Tak Kusangka Cinta

Tak Kusangka Cinta
Eps 55


__ADS_3

Pandangan alice terhenti saat melihat bingkai fhoto besar yang menghiasi dinding ruangan jung hwan. Dimana gambar dirinya sedang tersenyum bahagia bersama jung hwan dengan balutan baju pengantin.


Dirinya terkesima melihat gambar tersebut di pajang di ruangan jung hwan. Sampai tidak tahu jika sang suami melihat dirinya yang ada di ruangan itu.


"Ternyata oppa memajang fhoto kita di ruangannya ?" batin alice tak percaya


Jung hwan segera menghampiri alice yang sedang melamun sambil menatap gambar mereka.


"baby...." panggil jung hwan


"baby, sayang.... " panggilnya lagi sambil mengusap pipi alice lembut


"Ah, iya oppa.... " jawab alice sadar dan tak sengaja mata mereka saling beradu


"kenapa melamun hmm ?


dan kenapa ke sini ?" tanya jung hwan


"eh, itu ... aku terkejut melihat oppa memajang fhoto kita !" jwab alice gugup


"cantik bukan ?


aku sengaja memajangnya agar semua orang tahu jika kamu milikku !" ucap jung hwan sambil tersenyum


"ayo, kita duduk.... " tambahnya sambil menarik tangan alice agar mengikuti langkahnya.


Dengan pasrah alice mengikuti jung hwan duduk di sofa dan menyimpan bekal makan siangnya ke atas meja.


"Loh, kamu bawa apa ?" tanya jung hwan sambil melihat papper bag alice

__ADS_1


"ini makan siang buat oppa, aku yang membuatnya !" jawab alice


"Wuah, ada gerangan apa sampai istriku repot-repot membawa bekal untukku ?" goda jung hwan


blush....


Pipi alice merah saat jung hwan mengatakan kata istriku



Apalagi melihat jung hwan menatap dirinya seperti itu membuat alice salah tingkah. Jantungnya berdegub dengan kencang.


"ah, kenapa aku baru sadar jika oppa begitu tampan saat dilihat dari dekat ?


apalagi warna rambutnya yang hitam membuat ketampanananya bertambah !" batin alice


Jung hwan yang melihat alice yang diam saja dan pipinya bersemu merah menjadi khawatir. Dengan cepat keningnya ia tempelkan pada kening alice.


deg...


deg...


Alice memundurkan wajahnya karena terkejut.


"mau kemana ?


aku hanya ingin memeriksa suhu tubuhmu !" ucap jung hwan menahan tengkuk leher alice yang akan menjauh.


Hembusan nafas jung hwan menerpa bibir alice tercium aroma mint dari mulut jung hwan membuat alice semakin salah tingkah.

__ADS_1


Dengan keras alice mendorong tubuh jung hwan agar menjauh.


"Aku ngg sakit oppa.....


jangan seperti itu !" ucap alice gugup dan langsung membalikkan badanya membelakangi jung hwan.


Mendapat perlakuan itu jung hwan terdiam dan membeku di tempat.


"Apa sebegitu tidak sukanya baby sampai mendorongku seperti itu ?" batin jung hwan terkejut


Berbeda dengan alice dirinya masih berusaha menormalkan jantungnya kembali yang sejak tadi sedang bermaraton ria. Setelah, tenang ia melirik jung hwan yang terlihat murung.


"oppa kenapa ?" tanya alice saat melihat raut wajah jung hwan yang berubah


"tidak.... " jawab jung hwan datar


"tapi, kenapa wajahnya jadi murung ?" tanya alice lagi


"mungkin karena lelah bekerja saja... "


"mau aku pijitin ?


sambil oppa makan siang yah...


aku bikin makan siang spesial buat oppa loh... "


Jung hwan yang awalnya murung kembali tersenyum saat alice menyebutkan kata spesial untuk dirinya. Dengan segera jung hwan membuka papper bag tersebut dan mengeluarkan isinya.


"ini semua buat oppa ?" tanya jung hwan antusias

__ADS_1


"iya, semuanya aku buat khusus untuk oppa... " jawab alice sambil tersenyum


"terima kasih sayang.... " ucap jung hwan sambil mengecup kening alice.


__ADS_2