Tak Kusangka Cinta

Tak Kusangka Cinta
Eps 66


__ADS_3

Flashback on


Alice begitu bosan menunggu dokter yang akan memeriksanya. Apalagi dirinya merasa haus dan segera pergi ke dapur untuk mengambil susu kesukaannya.


Tapi, saat akan mengambil susu dirinya melihat alex yang diekori jung hwan pergi ke ruang kerja dadynya.


Karena, penasaran alice menguping pembicaraan mereka berdua.


Flashback off


Alice membuka matanya dan melihat sekeliling ruangan yang ditempatinya.


"ssstt, kepalaku pusing...." ucap alice dalam hati sambil memegang kepalanya


"sayang, kamu sudah bangun ?" tanya jung hwan melihat alice saat dirinya keluar dari toilet.


Alice diam tidak menjawab dan malah bangun dari tidurnya untuk bangun. Tapi, jung jwan langsung menahan tubuh alice agar tidak bangun dari ranjang.


"Kamu istirahatlah sayang, aku sudah menyuruh pelayan untuk membawa makanan ke sini !" ucap jung hwan lembut.


Masih tidak ada jawaban dari alice dirinya masih menutup rapat mulutnya dan malah membuang mukanya untuk tidak melihat jung hwan.


Jung hwan melihat itu hanya menghembuskan nafas kasarnya.


tok...


tok..


suara pintu diketuk..


"mungkin itu pelayan...


kamu tunggu disini dulu !" ucap jung hwan sambil berjalan kearah pintu lalu membukanya.


Jung hwan menerima nampan berisi banyak makanan dan menaruhnya diatas nakas dekat ranjang.

__ADS_1


"Ayo, makan dulu sayang...


Semenjak tadi kamu belum makan !" bujuk jung hwan sambil mengambil piring berisi nasi dan lauk.


Jung hwan mencoba menyuapkan makanan kemulut alice agar dirinya bisa segera makan. Tapi, alice tidak membuka mulutnya dan masih diposisinya membuang muka dari jung hwan.


huuufftt....


hembusan nafas panjang keluar dari mulut jung hwan.


"kasian anak kita sayang jika kamu tidak makan !" ucap jung hwan sambil mengusap perut rata alice


Alice langsung melirik tajam jung hwan seolah matanya meminta penjelasan terhadap ucapan jung hwan barusan.


Lalu jung hwan mengambil sesuatu di dalam laci meja dan menyerahkannya pada alice.


"kamu coba sekarang dan sisanya besok !


dokter bilang ada anak kita disini !" ucap jung hwan sambil menunjuk beberapa alat tes kehamilan


"Sayang, awas... nanti kamu terjatuh !" ucap jung hwan khawatir.


Tanpa memperdulikan ucapan jung hwan alice masuk ke dalam kamar mandi dengan tergesa-gesa.


Dirinya langsung mencoba semua alat tes kehamilan tersebut.


Alice duduk di closet sambil menunggu sejenak alat itu untuk meengetahui hasilnya.


"Apakah benar di dalam sini ada seorang bayi ?" gumam alice ragu sambil mengusap pelan perut ratanya


"jika ia...


apa yang harus aku lakukan ?" tanya alice dalam hati


"Aku belum mencintai oppa jung hwan sepenuh hatiku..

__ADS_1


aku hanya mencoba menjadi istri yang baik untuknya dan masih mencoba belajar mencintainya...


Aku hanya merasa bersalah dan kasihan pada oppa karena aku menyakitinya..


Tapi, jujur..


dari dulu aku hanya menganggapnya sahabat, kakak dan teman saja.... " batin alice.


5 menit


10 menit


15 menit


Alice manatap kosong pada alat tes kehamilan tersebut. Apalagi saat melihat semua tes tersebut menunjukkan jawaban yang sama.


"Aku hamil ?" ucap alice tak percaya


tok..


tok..


"Sayang, kenapa lama sekali ?" teriak jung hwan di balik pintu kamar mandi


"kamu tidak apa-apa kan ?" teriaknya lagi


"Jika dalam hitungan ketiga kamu tidak menjawab aku kan mendobraknya !" ancamnya


"satu..... "


"Dua.... "


ceklek..


Suara pintu terbuka dan alice keluat dari kamar mandi.

__ADS_1


__ADS_2