
Di supermarket alice dengan bahagia mengambil semua barang yang dibutuhkan di rumah. Sedangkan, jung hwan menunggunya di cafe di lantai atas gedung itu.
Sebenarnya jung hwan ingin sekali berbelanja bersama sang istri. Alice yang mengambil barang-barang yang mereka butuhkan dan dirinya yang mendorong troli belanja.
Tapi, ancaman alice yang tidak akan memberinya jatah dan tidur diluar membuat jung hwan mengalah untuk menunggunya di cafe.
Disaat orang lain ingin bersama pasangannya berdua. Berbeda dengan istrinya itu yang merasa risih dan tak tenang jika berbelanja ditemani orang lain.
Saat selesai berbelanja dia akan menelpon jung hwan untuk membawa belanjaannya.
"Wuah, diskon susu.... " ucap alice senang saat melihat tumpukan susu coklat
"lebih baik aku beli 30 kotak ah, mumpung diskon...
heheh.... " ucapnya dalam hati.
Tapi, saat akan mengambil susu yang terakhir sebuah tangan menggenggam tangannya.
Alice melirik tangan siapa yang menyentuh tangannya itu.
"oppa zayn !" ucap alice tak percaya
Terlihat pria itu kebingungan mendengar seorang wanita memanggilnya zayn.
"Sepertinya anda salah orang nona...
nama saya Mark simtson !" jawabnya sambil tersenyum manis
"Ah, benarkah ?
maafkan saya tuan... " ucap alice malu
"bolehkah saya mengambil kotak susu terakhir ini ?
saya lihat anda sudah banyak mengambilnya....
__ADS_1
jika nona tidak keberatan tentunya !"
"ah, iya... silahkan.....
jika anda menginginkannya !" jawab alice sambil memberikan kotak susunya
"Terima kasih nona...
kalau begitu saya permisi...." jawab mark sambil mengambil kotak susu itu dan pergi dari hadapan alice dengan tersenyum.
Alice masih diam mematung ditempatnya setelah kepergian lelaki yang bernama mark tersebut.
"Oppa zayn..... " lirih alice dalam hati
"kepalaku sakit !" ucapnya sambil memegang kepalanya.
Lalu alice duduk di sebuah bangku sambil menarik trolinya dan menelpon jung hwan.
Disisi lain...
ting...
Suara pesan masuk ke dalam ponselnya.
Segera dirinya membuka pesan tersebut karena takut alice sudah selesai berbelanja dan menunggu dirinya lama.
Tapi, jung hwan mengerutkan alisnya saat membaca pesan tersebut.
My wife❤
Sayang, kepalaku pusing...
bisakah kamu ke sini ?
__ADS_1
aku berada di dekat rak susu
Dengan cepat dan cemas jung hwan segera berlari dimana istrinya itu berada.
Terlihat alice sedang duduk di bangku sambil memegang trolinya.
"kamu kenapa ?" tanya jung hwan panik sambil tangannya menangkup wajah alice
"sayang.... kepalaku sedikit pusing !" jawab alice lemah
"kita pulang saja.... biarkan pengawal yang mengurus semuanya.... " titah jung hwan sambil menggendong alice untuk pulang.
"eh, sayang....
aku masih bisa berjalan !!" tolak alice halus ssat jung hwan saat akan menggendongnya
"tidak ada penolakkan.... " jawab jung hwan dingin.
Alice membenamkan wajahnya pada dada bidang sang suami. Dirinya malu dengan perlakuan jung hwan yang menggendongnya ala bride style di depan umum.
Terdengar suara orang-orang yang berbisik-bisik padanya.
"Ah, lebih baik aku pura-pura pingsan saja tadi...
dari pada seperti ini !!
bikin malu.... " kesal alice dalam hati.
Sedangkan, jung hwan tidak peduli dengan ucapan dan lirikkan orang lain. Dirinya langsung membawa alice dengan cepat ke dalam mobil mereka.
Sesampainya di massion jung hwan dan alice dikejutkan dengan kedatangan seseorang yang sudah menunggu mereka semenjak tadi.
"kak al.... " ucap alice
alex langsung berlari menghampiri alice yang sedang di gendong jung hwan.
__ADS_1
"Kenapa kamu digendong ?
kamu sakit el ?" tanya alex khawatir.