Tak Kusangka Cinta

Tak Kusangka Cinta
Eps 22


__ADS_3

Selesai berbelanja alice yang ditemani jung hwan langsung pulang ke apartemen marven.


Jung hwan mengekori alice karena ingin menjenguk marven juga.


"kenapa ngg ke massion ?" tanya jung hwan saat mereka masuk ke dalam lift


"oppa marven ngg mau...


katanya ribet harus pergi sana sini apalagi teman satu groupnya ada di lantai bawah jadi bisa membantunya jika ada apa-apa !" jawab alice


"ouh, iya juga...


apalagi fansnya di luar sangat banyak pasti repot itu kalo dia keluar!"


"iya....


oh, ya apa oppa jung tidak berangkat kerja ?" tanya alice


ting...


Suara pintu lift terbuka


"ini hari sabtu jadi oppa libur tapi, nanti sore ada kelas !" jawab jung hwan


Jung hwan dan alice keluar dari lift dan berjalan ke arah dimana tempat tinggal marven.


Terlihat dari kejauhan sosok pria sedang berjalan juga bersama beberapa pria lainnya di belakang yang alice seperti kenal.


Dan mereka berhenti di depan pintu kamar marven.


"Kak zayn.... " panggil alice


Zayn menoleh mendengar suara siapa yang memanggilnya.


"Sayang.... " ucap zayn sambil tersenyum dan berlari ke hadapan alice

__ADS_1


Alice segera berhambur ke pelukkan zayn yang di sambut hangat zayn dengan penuh kasih sayang.


deg...


Jung hwan terkejut melihat apa yang dilihatnya.


Apa sayang panggil pria itu pada baby ?


kenapa alice langsung memeluknya erat ?


batin jung hwan perih


"kak zayn kenapa ke sini ?" tanya alice saat melepas pelukkannya


"kak khawatir padamu sayang...


kamu ngg ngasih kabar apa pun pada kakak !" ucap zayn merajuk


"maaf, el panik kemarin...


ya udah ayo masuk !" ajak alice


"halo, saya zayn tunangan alice...


senang berkenalan denganmu !" ucap zayn ramah


jedaar....


Bagai tersambar petir di siang bolong dirinya mendapati kabar yang mengiris hatinya.


Perih, itu yang dirasakan jung hwan saat ini.


Tapi, dirinya berusaha untuk tegar di hadapan alice dan zayn.


"jung hwan... sahabat alice !" jawabnya datar.

__ADS_1


Setelah itu mereka masuk ke dalam dan mempersilahkan zayn dan jung hwan duduk. Karena, marven sedang istirahat saat alice menanyakannya pada perawat.


"Jadi 3 hari lagi pesta tunangan kalian yang berbarengan dengan pesta pernikahan kak al di gelar ?" tanya jung hwan memastikan


"Sepertinya kami akan mengundurnya oppa...


apalagi melihat keadaan oppa marven yang tidak memungkinkan !" ucap alice


"iyah, karena yang terpenting sekarang kakak ipar sehat dulu iya kan sayang ?" ucap zayn sambil mengusap pipi alice


Jung hwan memgepalkan tangannya di bawah bantal melihat lelaki asing dihadapannya ini menyentuh alice.


"kapan kalian bertemu kenapa tiba-tiba sudah tunangan saja baby ?


apa kamu sudah tidak menganggap oppa sahabat lagi hmm ?" ucap jung hwan berusaha tegar


"Kami dijodohkan sejak 5 tahun yang lalu tapi, alice tidak mengetahuinya !" jawab zayn


"kenapa lelaki dewasa seperti anda menyukai gadis kecil seperti alice ?


bukankah umur kalian juga terpaut jauh ?" tanya jung hwan sinis


"Apa mencintai seseorang butuh alasan ?


sejak pertama kali melihatnya aku sudah jatuh cinta padanya dan ingin selalu di dekatnya ingin melindunginya...


ingin membahagiakannya seumur hidupku !" ucap zayn


"kak zayn... " lirih alice merasa terharu


Zayn menggenggam tangan alice sambil menatapnya hangat.


Tak kuat dengan kemesraan keduanya jung hwan pamit karena dirinya ingat ada pekerjaan yang ia lupakan.


"sering-seringlah berkunjung ke sini oppa !" ucap alice saat mengantar jung hwan ke depan pintu

__ADS_1


"iyah.... oppa pulang dulu yah.... bye... " ucap jung hwan sambil mengusap rambut alice lembut


"bye oppa.... " ucap alice sambil melambaikan tangannya.


__ADS_2