
"eugh..... "lengguh alice sambil membuka mata
"Sayang... kamu sudah bangun ?" tanya zayn panik saat mendengar suara alice
"sayang..... " panggil momy irene segera menghampiri anaknya
Alice mengedarkan pandangannya melihat semua orang ada di dalam kamarnya dengan panik.
"kenapa semua berkumpul di sini ?" tanya alice bingung sambil berusaha bangun
Zayn membantu alice untuk bangun dan momy irene membenarkan bantal untuk alice bersandar pada kepala ranjang.
"kamu tadi pingsan el, jadi kami khawatir !" ucap marven
"iyah, nak... apa kamu tidak istirahat ?
dokter bilang kamu kelelahan ?" ucap dady rudy
Alice hanya diam tidak menghiraukan ucapan sang dady dan kakaknya. Dirinya malah berkutat dengan fikirannya sendiri.
"kenapa perasaanku tidak enak ?
kenapa aku kefikiran dengan oppa jung hwan ?
ngg .. ngg.... boleh.....
aku harus bersikap biasa saja, jangan sampai keluargaku tahu apalagi kak zayn jika aku pingsan karena merasa ada sesuatu yang tidak beres pada oppa jung hwan" batin alice
"heheh.... " cengir alice pura-pura tak terjadi apa-apa
"Astaga lihat adikmu marven.... kita semua panik dan khawatir tapi dia malah cengengesan begitu !" ucap momy irene menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku anak bungsunya itu
"hahahah,,,,, " marven dan dady rudy malah tertawa
"kamu ngg apa-apa hmm ?" tanya zayn khawatir
"ngg apa-apa... aku lemes karena belum minum susu !" ucap alice
__ADS_1
"ehm....
mending kita keluar mom dad aku udah lapar !
dan aku juga tidak mau mengganggu kedua pasangan ini !" ajak marven
"iyah, dady juga laper !" ucap dady rudy
"ya sudah...kita makan siang !
nanti mom suruh pelayan buat nganter makanan buat kalian berdua !" ucap momy irene.
Mereka pun pergi meninggalkan alice dan zayn untuk makan siang di ruang makan bersama.
Tak lama lelayan datang membawa makan siang ke dalam kamar alice.
"terima kasih... " ucap zayn pada pelayan
Pelayan mengangguk dan pamit undur diri. Lalu alice segera turun dari ranjang untuk membersihkan diri dahulu. Tapi, sebelum dirinya turun zayn sudag sigap menggendong alice bride style.
"kak aku berat... turunin !
"ngg... aku gendong aja... " ucap zayn
"kak.... aku berat..kak...iih... "rontanya
cup
zayn mengecup bibir alice agar diam
Alice pun langsung terdiam dan zayn segera membawanya ke kamar mandi. Lalu mendudukkannya di closet duduk.
"mau aku bantuin sayang ?" goda zayn
"kakak mesum.... keluar iih.... " teriak alice malu
Zayn tertawa sambil keluar kamar mandi. Menurutnya menggoda alice sangat menyenangkan. Ditambah alice yang selalu malu-malu atau pun sedang marah membuatnya lebih cantik dan menggemaskan.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian...
Alice sudah keluar dari kamar mandi dan di depan pintu sudah ada zayn yang menunggunya. Segera dirinya di gendong kembali oleh sang kekasih dan mendudukkanya di sofa.
"mau aku suapi sayang ?" tanya zayn
"kak, aku hanya pingsan bukan lumpuh !
atau cedera parah kenapa kamu memperlakukanku seperti pasien ?" omel alice
cup...
zayn kembali mengecup bibir alice singkat
bugh...
bugh...
"bisakah kak zayn tidak menciumku terus ?" kesal alice sambil memukul pundak zayn
"karena kamu terus berbicara, aku sudah lapar...
cepat makan !" ajak zayn sambil menyuapkan makanannya pada alice lalu dirinya
"menyebalkan... " gumam alice dengan mulut penuh
Zayn hanya tersenyum melihat alice yang cemberut sambil mengunyah makanannya.
sepertinya aku ingin segera menikahi el dari pada menggelar pesta pertunangan dengannya ! batin zayn
kenapa aku punya tunangan menyebalkan sepertinya ?
batin alice.
"udah jangan cemberut !
bukankah kamu akan minum susu setelah makan ?" ucap zayn
__ADS_1
mendengar kata susu alice langsung tersenyum lebar.
Sedangkan, zayn hanya menggelengkan kepalanya melihat alice yang mudah dibujuk oleh susu.