
tadinya aku ingin mengembalikan nya tetapi aku tidak ingin bertemu dengan nya lagi, jadi aku membawa pulang gaun nya , setelah sampai di rumah , aku merasa sangat lelah aku hanya menutup mata ku dan tertidur dengan tenang ,
entah sudah berapa lama aku tertidur aku bangun karena suara dering ponsel ku , aku mengangkat nya dan ber kata
"hallo "
"bersiap lah satu jam lagi kamu datang ke bandara kita akan berangkat "
"baik lah"
aku turun dari tempat tidur ku , aku menyiapkan beberapa baju pesta dan mengepak nya dengan rapih di dalam koper , aku menaiki taksi pergi ke bandara , setelah 30 menit aku sampai , aku melihat mami membawa segerombolan gadis gadis cantik, aku tahu mereka semua sama seperti ku , mami memanggil ku dan berkata
"natasha ayo kemari ,"
aku hanya mendekat , aku melihat ada seorang gadis yang ber penampilan cantik dan kurus , dengan penasaran aku ber tanya
__ADS_1
"siapa wanita itu mengapa aku belum pernah melihat nya , sebelum nya?"
mami tersenyum misterius dan ber kata
"dia bernama sofi, dia adalah orang penting bagi ku , aku beritahu kamu dia masih seorang perawan !"
Aku terkejut dan melihat wanita itu sekilas lagi , wajah nya yang tidak terlihat biasa , sifat nya yang cuek membuat dia terlihat mencolok ! tetapi di luar sifat nya yang cuek itu , aku dapat melihat kesedihan yang ada di mata nya .
teringat dengan salah satu gadis yang polos akan terikat dengan arah jalan mami aku ber kata dengan sedikit marah
setelah mami mendengar perkataan ku dia tidak marah , malah tertawa dan menjelaskan
"dia memiliki latar belakang yang bagus , tetapi hidup nya tidak lah mudah , kehilangan ayah nya ketika masih kecil , sekarang tidak ada penghasilan yang cukup , lagi pula dia memerlukan biaya obat yang besar untuk mengobati ibu nya yang sedang sakit parah , jika kamu mengatakan dia gadis adalah gadis yang kesepian , bisa bagaimana?"
mendengar mami berkata demikian aku menjadi semakin menghormati sofi , semakin ku dengar semakin merasa seperti darah anjing , kenapa mirip dengan drama pada biasanya ?
__ADS_1
aku tidak punya hak untuk menghentikan cara berfikir orang lain , mereka yang dapat memilih pilihan mereka , tetapi aku tetap merasa simpati kepada wanita bernama sofi ini.
aku berkata pada mami
"kamu memperlakukan nya begitu , apa kamu tidak merasa bersalah ?"
"merasa bersalah ? merasa bersalah apa ? kita semua bersedia , aku juga tidak memaksa nya , kenapa aku harus merasa bersalah?"
aku benar benar marah karena perkataan nya , dengan menahan kemarahan ku aku ber kata
"ini artinya kamu menjebak orang lain , melihat orang lain masuk ke jebakan mu kamu tidak hanya tidak menolong nya , tetapi kamu malah mendorong nya lagi , mungkin hidup orang akan habis begitu saja , kamu masih mengatakan kamu tidak bersalah ?"
mami mendengar perkataan ku dengan tidak sabar berkata
"natasha kita sudah kenal lama , apa maksudmu dari perkataan mu ini ? aku memang begitu , dia bersedia atau tidak bersedia adalah urusan nya , aku tidak melakukan apa pun pada nya , kamu bisa pergi menanyakan nya jika kamu tidak percaya , menyuruh nya untuk pergi sekarang dia bersedia atau tidak !!"
__ADS_1