Tak Kusangka Cinta

Tak Kusangka Cinta
eps 9


__ADS_3

Zyan prov


Selesai menghabiskan makanan kami. Aku pun mengantar alice untuk pulang. Entah, mengapa hari ini waktu berjalan dengan cepat saat aku bersamanya.


Laju motor sengaja aku pelankan agar bisa menikmati malam ini bersama wanita yang membuat jantungku berdegub kencang selama 3 tahun belakangan ini.


Mungkin alice tidak tahu jika selama ini aku menyuruh anak buahku untuk mengintai alice dari jauh. Setiap hari aku bisa melihat aktivitas dan pertumbuhan alice dari video di layar ponsel yang dikirimkan anak buahku.


Yah, bilang saja aku penguntit karena menyuruh anak buahku mengikutinya kemana pun dan apa pun yang ia lakukan selama ini.


Author prov


Alice sebenarnya dalam hati merasa kesal dengan zayn karena melajukan motornya dengan pelan sambil sebelah tangannya menggenggam terus tangan alice yang melingkar di perutnya.


"ya ampun....


jika seperti ini kapan aku sampai ke rumah ?" keluh alice dalam hati.


Akhirnya mereka sampai di rumah kediaman om stuart. Alice turun sambil berpegangan pada tangan zayn.


"Maaf yah kak ngg bisa nyuruh kak zayn buat mampir...


soalnya udah malem... " ucap alice


"ngg apa-apa...


lain kali aja dan makasih untuk hari ini !" ucap zayn sambil tersenyum


"justru aku yang seharusnya bilang makasih karena udah ditraktir kamu... "

__ADS_1


"aku masuk yah kak !" ucap alice sambil melangkahkan kakinya masuk ke dalam


"bentar el.... " cegat zayn


"kenapa ?" tanya alice bingung.


Zayn segera turun dari motornya dan mendekat ke arah alice. Dirinya bisa melihat wajah zayn yang mendekat ke arah wajahnya. Hembusan nafas hangatnya terasa ke kulit wajah alice.


"kalo dia berani macam-macam aku pukul dia !" batin alice sambil memejamkan matanya.


1 detik...


2 detik...


3 detik...


ceklek, suara kunci helm terbuka..


"Ya, udah aku pulang....


nanti aku telpon... istirahat yah sayang...bye.... " ucap zyan sambil mengusap lembut pucuk rambut alice


Alice hanya diam sampai zyan pergi meninggalkan dirinya yang masih bengong.


Segera dirinya berlari masuk ke dalam rumah. Dirinya merutuki kebodohannya mengira zyan akan mencium dirinya....


"aaarrhgghhtt..... kenapaaku bisa berfikir seperti itu ?" teriak alice saat masuk ke dalam kamar sambil mengacak rambutnya frustasi


Di sisi lain...

__ADS_1


Alex baru saja pulang bekerja setelah itu membersihkan dirinya. Lalu memainkan ponselnya duduk diatas sofa.


Saat dirinya sedang tenang melihat email yang masuk tiba-tiba suara teriakan wanita masuk ke dalam gendang telinganya.


Segera alex berlari ke kamar alice karena suaranya berasal dari sana.


"el..... " teriaknya panik sambil mendobrak kamar alice


"awww..... " ucap alice saat pintu yang dia akan buka tiba-tiba dengan cepat menghantam wajah cantiknya.


Alex yang terkejut segera berjongkok melihat keadaan alice.


"kak al... sakit tahu...hiks..... hiks.... "tangis alice sambil memegang hidung dan keningnya


"ya, ampun el.... maaf kak al ngg sengaja !


kamu ngg apa ?" tanyanya khawatir sambil melihat kening alice


"hahahahha...... " tawa alex pecah saat melihat kening alice yang benjol bulat seperti telur


"huwaaa,,,,,,, kak al jahat.... huwaaa... " tangis alice semakin keras


"kenapa ?" tanya mario saat dirinya baru datang


"hahahah,,,,,, " tawa mario tak kalah kencang saat melihat alice menangis dengan benjolan besar dikening sepupunya


"huwaa.... momy..... dady...... kak al jahat....


kak mario juga jahat.... huwaa..."

__ADS_1


Alex dan mario segera menghentikan tawanya dan membantu alice duduk di ranjang sambil berusaha menghentikan tangisnya.


__ADS_2