Tak Kusangka Cinta

Tak Kusangka Cinta
eps 7


__ADS_3

"kamu sendiri gimana ?" tanya richard


"emang boleh ?" tanya alice


"enggak, ingat mario tidak memperbolehkan kamu el untuk pacaran...


apalagi umurmu baru 16 tahun.... " jawab richard cepat


"Terus kenapa nanya ?" ketus alice


"hahahah,.... " richard malah tertawa


"udah sana masuk rumah udah sampai.... " tambahnya


"iya,,,,, terima kasih..." jawab alice sambil turun dari mobil richard.


Saat alice masuk kedalam kamar terdengar suara ponselnya berdering.


Ternyata, zayn yang mengirim pesan untuk mengajaknya pergi menonton.


"Dari pada bosen dirumah sendiri mending ikut kak zayn nonton !" gumam alice sambil membalas pesan zayn pertanda setuju.


Karena, sang tante yang ikut suaminya pergi keluar kota membuat alice sendirian di rumah. Alex lebih banyak menghabiskan waktunya untuk bekerja terkadang menginap di apartemen miliknya. Sedangkan, mario jangan ditanya lagi pasti sibuk dengan wanita-wanitanya.


Satu jam kemudian...


Alice selesai dengan make-up naturalnya membuat dirinya semakin cantik dan manis.


Zayn sudah menunggu dirinya di luar gerbang dengan motor sportnya.


Saat alice keluar gerbang zayn terpesona dengan kecantikan alice.


"cantik banget el hari ini..... " batin zayn

__ADS_1


"hy ... " sapa zayn gugup saat melihat alice keluar dari gerbang


"hy juga kak zayn maaf lama.... " sapa balik alice


"tidak apa.... berangkat sekarang ?" ajak zayn sambil menyodorkan helm lalu memsangkannya pada alice.


"ii... ya..... " jawab alice gugup


blush...


pipi alice terasa panas saat zayn memasangkan helm ke kepalanya.


"tampan..... " ucap alice dalam hati


Mata mereka saling bertemu dan tersenyum bersama. Lalu alice segera naik ke atas motor zayn dengan zayn yang memegang tangan alice.


deg....


deg...


"pegangan takut jatoh !" ucapnya sambil menarik tangan alice untuk melingkar di perutnya.


deg ..


deg ...


"Astaga, jantungku....


semoga kak zayn ngg denger !" gerutu alice dalam hati


"kita berangkat sekarang.... " Ajaknya lalu menyalakan mesin motor dan pergi ke bioskop.


Sepanjang perjalanan zayn dan alice larut dalam fikirannya masing-masing. Sampai akhirnya mereka sampai di bioskop. Setelah, membeli popcorn dan minuman mereka langsung masuk.

__ADS_1


"film horor !" ucap alice terkejut saat melihat adegan di depan layar


"kenapa ?


kamu ngg suka ?" tanya zayn


"ah, ngg.... cuman terkejut aja.... " jawab alice gugup


"mampus.... ntar malem semoga kak mario atau kak alex pulang...


aku takut sendiri hiks....! " batin alice.


Segera dirinya memakai earphone dan memasang musik dengan keras. Lalu menutupnya dengan rambut dan berpura-pura menikmati tontonan di layar bioskop tersebut.


Zayn fokus dengan tontonannya sedangkan alice fokus pada popcorn dan musik yang didengarnya.


Sampai tangan zayn menggenggam tangan alice dan sesekali mencium punggung tangan alice.


Perlakuan zayn yang tiba-tiba membuat alice terkejut dan melihat ke arah wajah zayn. Tapi, tatapan zayn masih fokus ke depan.


Wajah alice bersemu merah mendapat serangan bertubi-tubi dari dosennya itu.


wajahku, pasti sudah seperti kepiting rebus...


batin alice


Selesai menonton film dan ruangan kembali terang alice segera mematikan musik di ponselnya. Sedangkan, zayn sudah berdiri dan menarik tangan alice untuk keluar ruangan.


"Apa kak zayn masih tidak sadar yah jika semenjak tadi tanganku terus di genggam olehnya ?" tanya alice dalam hati saat tangannya terus saja di genggam zayn keluar dan duduk di salah satu foodcourt


"aku tahu kamu takut saat menonton film tadi !" ucap zayn sambil menatap manik hitam alice


"kak zayn tahu ?" tanya alice membulatkan matanya

__ADS_1


__ADS_2