
grep...
Alice terkejut saat akan membalikkan tubuhnya zayn sudah memeluknya dengan erat.
"Aku tidak suka kamu berdekatan dengannya !" ucap zayn sambil memeluk erat alice
"oppa dia sahabat el dari kecil kenapa berbicara seperti itu ?" jawab alice bingung
"mungkin kamu melihatnya sebagai sahabat !
Tapi aku lelaki el...
aku bisa melihat dia tidak menganggapmu sebagai sahabat tapi sebagai seorang wanita !" ucap zayn sambil melepas pelukkannya dan menatap dalam
"Maksud kak zayn apa ?
dia sama seperti kak richard dan kak sean....kak !"ucap alice sambil menepis tangan zayn yang ada di pundaknya
"Dia menyukaimu el....
dia menganggapmu lebih dari sahabat !
kakak bisa melihat itu dari matanya .... "
"cemburu kak zayn tidak masuk akal !" ucap alice sambil meninggalkan zayn dan masuk ke dalam kamarnya.
Zayn segera menyusul alice masuk ke dalam kamar, melihat sang kekasih yang bersedih duduk diatas sisi ranjang. Dirinya segera berjongkok di hadapan alice sambil mengusap tangannya lembut.
__ADS_1
"Kak zayn tahu sejak kecil kami selalu bersama...
dia itu sama seperti oppa marven, kak alex dan kak mario !" ucap alice
"Dia menyayangi el karna dia menganggap aku sebagai adiknya...."
"Dia anak tunggal kak, jadi merasa kesepian hidup tanpa saudara !" tambahnya
Zayn menatap alice dengan derai air mata segera dirinya berdiri dan duduk di sebelah alice dan memeluk alice erat.
"Maaf, mungkin kak zayn yang salah...
aku terlalu cemburu karena takut kehilanganmu sayang... " ucap zayn lembut
"Apalagi kekasihku sangat cantik dan manis pasti laki-laki diluar sana berlomba-lomba untuk mendapatkanmu !" tambahnya sambil mengusap sisa air mata alice yang berjatuhan.
"Maafkan aku....
kamu mau kan memafkan kakak ?" tanya zayn
Alice menganggukkan kepalanya dan tersenyum pada zayn yang dibalas juga dengan senyuman zayn.
Zayn mendekatkan wajahnya sampai tidak ada jarak diantara mereka. Alice menutup matanya dan sebuah kecupan zayn mendarat sempurna pada bibir merahnya.
Zayn menjauhkan bibirnya dan menatap alice dalam.
Lalu alice pun membuka matanya dan membalas tatapan zayn yang hangat dan penuh cinta.
__ADS_1
Tanpa fikir panjang zayn kembali mengecup bibirnya. Entah, dorongan dari mana alice membalas kecupan zayn. Semula tangan zayn yang ada di dagu perlahan turuh ke leher dan ke tengkuk alice.
Berbeda dengan kecupan singkat yang pertama yang kedua ini zayn tidak melepas bibir alice begitu saja dia terus menyesap dan menghisap bibir alice atas dan bawah bergantian. Lidahnya pun menerobos masuk ke dalam mengabsen tiap gigi di dalamnya tanpa terlewatkan tiap incinya.
Tangan alice yang berada di pinggang zayn meremas kuat bajunnya. Saat zayn terus saja memperdalam pangutan mereka. Sampai perlahan zayn membaringkannya di ranjang dengan zayn berada di atas tubuh alice.
Saat pasokan oksigen mulai menipis zayn melepas ciuman mereka dan menatap hangat alice Sambil mengusap bibir alice yang sedikit basah karena ulahnya.
"aku mencintaimu sayang.... " ucap zayn sambil mengusap pucuk kepala alice yang ada di bawahnya
"Aku juga mencintaimu... " jawab alice
Cup...
Zayn mengecup kening alice lembut dan membaringkan tubuhnya di sebelah alice sambil melingkarkan tangannya pada perut ramping kekasihnya.
"Aku lelah...
bolehkah aku tidur di sini hmm ?" tanya zayn sambil memejamkan matanya
"Kalau begitu aku akan menyuruh pelayan untuk menyiapkan kamar untuk kakak !" jawab alice sambil beranjak bangun.
Tapi, zayn mencegahnya dan menarik tubuh alice agar kembali berbaring di sisinya.
"Aku ingin tidur di sini sebentar sambil memelukmu sayang... " ucap zayn
"hanya tidur memeluk dirimu tidak lebih.... " tambahnya memohon.
__ADS_1
Alice menganggukkan kepalanya dan memejamkan matanya untuk tidur bersama zayn.