
Di dalam mobil alice tak henti-hentinya memanjatkan doa dalam hati agar zayn baik-baik saja di sana sambil memandang fhoto kekasihnya di layar ponsel.
"oppa, aku merindukanmu...
apa kamu tidak rindu padaku ?
jika kita bertemu lagi dengan selamat,. aku janji akan menikah denganmu...
seperti janjiku dulu saat kamu melamarku... "Batin alice sedih
Flashback on
Zayn mengajak alice untuk menghabiskan waktu berdua hari ini.
Berjalan-jalan santai sambil bergandengan lalu mencoba berbagai makan pinggir jalan yang dijajakan sepanjang jalan menuju taman.
"sayang.... apa kamu senang menghabiskan waktu denganku ?" tanya zayn sambil membelai lembut rambut alice
"iya, aku senang sekali oppa !" jawab alice bahagia
"jika menghabiskan waktu bersamaku selamanya bagaimana ?" tanya zayn lagi
"megghabiskan seumur hidupku sampai jantung ini tak berdetak dan saat nafas ini habis ?" tambahnya.
Zayn mengeluarkan cincin di dalam saku celananya dan memberikannya pada alice.
"kamu melamarku oppa ?" tanya alice
"iyah...
ini ketiga kalinya aku melamarmu sayang..
__ADS_1
waktu itu kamu bilang kamu ingin lebih mengenal dahulu, lalu umurmu belum cukup !
sekarang apalagi alasan kamu hmm ?" tanya zayn lembut
"saat usiaku genap 20 tahun, aku ingin oppa langsung menikahiku...
aku tidak mau ada lamaran lagi seperti ini !" jawab alice sambil tersenyum
Zayn langsung mencium kening alice dengan bahagia.
"Aku janji.... 6 bulan lagi saat ulang tahunmu aku langsung menikahimu sayang.....
terima kasih.... " ucap zayn
"Aku tunggu oppa..... " ucap alice
Flashback off
2 bulan lagi aku berulang tahun !" lirih alice dalam hati.
Disisi lain...
Zayn terus berjalan karena pria tersebut masih menodongkan senjatanya di punggung zayn.
Sampai mereka masuk ke dalam mobil, sudah ada 3 pria bertopeng memaksa zayn untuk masuk.
Lalu matanya ditutup dan tangannya di ikat kencang. Zayn tidak tahu siapa orang yang tadi menodongkan senjatanya pada punggung dirinya.
Saat sudah sampai tutup mata zayn dibuka. Terlihat bangunan megah dan mewah dirinya tahu itu adalah villa keluarganya yang dibangun ditengah hutan oleh sang ayah.
Pria kekar yang masih menggunakan topeng sambil membawa senjata menggiringnya untuk berjalan menuju villa tersebut. Didalam sudah ada pria lain yang menunggu kedatangan dirinya semenjak tadi.
Pri itu membelakangi zayn sambil menyesap wine'nya. Entah, mengapa postur tubuhnya seperti tidak asing bagi zayn. Dirinya seperti mengenali siapa pria di sana
__ADS_1
Perlahan-lahan pria itu memutar tubuhnya dan menatap zayn dengan tajam dan dingin.
"Tuan marco ?" ucap zayn tak percaya
"ternyata kau masih mengenalku ?" ucap Marco dingin
"Jadi anda ketua dari black swans !
apa yang anda inginkan ?" tanya zayn tanpa takut
"Hahaha, kau pintar sekali...
kau tahu aku menginginkan sesuatu darimu !
aku hanya ingin kau membuka ruangan ayahmu saja !" jawabnya sambil tertawa sinis.
Marco menyuruh anak buahnya untuk membawa zayn ke ruang bawah tanah. Tapi, sebelum itu terjadi suara tembakan terdengar dari arah luar.
Semua yang ada di sana terkejut dan dengan sigap zayn merebut senjata salah satu anak buah marco.
dor...
dor...
dor...
Marco yang mihat zayn melepas tembakan pada anak buahnya langsung mengeluarkan senjata miliknya dan menembaki zayn.
Tapi, zayn berlari menghindari tembakan tersebut dan bersembunyi di balik tembok.
Terlihat peluru tertancap di lantai dan dinding sepanjang bekas dirinya berlari tadi.
"astaga, inilah film action yang sesungguhnya... " gumam zayn dalam hati
__ADS_1