Tak Kusangka Cinta

Tak Kusangka Cinta
Eps 27


__ADS_3

Sebulan kemudian...


Karena alice yang tidak boleh kelelahan dan keadaan marven yang tidak memungkinkan membuat keluarga alice tidak bisa hadir di pernikahan alex.


Sebenarnya, dirinya sedih karena setelah kelulusannya waktu itu dia tidak bisa bertemu lagi dengan alex karena dia harus sudah pindah ke amerika.


Mario sibuk dengan kuliah dan perusahaannya setelah alex pergi.


Sedangkan, alice menetap di korea bersama marven, kedua orang tuanya dan juga zayn.


Alice terkejut karena ternyata zayn membangun perusahaan di sini. Sedangkan, di london di awasi pak abdullah.


"Apakah aku harus menjadi sekertaris kak zayn ?" tanya alice cemberut


"kenapa hmm ?


apa kamu tidak suka ?" tanya zayn


"Aku lebih baik bekerja di perusahaanku sendiri


dari pada sini hanya duduk dan menemani kakak !"


"hahah, kamu harusnya bersyukur bisa terus dekat dengan calon suamimu ini sayang...


apakah kamu tidak suka ?"


"bukannya tidak suka...


tapi, aku bosan hanya melihat kakak bekerja sedangkan aku hanya berdiam diri saja !" keukeuh alice


Bukan tanpa alasan zayn menyuruh alice menjadi sekertaris pribadinya. Dirinya tidak mau berjauhan dengan sang kekasih dan tidak mau membuat alice lelah. Aplagi alice sedang melanjutkan s2nya di universitas korea pasti menguras otak dan tenaganya.


Walau dia tahu alice pintar tapi, tetap saja zayn khawatir alice akan terlalu stress bila terus-menerus memaksakan otaknya untuk berfikir.


"jadi maunya apa hmm ?" tanya zayn lembut

__ADS_1


"Aku mau bekerja...." ucap alice


"lebih baik jalan-jalan saja !


kita belum pernah pergi berkencan kan ?" ucap zayn


Alice berfikir sejenak setelah itu dia mengiyakan ajakan zayn. Setelah, alice mengganti pakaian mereka pamit pada momy irene untuk pergi.


Di dalam mobil alice begitu antusias dengan kencan pertama mereka.


"Jadi kita mau kemana kak ?" tanya alice tak sabar


"kamu maunya kemana sayang ?" tanya zayn balik


"Aku ngg tahu !


karena ini kencan pertamaku !" ucap alice jujur


Zayn menghentikan mobilnya di pinggir jalan lalu mengusap lembut rambut alice dan menggenggam tangannya sambil sesekali mencium puggung tangannya.


"mau kuberi tahu rahasia hmm ?" ucap zayn menatap alice


"aku juga belum pernah berkencan sebelumnya !" ucap zayn jujur


"bohong .... " ucap alice tak percaya


"beneran sayang ...


aku ngg bohong !" jawab zayn


"kamu tahu...


Saat aku sekolah, waktuku aku habiskan untuk belajar dan mengurus perusahaan karena aku anak tunggal !"


"Aku tidak punya banyak waktu untuk bermain, apalagi dekat dengan wanita !

__ADS_1


karena, aku sekolah khusus untuk pria !" tambahnya


Alice menatap tak percaya pada zayn. Tapi, dirinya ingat pada sahabatnya richard yang mengatakan hal yang sama. Jika seorang penerus perusahaan akan dilatih dari kecil untuk bisa memimpin perusahaan.


"kamu percaya hmm ?" ucap zayn


"mana ada begitu ?


buktinya kak zayn jago cium aku ?" tepis alice


"hahaaha, iyakah ?


lalu apakah kamu ketagihan sayang ?"


"ish, kak zayn ini...


kenapa kakak jadi genit dan mesum begini ?"


"Entahlah, sepertinya tubuhku bergerak sendiri dan menuntunku melakukan itu !" jawab zayn apa adanya


"oh, baiklah...


aku percaya !


kalo ke taman hiburan gimana ?" tanya alice


"boleh....


kita pergi sekarang ?" ajak zayn


"let's go.... " jawab alice


Zayn segera menghidupkan kembali mesin mobilnya dan segera meluncur ke taman hiburan seperti kemauan tuan puterinya itu.


Sepanjang perjalanan alice dan zayn tersenyum bahagia karena bisa menghabiskan weekend ini dengan berkencan.

__ADS_1


Biasanya mereka selalu berdiam diri di rumah.


Yah, karena alice yang lebih suka membaca dan memasak membuat zayn hanya bisa menemani alice di rumah.


__ADS_2