
semua orang di mall menyaksikan sofi yang di bawa pergi oleh mobil itu , aku sangat takut bila terjadi sesuatu pada sofi , dengan tangan gemetar aku menelpon lughas .
TUT . TUT . TUT
"Hallo , " terdengar suara datar dari ujung telpon
"lughas teman ku di culik oleh orang itu "
"kamu tenang dulu , kamu tidak perlu melakukan apa apa , biar aku yang urus semua ini"
"tapi" sebelum aku berbicara telponnya sudah di matikan duluan, aku sangat panik , tidak apa jika aku yang di tangkap tapi bagaimana dengan sofi , dengan pengalaman yang telah ku lalui aku pasti juga bisa melewati semua ini , saat ini ponsel ku berdering
"hallo"
"hahahaha apa kau tidak menginginkan nyawa teman mu lagi"
"kau.. apa yang kau lakukan pada teman ku , lepaskan dia , aku yang kalian cari jangan sakiti dia "
__ADS_1
"hahahaha melepaskan nya hahhaa"
terdengar suara banyak pria sedang tertawa , tubuh ku bergetar aku sangat takut
"apa yang kau ingin kan ? lepaskan teman ku , aku akan membayar kalian 3 kali lipat dibandingkan wanita itu"
"sudah terlambat , karena mu aku banyak kehilangan teman teman ku , karena mu aku jadi buruan "
"berapa yang kau ingin kan akan aku berikan"
"baik lah , bawa uang sebanyak 4 miliar , jangan hubungi siapa pun jika tidak nyawa teman mu tidak akan dapat tertolong lagi"
aku hanya mempunyai waktu sedikit , aku ke bank untuk mencairkan uang ku , karena hari sudah mulai larut .
____
setelah di hitung uang ku tidak sampai 4 miliar , hanya 3,5 miliar bagaimana ini , apa aku harus meminjam pada radit tapi jika radit tahu nyawa sofi akan jadi taruhan nya .
__ADS_1
aku membuat satu keputusan yang sulit , yaitu tidak memberitahukan radit posisi ku sekarang .
mereka orang yang seperti apa , aku tidak dapat memastikan nya , tetapi dapat ku pastikan adalah aku tidak dapat memakai nyawa sofi untuk mengambil resiko , jika benar benar ada orang jahat lagi , dan menyakiti sofi takut nya aku tidak dapat memaafkan diri ku seumur hidup ,
radit menelpon ku berkali kali tetapi aku tidak dapat menjawab nya , dia berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan orang orang itu , kepolisian yang di utus radit tidak dapat menemukan jejak apa pun .
sekarang sudah jam 8 malam aku sudah tidak dapat menunggu lagi , waktu ku tidak banyak , aku sangat gelisah , aku tidak tahu aku berbuat seperti ini benar atau salah , maka akibat nya pasti sangat menakutkan , tidak hanya tidak dapat menyelamat kan sofi bahkan aku juga akan terjerat .
waktunya sudah akan tiba aku buru buru menaiki taksi , dan pergi ke tempat itu sendiri.
ini adalah sebuah terowongan yang terbuka dan luas , didalam terowongan itu sangat gelap , tidak ada halangan apa pun , banyak arah untuk menuju ke kota , jika melarikan diri dari tempat ini walaupun banyak orang yang mengejar di belakang , tidak usah takut terkejar.
aku berfikir beberapa orang ini sangat licik .
aku berdiri di luar terowongan itu , aku tidak berani untuk bergerak maju selangkah pun , melempar bungkusan uang itu di tanah , lalu berlari ke belakang sejauh 10 meter lebih .
aku berteriak ke arah terowongan yang gelap lalu berkata
__ADS_1
"hei , aku sudah melakukan apa yang kamu mau , ambil uang nya , sekarang lepaskan lah teman ku"