
Zayn terus mendekatkan dirinya pada tubuh alice sampai alice terus melangkah mundur sampai menyentuh dinding.
"Kak zayn tidak bekerja ?" tanya alice gugup
"bekerja...
Tapi nanti !" jawab zyan terus mendekatkan wajahnya ke arah alice
"Kalau begitu el pulang yah kak..
kan kakak udah selesai sarapannya !"
"kenapa tidak menungguku saja di sini ?"
"El, takut ganggu kak zayn jadi aku pulang aja !" jawab alice semakin gugup.
Zayn mengusap pipi alice lembut dan sebelah tangannya lagi menarik pinggang ramping alice untuk semakin menempel padanya.
"kamu harus dihukum sayang...
karena membuatku tidak bisa tertidur semalaman !" ucap zayn parau
Alice bisa merasakan hembusan nafas zayn yang menerpa kulitnya. Bahkan aroma parfum zayn bisa langsung tercium sampai ke hidungnya.
"Aku menginginkan bibirmu ini sayang.... " ucap zayn sambil mengusap bibir alice
Alice melihat manik hitam itu fokus pada bibirnya segera menutup matanya dan mengangkat dagunya sedikit. Melihat alice memberi lampu hijau itu segera zayn menempelkan bibirnya pada bibir alice.
Tapi, sebelum bibir mereka menempel zayn dikejutkan oleh ketukan pintu.
__ADS_1
tok...
tok...
Alice segera membuka matanya dan mendorong tubuh kekar zayn dengan keras hingga sedikit menjauh darinya.
"Kamu..... " ucap zayn terpotong saat akan melanjutkan ucapannya
"Maaf tuan presdir, ini laporan yang anda minta !" ucap pak abdullah sekertaris zayn sambil membawa banyak map
"simpan saja di meja... " jawab zayn dingin
"baik, kalau begitu saya permisi tuan, nyonya !" pamit pak abdullah sopan
Zayn menatap tajam kekasihnya karena berani mendorong calon suaminya sendiri seperti itu. Sedangkan alice tersenyum canggung pada zayn.
"Sepertinya, kak zayn sibuk...
bye kak... " ucap alice sambil tersenyum manis dan segera berlari ke arah pintu
"Aliceeeeee...." teriak zayn
Alice segera berlari keluar tanpa melihat zayn lagi dan masuk ke dalam lift. Dirinya begitu takut melihat kemarahan zayn dengan bawahannya saja seperti mau menelan hidup-hidup apalagi dengannya. fikir alice
Setelah keluar gedung dirinya langsung menghentikan taxi dan pulang ke rumah.
Aduh, bagaimana ini ?
kalo kak zayn marah ?
__ADS_1
ah, lebih baik aku susul mom dan tante saja ...
Di sisi belahan negara lain...
Jung hwan masih sibuk dengan kuliah dan pekerjaan barunya sebagai CEO di perusahaan sang ayah.
Karena, kesibukkannya jung hwan sudah jarang untuk menelpon atau mengirim pesan pada alice 3 bulan belakangan ini.
Alice pun sudah memberi kabar pada jung hwan tidak bisa memberi kabar karena selain kuliah dirinya ikut berbagai les membuat dirinya sibuk.
"Aku akan memberikanmu kejutan el...
Karena minggu depan aku akan pergi ke london untuk menghabiskan waktu bersamamu berdua... " batin jung hwan sambil tersenyum menatap gambar alice di ponselnya
Mobil yang membawanya pulang sudah sampai di kediamannya.
Segera dirinya masuk ke dalam rumah setelah bekerja seharian penuh hari ini.
"Selamat datang tuan muda... " ucap seorang pelayan sambil membungkuk hormat menyambut kedatangan sang tuan muda
Tanpa menjawab jung hwan langsung masuk ke dalam rumah yang diikuti sang pelayan di belakang.
"air dan baju ganti saya sudah siap tuan.... " ucap pelayan
"ya... " jawabnya dingin
"apa ada yang diperlukan lagi tuan ?" tanya sang pelayan
"tidak, kau boleh pergi... " jawabnya sambil membuka bajundan masuk ke dalam kamar mandi.
__ADS_1
Sedangkan pelayan pamit undur diri dan segera keluar kamar tuan mudanya.