar perkataan nya hati ku menjadi lebih sakit , air mata pun menerobos keluar .


tetapi pada saat ini tiba tiba aku mendengar suara seseorang pada terowongan yang berkata


"tuan ,, apakah itu kamu"


hati ku berdetak kembali , aku tahu suara ini adalah teman si brengsek itu , dengan sekuat tenaga aku menopang sofi dan berjalan ke arah keluar dari sini .


kaki sofi yang barusan terluka , terluka sangat parah , ditambah dengan tubuh nya yang sangat lemah , tidak dapat mengeluarkan tenaga sedikit pun .


dia semakin mendengar semakin menangis , dengan rasa sakit dia berkata pada ku


"natasha , kamu cepat keluar tidak perlu memperdulikan aku lagi ,!"


" apa yang kamu katakan, mana mungkin aku meninggalkan kamu!!"

__ADS_1


__ADS_2