Tahun Tahun Yang Telah Terlewati

Tahun Tahun Yang Telah Terlewati
persiapan


__ADS_3

tadinya aku ingin mengembalikan nya tetapi aku tidak ingin bertemu dengan nya lagi, jadi aku membawa pulang gaun nya , setelah sampai di rumah , aku merasa sangat lelah aku hanya menutup mata ku dan tertidur dengan tenang ,


entah sudah berapa lama aku tertidur aku bangun karena suara dering ponsel ku , aku mengangkat nya dan ber kata


"hallo "


"bersiap lah satu jam lagi kamu datang ke bandara kita akan berangkat "


"baik lah"


aku turun dari tempat tidur ku , aku menyiapkan beberapa baju pesta dan mengepak nya dengan rapih di dalam koper , aku menaiki taksi pergi ke bandara , setelah 30 menit aku sampai , aku melihat mami membawa segerombolan gadis gadis cantik, aku tahu mereka semua sama seperti ku , mami memanggil ku dan berkata


"natasha ayo kemari ,"


aku hanya mendekat , aku melihat ada seorang gadis yang ber penampilan cantik dan kurus , dengan penasaran aku ber tanya

__ADS_1


"siapa wanita itu mengapa aku belum pernah melihat nya , sebelum nya?"


mami tersenyum misterius dan ber kata


"dia bernama sofi, dia adalah orang penting bagi ku , aku beritahu kamu dia masih seorang perawan !"


Aku terkejut dan melihat wanita itu sekilas lagi , wajah nya yang tidak terlihat biasa , sifat nya yang cuek membuat dia terlihat mencolok ! tetapi di luar sifat nya yang cuek itu , aku dapat melihat kesedihan yang ada di mata nya .


teringat dengan salah satu gadis yang polos akan terikat dengan arah jalan mami aku ber kata dengan sedikit marah


setelah mami mendengar perkataan ku dia tidak marah , malah tertawa dan menjelaskan


"dia memiliki latar belakang yang bagus , tetapi hidup nya tidak lah mudah , kehilangan ayah nya ketika masih kecil , sekarang tidak ada penghasilan yang cukup , lagi pula dia memerlukan biaya obat yang besar untuk mengobati ibu nya yang sedang sakit parah , jika kamu mengatakan dia gadis adalah gadis yang kesepian , bisa bagaimana?"


mendengar mami berkata demikian aku menjadi semakin menghormati sofi , semakin ku dengar semakin merasa seperti darah anjing , kenapa mirip dengan drama pada biasanya ?

__ADS_1


aku tidak punya hak untuk menghentikan cara berfikir orang lain , mereka yang dapat memilih pilihan mereka , tetapi aku tetap merasa simpati kepada wanita bernama sofi ini.


aku berkata pada mami


"kamu memperlakukan nya begitu , apa kamu tidak merasa bersalah ?"


"merasa bersalah ? merasa bersalah apa ? kita semua bersedia , aku juga tidak memaksa nya , kenapa aku harus merasa bersalah?"


aku benar benar marah karena perkataan nya , dengan menahan kemarahan ku aku ber kata


"ini artinya kamu menjebak orang lain , melihat orang lain masuk ke jebakan mu kamu tidak hanya tidak menolong nya , tetapi kamu malah mendorong nya lagi , mungkin hidup orang akan habis begitu saja , kamu masih mengatakan kamu tidak bersalah ?"


mami mendengar perkataan ku dengan tidak sabar berkata


"natasha kita sudah kenal lama , apa maksudmu dari perkataan mu ini ? aku memang begitu , dia bersedia atau tidak bersedia adalah urusan nya , aku tidak melakukan apa pun pada nya , kamu bisa pergi menanyakan nya jika kamu tidak percaya , menyuruh nya untuk pergi sekarang dia bersedia atau tidak !!"

__ADS_1


__ADS_2