Tahun Tahun Yang Telah Terlewati

Tahun Tahun Yang Telah Terlewati
lughas membantuku


__ADS_3

"kenapa kau membantu dia" ucap nina sambil menunjuk ke arah ku , lughas mengerutkan kening nya sebenarnya akupun tidak tahu mengapa lughas mau turun tangan membantu ku,


"sudah lah nina apa kau belum merasa puas?" rudy berdiri di depan nina dan mempertanyakan pertanyaan itu kata kata nya seperti menopang ku tetapi aku tahu ia berkata seperti itu karena karena takut lughas akan membalas nina , siapa yang tidak takut pada lughas memiliki kekuasaan no 1 di kota jakarta bukan hanya memiliki uang keluarga nya adalah mafia dia sangat kejam dan ditakuti oleh semua orang, aku hanya bisa menggenggam pakaian lughas karena hanya dia yang bisa melindungi ku saat ini,


"mulai saat ini natasha milikku aku tidak memukul perempuan tetapi jangan membuat ku tidak mempunyai pilihan lain"


kata kata lughas membuat seisi kelas menjadi hening.


raut wajah rudy berubah sepertinya semua orang tidak menyangka gadis desa seperti ku bisa menjadi pacar lughas dan rudy sekaligus.


"lughas ku katakan padamu jangan kamu pikir aku tidak berani menyuruh orang untuk menghabisi mu" kata nina masih bersi keras ingin menghabisi ku lalu rudy menarik nya keluar , lughas menggendong ku dan membawaku keluar kampus semua orang melihat kejadian ini


"terimakasih" aku berkata pada nya

__ADS_1


"kita ke hotel saja" kata ku padanya aku tidak punya cara lain untuk berterimakasih padanya aku hanya dapat menggunakan tubuhku,


lughas membawaku ke hotel pakaian ku benar benar hancur pakaian dalam ku yang berwarna merah jelas terlihat,


aku melepaskan pakaian ku lalu memeluk lughas


"terimakasih untuk hari ini aku...."


secara perlahan aku membuka sabuk lughas dan membuka kemeja nya.


"apakah kau yakin kau akan menggodaku seperti ini?" kata lughas


"terimakasih untuk hari ini, ini adalah cara ku untuk berterimakasih" lalu aku meraih nya dan mulai menggerakan tangan ku,

__ADS_1


aku ingin terlihat canggih dan ahli aku tidak membiar kan nya melihat wajahku yang sangat berantakan dan dipenuhi oleh air mata.


aku tidak tahu apa yang harus ku lakukan seluruh anak kampus mengetahui nama ku.


lughas memeluk ku tangan nya yang besar menggenggam dua buah dada ku.


setelah semuanya berakhir aku tertidur dan keesokan hari nya lughas sudah tidak ada di samping ku dan ada beberapa lembar uang dan satu set pakaian baru untuk ku,


melihat handphone ku aku melihat ada beberapa panggilan tidak terjawab dan beberapa pesan teks dari mami


"natasha kamu kemana saja kenapa lama tidak datang ke club exside mami selalu menunggu kamu nanti malam datang kemari,kamu jangan berpacaran dengan seseorang walaupun itu adalah tuan lughas kamu mengerti natasha"


"ya mi aku mengerti , di kampus banyak orang yang menggangguku dan tuan lughas lah yang membantu tanpa kekuasaan nya aku akan hancur mi aku tidak akan pacaran dengan nya mami tenang saja" mami tidak akan membiarkan aku memiliki pacar dikarenakan jika aku memiliki pacar aku tidak akan bisa menghasilkan uang lagi untuk mami tetapi aku sudah tidak bisa kembali ke awal aku sudah masuk ke jurang yang tiada ujung nya.

__ADS_1


__ADS_2