Tak Kusangka Cinta

Tak Kusangka Cinta
Eps 61


__ADS_3

Pagi harinya alice sudah bangun dan akan turun kebawah untuk memasak. Tapi, dengan erat jung hwan mempererat pelukkannya. Alice langsung membalikkan badannya dan melihat jung hwan yang masih menutup matanya.


Tangan alice terulur menyentuh rambut, alis hidung dan bibir jung hwan.


"Aku tidak menyangka, jika suamiku ternyata oppa !


dari kecil kita selalu bersama dan bodohnya aku tidak menyadari jika oppa ternyata mencintaiku...


maafkan aku oppa !


pasti kamu sangat terluka karenaku ?" ucap alice sedih


Jung hwan membawa alice pada dekapannya sambil mengusap-usap punggungmu dan sesekali mencium keningnya lembut.


"aku yang lebih tidak menyangka jika wanita yang aku cintai selama ini sekarang berada disisiku...


menjadi milikku seutuhnya, jadi jangan salahkan dirimu sayang.. " ucap jung hwan sambil mengecup kening alice


"Kamu tahu...


kamu adalah permata hatiku !


tetaplah disisiku walau apa pun yang terjadi !" tambahnya


Alice menganggukkan kepalanya dan memeluk erat jung hwan.


5 menit...


10 menit...


15 menit...


"mmh, oppa bisakah kau melepaskan pelukkan mu ?" tanya alice ragu


"biarkan begini dulu sebentar !" jawab jung hwan malas


"oppa, aku harus memasak untuk sarapan !

__ADS_1


nanti momy teriak-teriak nyariin aku iih... "


"kamu lucu sayang...


bukankah momy pergi ke korea tadi malam !"


Alice mengingat kembali kejadian semalam saat dirinya dan jung hwan makan malam. Momy dan dadynya pamit untuk pergi ke korea karena ada pekerjaan penting disana.


"ouh, iya...


tapi, apa oppa tidak akan pergi bekerja ?" tanya alice lagi


"aku bossnya !


jadi hari ini aku libur dulu sayang... " jawab jung hwan


Alice langsung bangun dan melepas pelukkan jung hwan dengan kasar.


"Kalau begitu aku aja yang pergi bekerja !" ucap alice sambil turun dari ranjang.


"Okey, okey.... kamu menang !


aku akan bekerja sayang...


tapi, kamu harus datang pada waktu makan siang !" ucap jung hwan


"Baiklah sayang,...." jawab alice sambil mengecup bibir jung hwan kilas dan berlari ke arah pintu


Mendapat serangan mendadak membuat jung hwan mematung di tempat.


"cepat mandi sayang....


aku masak dulu !" teriak alice di balik pintu


"dasar anak nakal....


awas kamu sayang..... " ucap jung hwan sambil tersenyum dan masuk ke dalam kamar mandi.

__ADS_1


Hari-hari mereka lalui dengan penuh cinta dan kasih sayang. Mungkin, karena mereka selalu bersama sejak kecil membuat keduanya jarang berselisih paham.


Tak terasa hari demi hari mereka lewati bersama.


"Sayang, pakaikan bajuku.... " ucap jung hwan manja pada istrinya


"iya, sayang.... " jawab alice sambil mengambil kemeja


sang suami.


Alice dengan telaten memakaikan kemeja pada jung hwan dan setelah itu dia memasangkan dasi pada jung hwan. Tapi, saat tangan alice sudah membuat simpul dasi.


Tangan alice di tahan oleh tangan jung hwan dan mengarahkannya pada jakun milik jung hwan.


Terasa saat jakunnya naik turun karena menelan salivanya.


deg...


deg...


jantung alice berdetak lebih cepat..


Sungguh jung hwan selalu membuat wajah alice merona karena tindakannya yang selalu tidak terduga.


"Aku suka saat melihat rona di wajahmu... " goda jung hwan


"oppa.... kenapa kamu selalu menggodaku ?" ucap alice gugup


"hahah, karena jawabannya hanya satu sayang... "


"apa ?" tanya alice


"kamu selalu menggodaku terlebih dahulu !"


"kapan ?" tanya alice tak terima


"Setiap saat saat.... " ucap jung hwan sambil menarik pinggang alice agar lebih dekat dan menciumnya dengan ganas.

__ADS_1


__ADS_2