
xueman akan menyerang ku kembali tetapi vendy sudah lebih dulu menangkap lengan nya dan membawa nya pergi, aku seorang diri di tinggal kan lagi terlebih dengan keadaan ku yang seperti ini, semua orang menatap ke arah ku dan aku hanya menatap tajam mereka kembali, aku pergi ke toilet dan membersihkan diri ku , saat aku keluar toilet aku bertemu dengan wajah yang familiar untuk ku,
"natasha, " aku menengok ke arah nya denga. lesu, saat itu mata kami ber temu
"radit " aku merasa sangat malu dengan penampilan ku ini
"mengapa pakaian mu basah seperti ini,? apa ada yang membully mu?"
"tidak apa apa "
"ayo aku antarkan ke mall untuk mengganti baju yang kotor ini"
awal nya aku ingin menolak tetapi radit memegang tangan ku dan memaksa aku supaya tidak menolak
"jangan selalu menolak bantuan ku, aku akan sedih"
"baik lah"
saat aku keluar dari toilet orang yang menatap ku kembali memalingkan mata mereka ke arah ku, tetapi tatapan mereka kali ini sangat berbinar , mungkin karena ada radit di sebelah ku, pria yang tampan dan terlihat sangat lembut seperti pangeran ber kuda putih,
.....
di depan resto lughas sedang mengamati ke arah aku dan radit kini kesabaran nya sudah di ujung kepala nya, mengepal kan tangan nya lebih erat saking erat nya urat di tangan nya sampai menonjol ke luar .
__ADS_1
....
tiba tiba saja datang pria yang sangat tampan saking tampan nya terlihat begitu sempurna sampai tidak menemukan celah mata lughas yang bagai batu amber itu yang selalu bersinar kini sangat menakut kan, semua orang di resto ini mengalihkan pandangan nya kepada lughas dengan wajah terpesona ada yang sampai air liur nya keluar karena melihat ketampanan lughas, ketampanan yang seperti pahatan sangat sempurna, semua orang mulai berbisik
tiba tiba lughas memegang tangan ku dengan sangat erat, aku merasa sangat sakit ,
semua orang mulai membicarakan aku lagi, mungkin karena aku bersama 3 pria yang berbeda , ada yang menatap dengan tatapan iri, kagum, dan benci , aku sudah biasa melihat tatapan orang orang seperti itu kepada ku, aku ber kata pada lughas
"lepaskan aku"
"tidak akan, ikut lah dengan ku"
lughas berbicara dengan nada memerintah aku sangat tidak suka dengan nada bicara nya
"natasha sudah bilang tidak mau, kau lepaskan tangan nya"
"memang kau pikir siapa diri mu?"
radit tidak juga ingin melepaskan tangan ku, aku sangat bingung semua orang sedang menatap ke arah kami ber tiga, lughas dengan marah melotot ke arah radit dan sekali lagi ber kata, nada nya sungguh sangat dingin
"ikut aku pergi"
aku berfikir bahwa aku tidak akan bisa melawan kekuatan nya dan aku tidak ingin melibatkan radit dalam urusan ku ini , aku melepas tangan radit dan ber kata
__ADS_1
"radit terimakasih tapi aku akan pergi dengan lughas"
radit dengan kecewa melepas tangan ku, lughas menarik ku masuk ke mobil nya wajah nya masih terlihat marah dingin dan sangat seram lalu lughas ber kata
"mau tengok ayah mu pulang?"
aku melamun dengan heran mengapa tiba tiba lughas mengajak ku pulang ke kampung,
"untuk apa? lagian ini baru masuk kuliah"
"kau tidak mau mengajak ku ke sana lagi"
"apa maksud mu dengan tidak mau mengajak mu? apa kau lupa kau punya janji balas dendam pada ku"
"baik lah kita undur untuk pulang ke kampung halaman mu, kita pergi ke mall untuk membeli baju, wanita kurang ajar itu berani sekali dia menumpahkan kopi dan menampar wanita ku, apa kau ingin membalasnya,"
"apa kau kenal wanita itu" aku dengan heran ber kata pada lughas
"untuk apa kau bertanya? kau sangat penasaran ya semua hal tentang vendy?"
"apa maksudmu tidak mau cerita ya sudah , aku hanya sekedar penasaran saja dan kau pun tahu bahwa aku tidak mencintai nya, kau cemburu pada orang yang salah, kau boleh cemburu kalau aku bersama orang yang aku cintai seperti aku cemburu pada mu dan criselia"
tiba tiba lughas mendekat dan mencium bibir ku, membungkam semua ucapan ku , ciuman ini sangat dalam masuk mencari lidah ku untuk saling melilit
__ADS_1
"mmmhh, ". aku melotot ke arah nya .